Kecerdasan Anak Menurun dari Ibu, Bukan Ayah

Kecerdasan Anak Menurun dari Ibu, Bukan Ayah

Kecerdasan memang ditentukan dua hal, pertama belajar, kedua gen atau turunan. Faktor terakhir ini kerap diperdebatkan orang-orang. Siapa yang sebenarnya menurunkan kecerdasan kepada anak, suami atau istri? Sebuah penelitian menjawab pertanyaan itu.

Kecerdasan anak diturunkan dari ibunya. Makin cerdas seorang ibu makin cerdas anak-anaknya. Sebaliknya, kecerdasan anak biasanya tidak menurun kepada anak-anaknya.

Setiap anak mewarisi gen dari kedua orangtuanya. Ada yang wajahnya mirip ayah, dan tubuhnya mewarisi ibu. Ada juga yang sebaliknya. Tetapi soal kecerdasan, pada umumnya ana mewarisi kecerdasan seorang ibu.

Berdasarkan sebuah penelitian yang diterbitkan di Psichology Spot, kecerdasan berada di kromosom X. Sementara itu, wanita memiliki 2 kromosom x dan hal ini memungkinkan anak mewarisi kecerdasan darinya. Beda dengan laki-laki yang hanya memiliki satu kromosom x.

Bagaimanapun cerdasnya seorang laki-laki, kecil sekali kemungkinannya menurunkan kecerdasan pada anak. Hasil penelitian ini diperkuat penelitian lain yang meneliti 12.000 orang di Amerika.

Penelitian itu dilakukan Medical Research Social Council kepada orang-orang berusia 14 sampai 22 tahun. Hasilnya, kebanyakan dari mereka mewarisi kecerdasan dari ibu mereka.

Jadi, begitulah penelitian menyebutkan. Itu sebabnya sangat penting menjadi ibu cerdas. Kelak ibu cerdas akan melahirkan anak-anak yang cerdas. Jadi, meski jadi ibu rumah tangga tapi memupuk kecerdasan itu sangat penting buat seorang ibu. Jangan sampai menjadi ibu yang biasa saja ya.

Pikirkan anak-anakmu nanti yang akan lahir dari rahimmu. Setiap ibu berperan dalam usaha mencerdaskan bangasa. Makanya, makan yang sehat dan banyak baca buku dan berita, biar pengetahuannya tambah terus.

Suami juga harus sadar kenyataan ini, jadi ikut mendukung istri agar berkembang menjadi lebih baik dari sebelumnya. Jangan puas hanya memiliki istri cantik dan baik tetapi harus cerdas. Makin cerdas istri makin cerdas anak.

Jadi, kalau Bunda tak berusaha meningkatkan kecerdasan saat ini, jangan salahin anak yang enggak cerdas juga besok. Belajar terus aja.

Setiap anak berhak lahir dari rahim ibu yang cerdas. Jangan biarkan calon anak kita nanti membawa gen yang tidak baik dari orangtuanya. Hidup anak cerdas Indonesia.

Comments

Close Menu