Jurus Mengatasi Mama yang Sedang Bersedih

0
123
tips atasi mama yang sedih

Namanya juga manusia, iya kan, pasti ada saat-saat senang bahagia namun juga ada saat-saat bersedih hati. Apalagi dalam mengarungi samudera mahligai rumah tangga. Yah, bagaikan berlayar di tengah lautan; menghadapi badai, maupun cuaca cerah dan angin sepoi-sepoi.

Nah, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan saat pasangan, baik itu Mama ataupun Papa sedang bersedih hati. Berikut diantaranya:

1. Hibur dengan humor romantis 

Sudahlah, yang namanya wanita itu pasti sangat senang di gombalin. Sudah kodratnya seperti itu. Tak terkecuali saat ia sedang bersedih hati. Saat suasana sedang sedih, hal terbaik adalah membuatnya tersenyum. Karena senyuman bisa mengalahkan segala kegundahan hati. Semoga kisah berikut bisa menjadi inspirasi Anda dalam menggombali Mama:

Suatu hari seorang istri sedang menangis bersedih di sudut kamar. Suaranya sesenggukan. Raut mukanya ia tutup dengan tangannya.

Melihat hal itu si suami kemudian menghampirinya. Ia duduk disampingnya. Dibelainya kepala si istri dengan lembut, sambil bertanya kepadanya, “Tahukah kamu, bahwa sebenarnya kamu itu wanita tercantik kedua bagiku?”

Mendengarnya si istri mendongakkan kepala. Tampak tatapan matanya menyiratkan kekecewaan dan kesedihan yang bertumpuk.

“Pa, kenapa bicara begitu? Lalu yang pertama siapa?” tanya si istri sambil mengusap air matanya.

“Yang pertama adalah dirimu saat sedang tersenyum, Sayang,” kata si suami.

Mendengarnya si istri lalu tersenyum. Ia tertawa sambil sesekali menahan tangisnya yang belum reda. Ia peluk suaminya. Lalu kemudian ia ceritakan hal-hal yang membuat ia sedih.

2. Berhenti dari aktivitas dan meluangkan waktu untuk menjadi tempat curhat

Sebagai Papa yang sibuk bekerja, Anda harus bisa meluangkan waktu dan wajib hukumnya mendengarkan curhatan Mama saat ia sedang bersedih. Papa adalah tempat curhat paling baik untuk Mama. Jangan sampai Mama malah curhat pada orang lain.

Siapkan bahu untuk istri sandari dan peluklah dia. Bahkan bila istri mengatakan “tinggalkan saja aku”, artinya bukan berarti ingin benar-benar ditinggalkan. Jika suami mengatakan “tinggalkan aku sendiri”, artinya ia memang sedang butuh untuk menyendiri. Dalam hatinya berkata “I need time for my self”.

Namun, bila istri mengatakan “tinggalkan aku”, artinya justru sebaliknya. Ia ingin suaminya mengejar dan memeluk dia Pelukan suami membantu menenangkan istri dan lebih menentramkannya. Sekali lagi, ini hanya membantu menenangkan tapi belum bisa menghilangkan emosi negatif maupun menyelesaikan akar masalah.

Hindari untuk “kabur”, ini akan memperlambat penyembuhan kondisi istri bahkan mungkin justru menambah parah. Istri merasa suaminya tidak peduli padanya. Istri merasa dirinya tidak dianggap penting. Hati istri pun jadi makin terluka. Tapi bila suami sampai kabur, istri silahkan introspeksi diri. Misalnya ketika kesal atau sedih, istri seringkali berkata/bersikap kasar yang menyakiti, sehingga suami jadi enggan menghampiri.

3. Jika istri masih menangis, maka ajaklah berbelanja

Ini seperti nasehat berharga yang saya temukan dalam sebuah meme. Lucu juga sih, namun ada benarnya. Saat tangisan istri belum juga reda, ajaklah ia berbelanja. Tidak perlu memikirkan saldo rekening. Penuhilah semua keinginan Mama. Uang bisa dicari tapi senyuman Mama yang sedang bersedih lebih berharga dari uang.

Yah, kalau uangnya gak cukup kan nanti juga ada keterangan “maaf, saldo Anda tidak mencukupi.”

Selain itu bisa juga dalam arti ajaklah ia untuk mencari hiburan. Refreshing ke luar rumah. Ajaklah piknik ke pantai yang romantis, menikmati senja berdua saja. Tanpa ada gangguan anak ataupun mertua.

Itulah beberapa hal yang bisa Papa lakukan saat menghadapi Mama yang sedang bersedih hati. Terapkanlah jurus-jurus di atas.

Trust Me, It’s Work!

.
.
Oleh: Farah, asal Yogya

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here