Hindari Bunuh Diri Biar Tidak Berdampak Buruk Pada Anak

0
145

Melakukan tindakan bunuh diri terkadang adalah langkah terakhir untuk mengakhiri penderitaan, alasan yang seperti itu sudah lumrah kita dapat ketika ada seorang yang yang melakukan tindakan yang seperti demikian. Baik persoalan patah hati, tidak cukupnya pendapatan dengan pemasukan, dan hal lainya.

Kebiasan yang seperti ini  biasanya di alami bagi orang yang kurang terbuka, tidak mudah bergaul maupun mencari solusi yang baik, sehingga bunuh diri dianggap paling ideal untuk di lakukan, walaupun hal itu meninggalkan luka tak berdarah kepada anak.

Saya sarankan kepada bunda maupun ayah yang baik, ketika ada diantara dari keluarga kita mengalami sutu kejadian yang menyebabkan pada pembunuhan, bersegerala untuk mencegahnya, agar supaya masa depan keluarga maupun anak kita tidak cacat mental dan trauma yang yang berkepanjangang.

Bagaimana caranya, ? jika terbesit di pikiran kita untuk mau melakukan tindakan tidak terpuji ini, perhatikan berapa hal sebagai berikut :

  1. Selalu ingat akan kebahagian bersama anak
  2. Memberikan sambutan hangat pada anak, agar anda bisa merasakan betapa indahnya kebersamaan sama anak yang kita lahirkan.
  3. Ingatlah suara candanya yang lucu, yang selalu membuat bunda dan ayahnya bahagia ketika mendengarnya.
  4. Tidur bersama anak akan membuat kita akan lebih tenang, sebab ikatan batin keduanya adalah anugerah kebahagian yang tiada batas, ketimbang harta.

Dan kita harus tau pula, bahwa bunuh diri bukan tanpa akibat dan celah dimata masyarakat, yang kemudian di timpakakan pada anayk, hingga berakibat fatal pada perkembangan anak.  Ia akan di liputi dengan rasa traumatik yang berkelangsungan, seperti halnya penyakit yang terus menjangkit lebih buruk setiap hari, sampai ia juga mati prustasi. “ingat jangan sekali-kali bunuh diri jika anak kita akan bahagia.”

Menyisahkan luka, dan derita pada anak itu lebih kejam dan lebih berat pula dosanya di bandingkan dengan bunuh diri, hal itu kita harus sadari,  biar tidak terjadi dampak yang buruk pada anak. apa saja dampaknya pada anak ?

  1. Bersedi Sepanjang Masa

Hal yang akan di hadapai anak ketika orang tuanya bunuh diri yang jelas ia akan merasakan kesedihan yang berkepanjangan, hal ini menggangu pada sikologi anak secara keseluran.

  1. Menyalahkan Diri Sendiri

Selama ia hidup ia akan merasa dirinya bersalah, dan mengatakan jika penyebab dari orang tuanya bunuh diri adalah dirinya sendiri. Secara mental ia akan jauh dari kehidupan yang ramai.

  1. Keluar dari aktivitas yang normal dan pergaulan sosial

Seperti yang saya katakan, dampak yang paling buruk adalah ia kan lebih suka murung dan menjalani hidup tampa tujuan yang pasti. Dan keluar dari aktivitas manusia normal, sering ngomong sendiri dan pikirannya jauh, tanpa ia tau apa yang ia kerjakan.

  1. Keluar dari sekolah

Hal utama yang ia lakukan dari banyak hasil riset adalah ia memutus masa depan pendidikanya. Jika demikian yang terjadi maka ia akan jauh dari kontrol dan pola sosial yang bisa membuat ia kembali normal. Dan kebanyakan ia keluar sebab faktor tekanan batin, bukan secara finansial.

  1. Pola Tidur yang Berubah

Pola anak akan secara total tidurnya akan berubah, ia akan susah tidur dan parahnya ia akan mengurangi banyak waktu tidurnya. Sehingga kesehatannya akan semakin terburuk. Bagi orang tua saran saya Cuma satu, hindari bunuh diri.

  1. Mengurangi Nafsu Makan Anak

Akibat buruk lainya ketika orang tua melakukan tindakan tidak terpuji itu, ia akan mengurangi rasa nafsu makanya secara otomatis, sebab fisik dan sikologinya akan terganggu secara langsung. Dan itu bisa membuat anak akan cepat dan mudah sakit.

  1. Cepat Emosi

Yang pasti yang akan dialami anak akan cepat emosi, tidak bisa memberikan jalan yang baik maupun yang bagus pada dirinya sendiri. Sebab ia hanya mau mau pada kehendak dirinya walaupun buruk.

  1. Tidak mau mendengarkan orang lain

Anak yang di tinggal orang tuanya sebab bunuh diri, kehidupan sosialnya akan terkurangi dan bahkan menjahu dari kehidpan sosial yang sebenarnya. Dan biasanya pula ia tidak mau mendengarkan saran dari orang lain. “masa bodoh dengan orang lai,” biasanya begitu.

  1. Amnesia Selektif

Ia akan lebih memilih melupakan sesuatu dari apa yang menjadi kenyataan hidupnya sekarang. Sebab masih di ikat oleh batin trauma masalalunya.

  1. Akan Ikut bunuh Diri Juga

Tindakan yang terakhir adalah, pada akhirnya ia akan juga terjerumus pada hal yang sama yaitu bunuh diri.

Jika kita merasa sayang dengan anak, jangan pernah sekali-kali untuk melakukan tindakan tidak bermanfaat ini. Sebab tidak ada persoalan yang tidak bisa diselasaikan, dan tuhan juga tidak akan memberikan beban pada manusia di luar kemampuanya.

 

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here