HomeTutur Kami13 Tips Praktis Agar Anak Cerdas, Tak Banyak Ibu yang Tahu

13 Tips Praktis Agar Anak Cerdas, Tak Banyak Ibu yang Tahu

Tutur Kami

Anak cerdas adalah dambaan setiap orang tua. Karena anak yang cerdas adalah anak tangguh yang akan bisa membuat kedua orang tuanya bangga.

Setuju gak nih..? 😀

Nah, ada banyak hal yang dilakukan orang tua agar anaknya cerdas. Misalnya saja dengan memberikan les privat pada anak, menyekolahkan anak di sekolah terbaik, selalu menyuruh anak untuk belajar dan mengurangi waktu bermain.

Dan masih banyak lagi…

Tapi, kali ini saya ingin membagikan sebuah tips praktis. Ya, bener-bener praktis dan bisa Bunda lakukan saat ini juga…

Selain praktis, tips ini tak banyak diketahui oleh orang tua lho… Kalaupun ada yang tahu, kebanyakan mereka tidak sadar bahwa ternyata apa yang ia lakukan bisa membuat anaknya jadi tumbuh cerdas. Sehingga mereka melakukannya “ala kadarnya” saja…

Duh, padahal bila dilakukan dengan “beneran” manfaatnya bagi anak sangat dahsyat tuh…

Oke, deh.. tanpa perlu panjang kali lebar lagi… 🙂 Simak dibawah ini yaa TIPSnya..

1. Hitung semuanya bersama-sama

Ajak balita Bunda menghitung semua benda yang ada di sekitarnya. Bisa jumlah balok mainan atau kupu-kupu di halaman rumah. Sebutkan angka dengan suara lantang agar Si Kecil bisa mengingatnya.

2. Membacakan buku

Membacakan buku cerita sebelum tidur atau saat bermain akan memancing imajinasi anak, menerapkan kebiasaan membaca sejak dini dan menambah perbendaharaan kata yang

3. Jalan-jalan di luar

Balita tidak bisa menjadi cerdas jika ia hanya ‘dikurung’ di dalam rumah. Ajak anak jalan-jalan ke taman atau keliling kampung agar ia bisa mengetahui dan mengamati banyak hal yang tidak ditemuinya di rumah.

4. Biarkan ia jadi bos (sesekali)

Membiarkan anak memilih bisa membuatnya jadi balita cerdas. Misalnya minta ia memilih mau pakai piring warna apa untuk makan hari ini. Anak akan berlatih untuk membuat keputusan sejak dini dan hal itu dapat menumbuhkan rasa percaya dirinya karena kita menerima pilihannya.

5. Bermain pasir

Kita sering melarang anak bermain tanah karena khawatir tangannya kotor dan tercemar kuman. Jangan khawatir, Bun. Kalo hanya tangan kotor kan bisa dicuci. Lebih aman lagi jika Anda bisa menyediakan pasir yang sudah diayak dan tempatkan dalam sebuah kotak khusus di luar rumah.

Dengan bermain pasir anak akan belajar tentang tekstur dan sifat-sifat pasir, juga belajar tentang cara membangun rumah saat ia membuat istana pasir.

6. Bercerita sebelum tidur

Meski balita Bunda belum bisa bicara, ceritakan padanya tentang apa yang Anda lakukan seharian atau perasaan Anda saat itu. Balita cerdas Anda akan mendengarkan curahan hati Anda tanpa banyak bertanya. Anda pun akan merasa lebih baik sesudahnya.

7. Bermain sandiwara boneka

Berpura-puralah menjadi dalang dan mainkan dua boneka di tangan Anda sambil bersembunyi di belakang kursi atau guling yang disusun tinggi. Tak perlu mengarang cerita serius. Bisa dengan berpura-pura jadi ibu dan anaknya, atau ayah dan ibu.

Permainan ini akan mengajarkan anak tentang cara berbicara pada orang lain sesuai dengan situasi saat itu.

8. Tunjukkan album foto keluarga

Album foto keluarga terdengar jadul seiring dengan berkembangnya teknologi digital. Padahal dengan album foto Anda bisa menunjukkan foto kakek neneknya yang tinggal jauh atau telah meninggal. Selain itu, Anda juga bisa mengenalkan anak pada saudara-saudara sepupu, paman atau bibinya. Balita cerdas Anda akan menyadari bahwa dirinya ternyata tidak sendiri meski ia jarang bertemu mereka.

9. Bermain balok kayu atau Lego

Inilah metode paling umum yang dilakukan orangtua untuk membesarkan balita cerdas. Membuat rumah dengan balok kayu atau Lego akan melatih balita untuk berpikir secara sistematis dan melatih kesabarannya dalam membuat sesuatu.

10. Membantu ibu

Mungkin Anda akan uring-uringan jika balita Anda ikut masuk ke dapur dan bikin sayur mayur berceceran. Sabar ya, Bun. Itu tandanya Si Adek punya rasa ingin tahu yang tinggi dan ia ingin Anda mengajarinya.

Sediakan beberapa lembar kertas koran sebagai alas duduk balita. Letakkan sayur mayur yang tidak Anda gunakan dan biarkan ia memotong sayur untuk Anda.

11. Menyapanya

Sempatkan diri untuk menyapa anak di sela-sela kesibukan memasak, meski ia tampak sedang asyik bermain sendiri. Kebiasaan ini akan membuat balita cerdas karena ia merasa Anda tetap memperhatikannya meski tak bersamanya setiap saat.

12. Bermain bersama ibu

Ibu adalah orang pertama yang dikenal anak saat ia dilahirkan, juga orang pertama yang menjadi temannya di rumah ketika ayah pergi bekerja dan kakaknya bersekolah. Coba deh sesekali Ibu ajak ia bermain gelembung sabun, main masak-masakan atau apa saja yang disukainya.

Balita cerdas bisa dihasilkan melalui dua macam proses, yaitu bermain dan berinteraksi dengan orang terdekatnya, yaitu Anda.

13. Istirahat cukup

Makanan bergizi saja tidak cukup untuk membuat balita menjadi cerdas. Waktu istirahat yang seimbang di siang dan malam hari juga penting agar tubuh balita fit sepanjang hari. Balita yang kurang tidur tidak akan menjadi balita cerdas karena ia akan selalu merasa ngantuk dan tidak menaruh perhatian terhadap apapun.

Bener-bener praktis kan Bunda… ^_^

Oh, iya… Pada poin diatas juga diatas juga disebutkan bahwa kecerdasan balita juga bisa dipengaruhi oleh asupan gizi anak. Namun bagaimana bila si kecil ternyata susah makan? Padahal makanan adalah sumber gizi utama pada anak…

Kalau Bunda menghadapi masalah itu, sudah seharusnya Bunda membaca artikel di link ini: Anak Cerdas

Salam sehat untuk si kecil…

.

.

Oleh: Redaksi Tutur Mama

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *