5 Karakter Anak yang Punya Bakat Jadi Pemimpin

5 Karakter Anak yang Punya Bakat Jadi Pemimpin

Anak berjiwa pemimpin memiliki banyak sekali keunggulan. Dia mampu mengatur banyak pekerjaan, teman-temannya, dan tugas-tugas kelompok yang membutuhkan kerjasama. Jika sudah bergerak, anak ini tidak akan berhenti sebelum apa yang dilakukannya selesai. Anak berjiwa pemimpin merupakan seorang calon pemimpin hebat di masa depan.

Kalaupun Ia tak jadi seorang pemimpin, jiwa kepemimpinannya akan sangat berguna untuk membantu kesehariannya. Dia mampu membuat prioritas pekerjaan mana saja yang perlu diselesaikan dengan segera.

Tidak semua anak memiliki jiwa pemimpin. Sekolah tidak mengajarkannya. Itu sebabnya, sebaiknya Bunda mengenali sendiri, apakah anak bunda menunjukkan tanda-tanda tersebut.

Anak berjiwa pemimpin adalah calon pemimpin hebat di masa depan. Berikut ini karakter yang bisa dilihat dari anak tersebut:

  1. 1. Anak berjiwa pemimpin terbiasa mandiri sejak kecil

Mandiri adalah tanda seorang anak mampu mengatur keperluannya sendiri. Ia menyiapkan peralatan sekolah sendiri, tahu kapan waktu mengerjakan PR, dan pintar mengatur segala sesuatu.

Anak ini juga tidak manja dan berusaha tidak mengandalkan orang lain untuk membantu menyelesaikan masalah yang sedang dihadapinya.

Sifat manja adalah musuhnya. Ia tidak ingin merepotkan dan selalu bergantung pada orang lain.

  1. 2. Dia pandai berkomunikasi dan memiliki kemampuan verbal yang baik

Anak berjiwa pemimpin biasanya suka banyak bicara. Kalau bicara dengan temannya, dia mampu memengaruhi mereka. Dia jadi pusat perhatian dan pembicara yang baik. Kemampuan berkomunikasi membantunya meraih banyak tujuan.

Jika anak Bunda mampu meraih banyak hal dengan cara berkomunikasi, maka bisa dipastikan dia menyimpan bakat kepemimpinan.

  1. 3. Anak berjiwa pemimpin selalu inisiatif

Karakter lain yang bisa dilihat dari anak yang memiliki jiwa kepemimpinan adalah ia tidak tahan berdiam diri. Anak ini selalu ingin bergerak dan melakukan sesuatu berdasarkan keinginannya sendiri. Pasti selalu ada saja yang dikerjakan setiap harinya di luar sekolah dan mengaji.

Inisiatif bisa datang dari banyak sekali ide yang tersimpan di otak anak. Jadi jangan heran jika anak ini akan selalu mencoba hal-hal yang baru. Ia juga akan aktif mencari tahu tentang bagaimana sesuatu hal terjadi dan seperti apa proses terjadinya.

Karenanya orangtua perlu mendukung anak untuk terus mengeluarkan ide-ide di dalam dirinya. Biarkan ia mencoba berbagai hal baru, yang penting orangtua tetap megontrol.

  1. 4. Bertanggungjawab untuk dirinya dan kelompoknya

Dia memahami pentingnya tanggung jawab bagi dirinya sendiri. Ketika anak mengerjakan sesuatu, maka ia bekerja sampai selesai. Tidak menyisakan beban buat orang lain.

Misal dalam tugas kelompok sekolah, dia kebagian jatah menulis satu bagian tertentu, maka dia akan menuliskannya. Bukan mengabaikan apalagi sampai melempar pekerjaan pada temannya sendiri.

Atau saat dia bermain di rumah. Jika dia berjanji akan membereskan mainannya sendiri, maka dia biasanya akan melaksanakan ucapannya. Dia bertanggung jawab dan tidak ingkar janji.

Anak yang bertanggung jawab dipercaya orang lain. Dan sifat ini amat jelas menunjukkan jiwa pemimpin yang sanggup memikul beban di pundaknya kelak.

  1. 5. Anak berjiwa pemimpin mampu membereskan masalah

Karakter kunci seorang pemimpin adalah pandai menyelesaikan masalah. Setiap rintangan yang ia hadapi akan sanggup diselesaikan dengan baik. Ia siap menghadapi masalah dan berusaha untuk berhasil melewatinya.

Jika ia diberi PR, maka dikerjakan segera, tidak mau menunggu lama. Jika temannya sakit maka ia jenguk. Jika temannya lupa membawa uang jajan di sekolah, Ia pun tidak ragu untuk berbagi jajan.

Dia berusaha membuat orang-orang di sekelilingnya merasa senang, dan itu bisa mengurangi beban pekerjaannya.

Anak yang terbiasa memecahkan masalah sejak kecil akan tumbuh besar sebagai seorang pemimpin. Jiwa pemimpin  bisa diukur dari seberapa hebat dia menyelesaikan masalah.

Jadi, jika 5 Karakter di atas terlihat pada anak Bunda di rumah, maka berbahagialah bahwa ia termasuk seorang yang bisa memimpin kelak. Jiwa pemimpin memang tidak dimiliki semua anak. Beruntung sekali jika anak Bunda sangat inisiatif, mandiri, atau mampu menyelesaikan banyak masalah.

Jiwa kepemimpinan sangat dibutuhkan bagi masa depan anak. Dengan itu kehidupan akan lebih baik dan teratur. Siapa tahu, anak Bunda akan jadi pemimpin hebat di masa depan untuk negeri ini. Seperti jadi Bupati atau Presiden.

 

Comments

Close Menu