HomeTutur KamiWahai, Ibu.. Sebelum Engkau Tidur Doakanlah Anakmu. Hasilnya Sungguh Menakjubkan..

Wahai, Ibu.. Sebelum Engkau Tidur Doakanlah Anakmu. Hasilnya Sungguh Menakjubkan..

Tutur Kami

Matahari sudah tenggelam dari tadi. Jam dinding menunjukkan waktu pukul 9 malam. Sinteron di televisi masih belum selesai, tapi mata rasanya sudah mengantuk. Padahal ini sinetron favorit.

Tentu ibu-ibu semua saya yakin pasti tahu. Tayang setiap hari dari jam 8 malam hingga jam 11. Bercerita tentang dinamika sebuah desa yang para istrinya bekerja sebagai TKW. Yang mengasuh anak adalah bapak-bapak.

Ada lucunya, banyak konyolnya, tapi bila diperhatikan ada banyak hikmah. Terutama soal pengasuhan anak. Kalau soal anak susah makan, Mamah bisa berikan saja vitamin penambah nafsu makan anak. Namanya Madu Gizidat.

Salah satu episode waktu itu, yang saya ingat betul, adalah tentang seorang bapak yang sangat protektif terhadap anaknya. Akhirnya membuat sang anak merasa terkekang. Ia merasa tidak bebas untuk mengembangkan bakat dan potensinya. Si anak yang masih SMP itu lalu memberontak. Kabur dari rumah.

Baca juga: Pilih Suami Rajin Angkat Barbel Atau Rajin Gendong Anak?

Di lain cerita, ada pula orang tua yang sangat diatur oleh anak. Bukan sebaliknya. Orang tua yang harusnya mengatur dan mengajari anak, malah yang terjadi si anak sangat mengatur bapaknya. Dan bapaknya mau-mau saja, dengan alasan sangat mencintai anaknya itu.

Kedua hal itu mengajarkan bagi saya, bahwa sebagai orang tua kita mesti bisa berada di tengah-tengah. Antara memberikan kebebasan agar potensi anak berkembang tapi juga mengatur anak agar ia tidak kebablasan.

Saya jadi berpikir, bagaimana saya mesti mendidik anak saya yang usianya masih balita.

Mata sudah mengantuk. Tapi melihat si kecil yang tertidur pulas, ada rasa buncah dan harapan untuknya. Saja jadi teringat kalau pengetahuan saja tidak akan pernah cukup untuk mendidik anak.

Sebagai umat muslim, ada satu senjata yang tidak boleh kita lupakan. Apakah itu?

Ya, tak lain adalah sebuah doa bagi anak-anak kita tercinta.

Pertanyaannya adalah, sudahkah kita punya kebiasaan untuk mendoakan anak-anak kita? Saat dalam sujud, sehabis sholat atau bahkan sebelum tidur? Pernahkah kita mendoakan untuk si kecil?

Kita harus menyadari, bahwa sebagia ibu, kesuksesan seorang anak dan keberkahan hidup anak itu salah satunya berkat doa dari orang tuanya.

Ingat kisah ini Mah; Syaikh Mahmud Al Mishri menceritakan kisah ini dalam bukunya, Sa’atan Sa’atan. Sebuah kisah ajaib yang bukan hanya membuat takjub orang-orang yang menyaksikannya langsung di tempat kejadian, tetapi juga membuat kagum orang-orang yang membacanya.

Baca juga: Ibu, Please.. Jangan Bersedih yaa, Kasihan Anakmu..

Jalan raya Arab Saudi yang mulus membuat kendaraan-kendaraan seakan beradu cepat di jalanan. Baik mobil pribadi maupun truk-truk besar seperti berlomba segera tiba di tujuan. Tiba-tiba, sebuah mobil pribadi masuk ke bawah sebuah truk besar. Seketika itu juga, terlihat api menyala. Kecelakaan hebat terjadi disertai kebakaran.

Untungnya, banyak orang berada di sekitar tempat kejadian perkara. Para pengendara juga berhenti. Mereka berhamburan ke arah kecelakaan dan berupaya menyelamatkan pengendara mobil itu.

“Bagaimana kondisinya?” sebagian orang bertanya kepada sebagaian lainnya ketika mobil tersebut dikeluarkan dari bawah truk. Mereka penasaran dengan kondisi korban kecelakaan. Apa yang akan menimpanya?

