Kenali 6 Ciri Anak yang Menyimpan Potensi Kecerdasan Super

Kenali 6 Ciri Anak yang Menyimpan Potensi Kecerdasan Super
Ilustrasi

Jika patokan kecerdasan anak hanya diukur dari nilai pelajaran di sekolah, maka tidak semua anak cerdas. Padahal kecerdasan tidak terbatas hanya dalam kelas. Ada kecerdasan lain seperti kecerdasan emosional yang amat berpengaruh terhadap cara bergaul.

Ingat, kecerdasan bergaul dapat berpengaruh terhadap kesuksesan seseorang. Maka, jangan langsung pesimis jika nilai pelajaran si buah hati tidak terlalu bagus.

Anak yang cerdas tidak hanya terlihat dari angka dalam rapot. Bunda bisa mengenali tanda-tandanya dari karakter atau perilaku si kecil di rumah. Maka, kenalilah ciri-ciri anak yang menyimpan potensi kecerdasan. Bahkan, sebaiknya Bunda perlu mengenalinya sejak dini sebelum mulai bersekolah.

Dihimpun tim Tutur Mama dari berbagai sumber, berikut ini ciri-ciri anak yang menyimpan potensi kecerdasan :

  1. – Anak yang menyimpan potensi kecerdasan super biasanya sangat aktif. Dia ingin selalu mengerjakan sesuatu yang baru. Anak ini tidak pernah merasa capek bergerak.

Anak aktif berbeda dengan hiperaktif. Orang cerdas biasanya tidak tahan diam dan selalu ingin menyelesaikan sebuah pekerjaan. Baginya beraktivitas akan menambah pengetahuan dan pengalamannya. Ia selalu ingin mencoba dan bergerak.

Anak yang aktif mempunyai fokus, teliti, dan ingin menaklukkan banyak hal dengan aktivitas fisik. Ini berbeda dengan anak hiperaktif yang cenderung tidak sabaran, tidak fokus pada sebuah pekerjaan, dan grusa-grusu.

  1. – Beberapa Anak cerdas mepunyai teman imajiner. Ia mengajak teman imajinernya berbagi ide dan cerita. Sebab jarang teman yang bisa mengerti jalan pikirannya yang rumit.

Jika melihat anak sedang bercerita dengan teman imajinernya, jangan khawatir dulu ya, moms. Biarkan saja. Anak cerdas memang kerap menciptakan teman imajiner sebagai teman ngobrol dan bertukar pikiran.

Mungkin ia belum menemukan teman yang sepikiran. Maklum, anak cerdas banyak pikiran dan memiliki imajinasi tinggi. Ia mungkin berkhayal mengenai suatu tempat yang jauh, suatu ide yang besar.

Kadang idenya lucu, tapi orangtua tak boleh menertawai ide itu. Bagi anak, khayalan itu serius. Jadi beri tanggapan yang baik.

  1. –  Senang Bercerita. Anak yang cerdas suka bicara dan agak cerewet. Ia mampu menceritakan pengalaman-pengalaman sederhananya dengan baik. Ia mampu mengambil kesimpulan dan hikmah dari suatu kejadian.

Jangan hanya menganggap anak senang bicara sebab baru menguasai beberapa kata baru. Tidak sesederhana itu. Anak suka bicara sebab dalam otaknya mengalir banyak sekali gagasan.

Ia butuh teman bercerita. Hanya orangtua yang Ia anggap paling tepat mendengar.

Anak cerdas tak hanya melalui pengalaman. Melainkan mengambil hikmah dan kesimpulan suatu kejadian. Biasanya, kesalahan orangtua adalah menghentikan anak bicara. Menyuruh diam padahal masih banyak yang ingin ia ceritakan.

Menyuruh anak berhenti bicara sama dengan menutup pintu kecerdasan yang Ia miliki.

  1. – Anak cerdas cenderung kreatif. Ia sering menciptakan karya meski membuat isi rumah berantakan. Tapi, apalah artinya rumah berantakan demi kecerdasan anak. Ada harga yang perlu dibayar demi kecerdasan anak.

Kreativitas ini membuat anak sering mengotak-atik barang di rumah. Membuat sesuatu dari bahan yang ada. Mungkin orangtua kadang jengkel sebab anaknya membuat isi rumah berantakan.

Jangan dimarahi, rumah yang baik buat anak memang sebaiknya memberikan ruang kreativitas bagi anak. Anak kreatif pastilah memiliki kecerdasan super. Kreatif adalah cara anak mengembangkan kapasitas kecerdasannya.

Karenanya dukunglah anak untuk kreatif. 

  1. – Anak Cerdas punya rasa ingin tahu yang banyak. Ia selalu penasaran, banyak bertanya, mencari dan merepotkan orangtua. Kadang ia melemparkan pertanyaan yang tidak disangka.

Anak cerdas selalu ingin mempelajari hal baru. Ia tidak pernah puas dengan pengetahuan yang dimilikinya saat ini.

Ciri-cirinya adalah banyak bertanya. Selalu bertanya aneh-aneh pada orangtua yang mungkin mengejutkan. Bunda boleh terkejut dengan pertanyaan unik si kecil. Selanjutnya, beri jawaban yang baik. Dijamin, anak Bunda sangat cerdas.

  1. – Anak cerdas sangat percaya diri. Ia tidak malu maju ke depan. Ia dapat bicara dengan orang dewasa. Ia tidak sungkan mengajukan pertanyaan dan protes pada apa yang tak disepakatinya.

Anak cerdas biasanya percaya diri. Ia tidak segan untuk berkata tidak atau duduk bersama orang dewasa. Jangan langsung dianggap hal itu tidak sopan.

Melarangnya untuk bergaul dengan orang yang lebih tua hanya akan menghambat proses kecerdasannya. Jadi, biarkan ia bertingkah dengan berani agar potensi kecerdasan super yang tersimpan dalam dirinya terus berkembang.

Percayalah, jika anak Anda memiliki ciri-ciri di atas, maka anak Anda termasuk yang memiliki kecerdasan super. Tidak selalu ditunjukkan dengan nilai pelajaran yang tinggi.

Kecerdasan tidak terbatas hanya dalam kelas. Kecerdasan ada dalam tindakan dan karakter anak. Beruntunglah memilikinya. Kasih tahu hal ini sama suami Anda, ya.

Comments