Istri yang Baik adalah Istri yang Menghargai Kerja Keras Suaminya

0
659
suami-istri-romantis
suami-istri-romantis

Sejak pagi hari suami sudah berangkat bekerja. Tak sedikit pula yang bekerja di malam hari. Itulah jalan hidup. Sungguh, suami yang mau bekerja keras akan membuat istrinya merasa bahagia. Kerja keras tidak diukur dengan seberapa banyak harta yang didapat, melainkan keinginan untuk melakukan yang terbaik bagi keluarga. Pertanyaannya, sudahkah istri menghargai suami dengan baik?

Ya, itu hal yang perlu ditanyakan pada diri sendiri. Sudahkah aku menghargai suami dengan baik? Sudahkah aku membahagiakan suami setelah semua kerja keras yang ia lakukan?

Menghargai suami adalah kewajiban istri. Jika suami sudah merasa dihormati, kerja kerasnya tidak akan terasa melelahkan.

Ya, bayangkan saja bagaima

na ia melalui harinya. Bekerja keras untuk mengumpulkan uang demi  mencukupi keluarga. Suami mulai sejak dari nol untuk membangun keluarga yang ideal. Dia tidak mengeluh. Selalu menunjukkan wajah tersenyum kepada anak meski sebenarnya sangat letih.

Tidak ada alasan untuk tidak menghargai suami. Bukan begitu, Bunda?

Tanyakan pada suami apa yang paling membuatnya bahagia. Kami yakin, kebahagiaan suami tidak hanya terletak pada makanan lezat atau baju baru yang bagus.

Ia tidak terlalu menginginkan hal materil seperti itu. Senyum manis istri saat menyambut suami pulang ke rumah saja sudah sangat membahagiakan. Suami akan merasa dihargai dengan penghormatan dan kasih sayang.

 

Foto-foto: Ilustrasi

Suami akan merasa lebih bahagia apabila istrinya mau mendengarkan cerita-ceritanya. Sebab tidak semua orang mampu mendengarkan dengan baik.

Itu sikap kecil yang menjadikan suami merasa dihargai. Malam hari di rumah, istri membuatkan minuman hangat untuknya. Lalu duduk berdua dan mengajaknya bercerita. Dengarkanlah ceritanya, pandanglah matanya. Niscaya ia tahu, istrinya betul-betul perhatian dengannya. Ah, pria mana yang tak bangga memiliki istri demikian.

Apalagi jika istri mau berterimakasih pada suami secara terbuka. Mengucapkan kalimat-kalimat manis untuk menentramkan hatinya. Katakanlah terimakasih. Katakan aku bangga memiliki suami sepertimu. Katakan aku siap menemanimu sampai kapanpun.

Memang tindakan dapat menunjukkan rasa terima kasih. Tapi apabila istri mampu mengungkapkan perasaannya secara terbuka, itu membuat suami lebih bahagia.

Tidak semua pasangan dapat saling terbuka mengatakan kalimat mesra. Ucapan manis yang tulus sangat mahal dan menentramkan. Rasa lelah akan lenyap ditelan mesra. Masalah dapat dihadapi jika keduanya saling mendukung.

Bunda, jangan lupa berterimakasih pada suamimu yang sudah bekerja keras selama ini. Mungkin harta yang didapatkannya tidak banyak, tapi itu hanya soal waktu. Asal giat bekerja, harta bisa didapat.

Maka tetaplah sampaikan rasa terima kasihmu pada suami bagaimanapun kondisi rumah tangga saat ini. Itu adalah penghargaan.

Berusahalah untuk mengenali suamimu lebih baik dari hari ke hari.

Tahun demi tahun dilewati. Perubahan selalu datang menghampiri. Pengalaman mengajarkan manusia untuk berubah menjadi lebih baik. Banyak perubahan yang terjadi pada suamimu.

Kenali perubahan yang terjadi pada dirinya. Jangan lewatkan satu pun kesempatan untuk mengenalinya lebih baik. Manusia berubah. Suami berubah. Jika istri tak menyadari perubahan yang terjadi, dia akan semakin menjauh dari suami. Seakan-akan tak mengenalinya lagi.

Bahtera pernikahan akan berjalan jika masing-masing pasangan selalu berusaha memahami apa yang terjadi pada kekasihnya. Belajar memahami itu penting.

Sebab jika pasangan tak saling menghargai, maka pernikahan akan diselimuti kabut perasaan negatif.

Perasaan negatif bisa terwujud dalam emosi, tidak lagi saling mempercayai, dan berkurangnya komunikasi. Itu karena mereka tidak mampu mengapresiasi usaha masing-masing.

Istri sebaiknya peka dengan ekspresi lelah suami usai bekerja. Suami harus mengerti kerja keras istri membereskan urusan rumah. Jika keduanya saling mengerti, maka akan ada apresiasi.

Jangan ragu untuk memberikan pujian dan apresiasi. Meski pernikahan sudah bertahun-tahun dijalani, bukan berarti hubungan mesra harus berlalu.

Hargai suamimu dengan baik, Bunda. Istri terbaik adalah dia yang mampu memberikan penghargaan atas semua kerja keras suami. Apabila itu dijalankan, tak akan ada halangan yang sanggup merobohkan tembok kokoh ikatan pernikahan.

Perasaan harus dijaga, terus berada dalam rumah saja tidak cukup. Istri yang menghargai suami akan selalu dihargai suami pula. Jika istri memilih diam saat melihat suaminya pulang, sosoknya akan menghilang tak dianggap suami.

Tentu Bunda tak ingin menjadi sosok transparan yang tak dapat dilihat suaminya sendiri. Tak dianggap itu sangat menyakitkan.

Kami yakin kalau Bunda yang membaca tulisan ini selalu menghargai suami dengan baik. Beberapa mungkin belum mampu mengungkapkannya secara terbuka. Mulai saat ini, katakan saja, jangan ragu. Beri tahu suami bahwa dia adalah pria terbaik yang pantas dibanggakan. Hargai suamimu ya, Bunda.

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here