9 Cara Menjaga Pernikahan Tetap Hangat dan Harmonis

9 Cara Menjaga Pernikahan Tetap Hangat dan Harmonis
Happy couple at the beach enjoying their summer holidays

Menurut para ahli, 2 tahun setelah menikah memasuki fase realistis. Fase bulan madu sudah habis. Lalu Anda mulai melihat kekurangan-kekurangan pada diri pasangan. Mungkin Anda merasa kecewa, mulai sering marah, dan uring-uringan. Tapi pernikahan harus terus berlanjut dan Anda tak boleh menyerah.

Pernikahan akan selalu diwarnai konflik, itu pasti. Hanya saja, cara menyikapi permasalahan inilah yang akan menentukan bagaimana hubungan pernikahan Anda selanjutnya.

Jika ditangani dengan tepat, maka pernikahan tetap berjalan dengan baik. Jika tidak, maka besar kemungkinan hubungan pernikahan akan memburuk dan hambar seakan tidak ada lagi alasan untuk tetap bersama.

Bunda, coba terapkan beberapa kebiasaan di bawah ini untuk membuat hubungan pernikahan tetap langgeng dan harmonis serta kuat dalam menghadapi badai masalah yang datang silih berganti.

  1. 1. Seimbangkan waktu bekerja dan mengurus keluarga di rumah

Terlalu sibuk bekerja hanya akan membuat hubungan antara suami dan istri menjadi renggang. Ini kadang terjadi sebab suami sangat sibuk dan mementingkan pekerjaan di atas keluarga. Akibatnya tidak ada lagi waktu mengurus keluarga.

Jika waktu sudah habis hanya untuk bekerja, jelas hati pasangan akan tersakiti. Dia merasa diabaikan dan ditinggalkan sendirian di rumah.

Baik suami maupun istri perlu belajar menyeimbangkan waktu bekerja dan keluarga. Jika sudah sampai di rumah maka tinggalkan urusan kantor dan berlatihlah mengurusi keluarga.

Pekerjaan maupun urusan rumah membutuhkan pikiran dan curahan perhatian. Bersikaplah profesional sesuai dengan tempatnya. Jangan bawa-bawa urusan pekerjaan ke dalam rumah hingga membuat suasana rumah tak lagi hangat.

  1. 2. Jaga hubungan bersama pasangan meski sudah punya anak

Sesibuk apapun mengurus anak, suami dan istri tetap harus punya waktu berdua. Mereka bisa menyempatkan waktu saat anak sudah tidur atau liburan di rumah untuk keluar berdua. Jalan-jalan, makan malam, atau pergi ke salon untuk memanjakan istri.

Jika hubungan suami dan istri tetap hangat dan mesra, maka suasana rumah akan menjadi hangat pula. Anak-anak bisa diurus ibunya dengan bahagia, karena ibunya bahagia.

Luangkan waktu berdua agar hubungan tetap hangat terjaga.

  1. 3. Saling berkomunikasi setiap hari, minimal 15 menit

Ini hal yang sangat sederhana tetapi memiliki kekuatan dahsyat. Tidak semua pasangan suami istri bertemu setiap hari. Karena sibuk bekerja, maka jarang sekali mereka bicara satu sama lain.

Padahal satu hari saja tidak berbicara akan memperburuk hubungan. Paling tidak luangkan waktu 15 menit untuk saling bicara atau menelpon maupun chat bagi yang sedang menjalani hubungan jauh.

Cukup bicarakan hal-hal sederhana untuk membuat komunikasi di antara kalian berdua berjalan dengan baik. Misalnya mengenai kegiatan, makanan hari ini, atau rencana esok  hari.

  1. 4. Menjalankan prinsip yang sama dalam mengelola keuangan

Banyak kasus perceraian disebabkan masalah pengelolaan keuangan dalam rumah. Perbedaan sikap dalam mengelola uang dapat memicu pertengkaran hebat. Apalagi jika Anda tipikal hemat sementara suami lebih boros. Itu sebuah masalah penting yang perlu diperhatikan.

Untuk menghindari masalah ini, samakanlah prinsip-prinsip pengelolaan keuangan keluarga. Apa yang harus diprioritaskan, seberapa banyak yang perlu ditabung, dan kapan bisa menggunakan uang untuk jalan-jalan dan belanja.

Foto-foto: Ilustrasi


  1. 5. Saling belajar mengalah untuk pasangan

Dalam pertengakaran atau adu mulut, Anda tak harus selalu menang dan kelihatan paling benar sendiri. Pernikahan bukan lomba debat yang harus Anda menangkan.

Seiring waktu, Anda tahu bahwa ada banyak sekali momen mengalah pada pasangan agar pertengkaran dapat selesai. Jika pasangan sedang emosi, lebih baik Anda mengalah.

Belajar mengalah memang butuh waktu. Dalam kondisi tertentu, mengalah pada pasangan adalah pilihan terbaik untuk mempertahankan rumah tangga.

  1. 6. Menjaga kondisi rumah tetap tenang dan menyenangkan

Kondisi di dalam rumah yang tenang dan kondusif dapat membuat hubungan langgeng lho. Bagaimanapun rumah adalah tempat kembali untuk beristirahat setelah seharian lelah bekerja.

Jika rumah tenang, maka lelah dan stres dari kantor dapat dilepaskan. Suasana rumah yang menyenangkan adalah obat terbaik untuk suami yang lelah. Buat dia tersenyum bahagia di rumah.

  1. 7. Segera menyelesaikan perselisihan

Jika terjadi perselisihan di antara suami dan istri, maka selesaikan dengan cepat. Jangan biarkan berlarut hingga berhari-hari. Baiknya, sebuah perselesihan sudah selesai bahkan sebelum tidur. Untuk itu, temukanlah solusi bersama.

Jangan sampai bertengkar di hadapan anak-anak. Sebisa mungkin hindari ini. Mereka tidak boleh melihat pertengkaran ayah dan ibunya. Tunggu sampai anak-anak tidur baru bicarakan dengan kepala dingin.

Jika setiap perselisihan dapat diselesaikan dengan cepat dan tak diungkit-ungkit lagi pada keesokan harinya, pernikahan akan hangat dan harmonis.

  1. 8. Menerima pasangan apa adanya

Menerima pasangan apa adanya adalah kunci. Tidak ada manusia yang sempurna. Tugas kita adalah saling melengkapi. Jangan menuntut pasangan untuk selalu berubah menuju lebih baik. Mengharap pasangan berubah sempurna adalah sebuah kesalahan.

Sejak awal menikah, kita sudah menerima pasangan apa adanya. Jadi, berilah banyak pengertian padanya. Itu membuat kita lega dan dapat fokus membangun masa depan dengan lebih baik.

  1. 9. Berlibur bersama keluarga

Liburan adalah cara terbaik menyegarkan sebuah hubungan. Setelah bekerja terus menerus tanpa jeda, berliburlah. Lepaskan semua beban masalah yang selama ini dirasakan.

Ciptakan waktu-waktu berkualitas untuk menghangatkan kembali hubungan pasangan suami istri.

Dengan berlibur, hati akan kembali hangat, pikiran segar, dan rasa bahagia akan terjaga. Ajak juga anak-anak agar mereka merasa senang. Ingat, makin besar tekanan, makin penting liburan. Berliburlah, bersantailah.

Comments