Begitu mobil berhasil dievakuasi dan pintunya terbuka, seorang pemuda keluar dari mobil itu. Puluhan pasang mata terbelalak menyaksikan keajaiban di depannya. Pemuda itu berdiri dengan sempurna dan berjalan tegap. Tak ada darah, tak ada luka. Bagaimana mungkin ia tidak tersentuh api, bahkan tak tersentuh pecahan kaca?

Demi mengobati rasa penasaran, salah seorang memberanikan diri untuk bertanya kepada sang pemuda. “Wahai saudaraku, sungguh mengherankan. Engkau tidak terluka sama sekali. Apakah ada amalan khusus yang menyelamatkanmu dari kecelakaan ini?”

Pemuda itu terdiam sejenak. Lalu dengan wajah penuh kesyukuran ia berujar, “Aku bekerja di Riyadh. Ketika mendapatkan gaji, aku segera menemui ibuku di Raghib dan memberikan gajiku kepada beliau. Beliau sangat senang denganku, beliau sangat bahagia dengan baktiku. Beliaupun mendoakan aku semoga Allah senantiasa menjaga dan melindungiku.”

Baca juga: Hati-Hati, Anak Suka Memukul Besok Gede Bisa Jadi Berandalan

Itulah ajaibnya doa seorang Ibu, Mah.. Doa orang yang bersusah payah dan bertaruh nyawa untuk melahirkan anaknya. Kalau ajaibnya Madu Gizidat adalah bisa meningkatkan nafsu makan anak, membuat anak tidak gampang sakit dan sebagai nutrisi otak anak. Gizidat merupakan vitamin penambah nafsu makan anak yang terbuat dari bahan 100% alami.

Mah, jangan selalu menyalahkan sifat anak yang nakal, tapi cobalah kita renungkan sejenak; apakah kita sebagai orang tua sudah sering mendoakan anak-anak kita?

Ingatlah sebuah hadits dari Rasulullah SAW berikut ini; Suatu hari, Rasulullah saw sedang duduk berbincang dengan para sahabatnya. Lalu datanglah seorang pemuda untuk menghadapnya. Rasul pun mempersilahkan, lalu pemuda itu berkata, “Wahai Rasulullah, tolong doakan aku ! Aku sudah tak mampu lagi menahan beban dan berbagai masalah yang kuhadapi.”

Rasulullah bertanya, “Apakah kau masih memiliki orang tua?”

Ia menjawab, “Ibuku telah meninggal tapi ayahku masih hidup.”

Rasul pun menjawab, “Mintalah doa kepada ayahmu !”

Pemuda itu menerima perintah dari Rasulullah dan langsung pergi menemui ayahnya. Setelah ia keluar, Rasulullah bersabda dihadapan sahabatnya. “Andai ibunya masih hidup maka semua masalahnya akan selesai.”

Tak mengherankan, karena doa orangtua pada anaknya termasuk salah satu doa yang mustajab. “Tiga doa yang mustajab yang tidak diragukan lagi yaitu doa orang tua, doa orang yang bepergian (safar) dan doa orang yang dizholimi.” (HR. Abu Daud no. 1536. Syaikh Al Albani katakan bahwa hadits ini hasan).

Jadi, Mah.. sebelum mata terpejam. Sebelum beristirahat di waktu malam. Sempatkanlah memandang wajah si kecil yang lucu dan menggemaskan itu. Ingat-ingatlah bahwa dia adalah darah daging kita, yang kehadirannya selalu kita nanti-nantikan.

Baca juga: Waspada, Ini Dampak Negatif Anak Sekolah Terlalu Dini

Luangkanlah sejenak waktumu untuk mengusap kepala si kecil, lalu bisikanlah doa padanya. Doa terbaik baginya, agar anak-anak kita kelak menjadi penyelamat kita di dunia di akhirat. Jangan lupa berikanlah Madu Gizidat, yang bisa digunakan sebagai vitamin penambah nafsu makan anak. Sehingga anak juga tercukupi kebutuhan gizinya.

Hasilnya, Insya Allah, sungguh menakjubkan. Selain doa kita semoga di kabulkan Allah, yang ada di dalam hati kita sebagai ibu adalah bertambah dan terus bertambahnya rasa cinta pada anak-anak kita.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *