Bedanya Laki-laki Sebelum & Sesudah Menikah, Semuanya Berkat Kehadiran Istri

Bedanya Laki-laki Sebelum & Sesudah Menikah, Semuanya Berkat Kehadiran Istri

Sudah berapa tahun menikah? Masih ingat tidak masa-masa lajang dulu sewaktu belum ketemu jodoh. Enggak kerasa sekarang sudah bertahun-tahun menjalani hidup berdua. Saking bahagianya kali ya.

Pasti banyak sekali perubahan yang terjadi sama diri istri maupun suami. Apalagi suami, bujang itu kan biasanya hidup enggak teratur dan suka main-main. Orang bilang, lelaki itu tak pernah jadi dewasa. Mau sampai umur berapa aja masih suka main.

Tapi pernikahan berbeda, ikatan suci ini punya kekuatan buat mengubah seseorang, termasuk laki-laki. Semula berantakan dan awut-awutan, eh setelah jadi suami suka kerja keras dari pagi sampai malem.

Banyak laki-laki yang berubah jadi lelaki dewasa dan bertanggung jawab setelah menikah. Padahal mah masa mudanya suka males-malesan dan bangun kesiangan. Tapi begitulah, kekuatan menikah sungguh luar biasa di luar dugaan kita semua.

Nah nah, mari mengingat lagi perbedaan laki-laki sebelum dan setelah menikah. Tujuannya agar kita bisa mensyukuri pernikahan itu sendiri. Lalu setelah selesai baca tulisan ini manggut-manggut sambil bilang “Iya betul, setelah nikah suami emang berubah banget. Jadi tambah sayang.” Jadi yuk dicek apa saja perubahan yang terjadi pada suami.

  1. Waktu bujang tak pernah sarapan, sekarang bangun pagi sudah disiapkan makanan.

Teman saya, seorang perempuan yang baru menikah dua tahun selalu bangun pagi dengan semangat dan memasak untuk keluarga. Ya, dia selalu memilih masak pagi hari betul sebab ingin menyediakan sarapan buat suami.

Jadilah sarapan sudah siap sebelum jam tujuh. Dan sebelum berangkat kerja, bisa dipastikan suami sudah melahap makanan. Suami teman saya itu, sangat senang selalu disiapkan sarapan setiap hari.

Baginya, menikah hanya memberi kebahagiaan demi kebahagiaan.

  1. Pulang kerja ingin langsung ke rumah. Padahal waktu masih bujang lebih milih nongkrong sama temen.

Pulang kerja itu rasanya menyenangkan. Tapi rasanya tetap beda kalau sudah nikah. Kebanyakan bujang lebih suka nongkrong sama teman-temannya di luar rumah. Tapi setelah nikah, pulang kerja langsung tancap gas menuju rumah, kangen istri. Uhuk.

Begitulah cerita suami yang bekerja di asuransi. “Sekarang pengennya di rumah terus,” katanya.

  1. Dulu, bangun pagi harus siap-siap sendiri. Sekarang lebih enak, apa-apa dibantu istri.

Sewaktu masih bujang bangun pagi untuk berangkat kerja terasa tidak menyenangkan. Malas-malasan dan berangkat dengan muka cemberut. Usai menikah bangun pagi rasanya menyenangkan.

Baru bangun sudah disiapkan kopi panas, terus bajunya sudah disetrika sama istri. Jadilah pagi setelah menikah adalah pagi cerah penuh senyuman. Apalagi waktu mau berangkat dikasih semangat sama istri. Hmm beda rasanya.

  1. Waktu bujang tak peduli baju sudah bau keringat. Sekarang bau sedikit langsung dicuci.

Laki-laki pada umumnya tidak terlalu peduli pada pakaian. Sudah dipakai berapa hari asal belum benar-benar bau terus saja dipakai. Baju hanya itu-itu saja juga enggak masalah. Enggak peduli sama penampilan sendiri, itulah bujang.

Sampai dia menikah dan mulai diurus sama istri tercinta. Baju bau langsung dicuci dan ganti lagi.

Dulu bisa ganti seminggu sekali, sekarang tiap hari ganti baju. Hidup memang jadi lebih teratur bersama istri tersayang.

  1. Setelah menikah kehidupan jadi lebih teratur

Sebelum nikah, hidup rasanya enggak punya tujuan yang jelas. Hidup seperti berjalan di dasar sungai, mengalir saja ikut arus tanpa peduli mau dibawa kemana. Asal bisa makan dan nongkrong, bujang sudah bahagia.

Tapi setelah bertemu istri, dia tahu untuk apa hidup ini. Punya tujuan untuk membangun masa depan bersama keluarganya sendiri. Tidak ada suami yang mau punya keluarga berantakan. Jadilah ia pekerja keras yang rela tidur lebih awal dari kebiasaan lamanya begadang waktu bujang.

Hidup jadi lebih teratur bersama istri. Ya, banyak sekali laki-laki berubah setelah menikah. Pada dasarnya, pernikahan membawa kebaikan bagi seseorang.

  1. Waktu bujang malas belanja, sekarang wajib belanja kebutuhan rumah.

Namanya bujang, enggak ada parfum di rumah ya enggak usah pakai. Enggak punya sampo enggak sampoan. Benar-benar hidup yang kacau dan berantakan.

Kebutuhan dasar hidup saja enggak diurusin. Sampai tiba istri yang enggak mau kalau kebutuhan rumah enggak lengkap. Akhirnya suami belajar untuk belanja demi kebutuhan dirinya sendiri.

Dulu hanya sabun dan detergen, sekarang tambah banyak banget. Sekali belanja bareng istri, setelah itu kebutuhan rumah terlengkapi.

  1. Dulu biasa tidur sendiri, sekarang hanya mau tidur di samping istri.

Waktu bujang, suami hanya bisa tidur kalau sendirian. Ada sedikit suara saja sudah enggak bisa merem. Eh, sekarang malah kebalik. Maunya tidur kalau denger suara istri.

Pokoknya tidur harus di samping istri. Katanya itu bikin tenang dan mimpi indah.

Begitulah, ada banyak sekali perubahan yang terjadi pada laki-laki dari bujang sampai jadi suami. Setiap perubahan tersebut adalah kebaikan yang datang dari ikatan suci pernikahan.

Nah, mungkin contoh di atas terlalu sedikit. Masih ada banyak perubahan baik yang terjadi sama suami Bunda. Bagikan tulisan ini dan kasih caption soal perubahan suami Bunda, ya.

Comments

Close Menu