Ini Akibat Buruk Jika Orangtua Memaksakan Kehendak Pada Anak

Ini Akibat Buruk Jika Orangtua Memaksakan Kehendak Pada Anak

Banyak orangtua yang memaksakan keinginannya pada anak. Orangtua model ini biasanya terlalu bangga dengan profesi dan masa lalunya. Mereka memaksakan anak untuk mengikuti jalan hidup orangtuanya. Anak harus jadi ini atau harus jadi itu.

Padahal anak bukan fotokopi orangtua. Anak juga bukan milik orangtua. Orangtua suka merasa seakan paling tahu jalan terbaik menuju kesuksesan dan kebahagiaan hidup. Padahal tidak.

Setiap pemaksaan biasanya akan menghasilkan keburukan. Seperti juga memaksa anak untuk mendalami suatu minat tertentu. Karenanya jangan terlalu memaksa sebab akan berakibat panjang dan berbahaya buat masa depan anak.

  1. 1. Anak jadi mudah emosional

Anak yang dipaksakan mendalami keinginan dan kehendak orangtua pasti tidak bisa menikmati waktunya. Keterpaksaan membuat perasaannya tertekan sehingga dia tidak tenang. Anak yang dipaksa mengerjakan sesuatu akan meledak dan mudah emosional.

  1. 2. Suka Bermalas-malasan

Jika seluruh kegiatan yang dilakukannya setiap hari merupakan paksaan dari orangtua, maka anak tak memiliki motivasi beraktivitas.

Seluruh kegiatannya merupakan paksaan dan perintah dari pihak luar. Bukan motivasi dari dalam diri sendiri.

Akibatnya, anak terasing dari dirinya sendiri. Ia akan jadi pemalas dan pelan-pelan kehilangan minat pada segala hal. Akhirnya, hilanglah seluruh mimpi dan keinginannya.

  1. 3. Tidak Punya Inisiatif

Anak seperti ini biasanya miskin inisiatif. Tidak memiliki gagasan dan ide bagus yang ingin ia lakukan. Penyebabnya adalah seringnya mendapat perintah dari orangtua tanpa sekalipun punya kesempatan mengerjakan keinginannya sendiri.

Dalam jangka panjang, anak yang dipaksakan bakatnya kehilangan diri sendiri. Sampai dewasa ia tidak memiliki inisiatif, selalu bergantung pada perintah orang lain, dan akhirnya tak mampu mandiri.

  1. 4. Tidak Mandiri

Bagaimana rasanya menjadi seorang yang tidak kenal keinginannya sendiri? Dia tidak tahu apa keinginannya, tidak tahu apa yang ingin diwujudkannya. Hidup seperti berjalan di dalam sungai. Datar, tanpa keinginan.

Begitulah perasaan anak yang selalu berada dalam perintah orangtua. Sejak bangun sampai tidur menjalani aktivitas berdasar ketentuan ayah dan ibunya.

Tidak ada waktu luang untuk melakukan sesuatu sesuai dengan keinginannya. Dan akhirnya anak merasa  bingung ketika ia dewasa dan dilepas orangtua. Ia tidak tahu cara menjalani hidup sendiri.

Selalu bergantung pada orangtua. Finally, anak tersebut sulit mandiri meski sudah waktunya.

  1. 5. Membenci Orangtua

Ini dampak paling berbahaya bagi orangtua. Efek memaksa bisa berujung pada rasa benci yang dalam.

Sebab dalam memaksa, anak tidak diberi ruang untuk ikut bicara. Orangtua mendikte anak tanpa sekalipun mau mendengar pendapatnya.

Lalu, kemana pendapat anak yang tak tersalurkan itu? Tentu saja anak hanya mau bicara dan bertukar pikiran dengan teman-temannya di luar sana. Tidak pada orangtua.

Bagaimanapun, anak memiliki keinginan-keinginannya sendiri. Mendiamkannya sama dengan mengebiri aspirasinya.

Sebab perasaan yang menumpuk, anak akhirnya lebih memilih membenci orangtua. Dia merasa diperlakukan dengan tidak baik dan tidak suka dengan pola asuh yang diterapkan. Jadilah ia tumbuh besar sebagai pembenci dan pendendam.

Apa ini salah anak? Jika dirunut ke belakang saat ia masih kecil, kita tahu, ini disebabkan pola asuh orangtua yang salah dan menyakitkan di hati anak. Seperti bom waktu, tinggal menunggu kapan meledak.

Janganlah paksakan minat pada anak. Boleh mengarahkan sesuai keinginan, tetapi jika anak merasa tak suka, maka biarkanlah ia memilih yang lain. Sebaik apapun prestasi hidup yang telah diraih orangtua. Sehebat apapun cita-cita yang ingin diteruskan pada anak.

Pemaksaan minat malah akan membuat anak tidak sukses. Sebab ia tidak bisa menikmati minatnya. Kalaupun dia sukses, tentu saja dia tak bahagia. Bahagia tidak pernah sesederhana punya banyak uang dan karir yang baik. Bahagia itu melakukan apa yang disukai.

Comments

Close Menu