Lagu Anak Seharusnya Sesuai dengan Karakter & Dunia Anak

Lagu Anak Seharusnya Sesuai dengan Karakter & Dunia Anak

Halo bunda, pasti semua pada tahu kan jika zaman sudah semakin modern, bersamaan dengan itu musik juga ikut berkembang. Bukan semata berkembang sebagai seni hidup saja, tapi juga bisa menjadi nilai jual yang tinggi.

Maka semakin banyak seni, besar kemungkinan musik juga bisa berkurang kadar keseniannya atau bahkan sebaliknya. Tak hayal bila kemudian lahirlah musik sebagai ajang semi komersial yang menyebabkan musik anak jarang laku di pasaran dan semakin hari semakin tergerus.

Contohnya saja ajang akademi penyanyi idola di berbagai televisi, mulai dari audisi untuk anak-anak hingga dewasa, hal inilah yang dapat menjadikan generasi muda kita kian hari kian kehilangan mental sebagai pribadi yang kuat. Miris memang, karena kenyataannya banyak dari mereka khususnya anak-anak dipaksa untuk bisa paham musik yang sebenarnya belum siap ia terima.

Terkadang mungkin mereka merasa gembira, tapi kebahagiaan tersebut bisa saja di luar batas kemampuannya. Mengapa bisa terjadi? Hal itu karena anak-anak banyak yang tak mengenal lirik dan nada apalagi isi dari musik itu sendiri yang bahkan mungkin mempunyai pengertian seksual, “Sepenting goyang sitik Joss !!, Jaran Goyang dan Bojo Galak.”

Yang jelas lagu yang seperti itu tidak mendorong pada proses tumbuh kembang anak yang sehat di wilayah pendidikan karakter. Oleh sebab itu bagi para bunda bukan berarti musik itu tidak penting, melainkan harus sesuai dengan karater dunia anak. contohnya lagu anak-anak klasik di era 80-90an, seperti Enno Lerian dengan lagu ‘Nyamuk Nakal’ dan ‘Du Di Dam.’

Lalu kira-kira apa saja saja manfaat musik pada anak dengan karakter dunia anak yang tepat? Melansir dari berbagai sumber, berikut 4 hal dampak positifnya :

  1. Menambah Kreativitas Anak

Memberikan musik yang berkarakter pada anak-anak diyakini akan bisa menambah kreativitasnya. Sebab lagu-lagu anak mempunyai tujuan yang mampu membangun daya tanggap yang kuat terutama di dalam nada.

Irama atau nada bisa merangsang nalar kreativitasnya tumbuh sesuai dengan kemampuan yang ia miliki. Hal demikian dijelaskan pula oleh Fathur Rasyid dalam bukunya yang berjudul “Cerdaskan anakmu dengan Musik.”

  1. Membantu Hafalan Pada Anak

Musik juga bisa membantu melatih hafalan anak dengan cepat, tentunya dengan catatan musik yang juga sesuai karakter anak. Kita tahu bahwa anak mempunyai daya tangkap dan rangsang yang kuat, oleh sebab itu, sebagai orangtua jangan sampai salah mengenalkan musik kepada anak.

Mengenalkan musik yang berkaitan dengan pelajaran, cinta lingkungan, suka menolong, menjaga kesehatan dengan makanan itu jauh lebih bagus dibandingkan mendengar musik orang dewasa yang lebih cenderung bercerita tentang hal-hal yang berhubungan dengan percintaan dan rumah tangga.

  1. Membantu Keseimbangan Anak

Dengan mengenalkannya pada musik yang berkarakter, dapat mengontrol pola keseimbangan hidup, seperti yang disebutkan di atas, bahwa musik bisa mendidik serta membantu daya tangkap dalam hal pelajaran, satu sisi ia akan juga merasakan kenikmatan musik itu sendiri. Sehingga anak akan merasa nyaman dan juga menangkap pesan yang dikandungnya.

Beberapa di antaranya terjadi melalui bahasa emosi, bahasa nada, serta gerak tubuh. Sehingga bahasa emosi membuat anak mengungkapkan perasaannya, bisa saja merasa lucu, kagum atau senang. Sehingga keseimbangan anak akan tetap berjalan bersamaan dengan pemberian asupan gizi yang sehat untuk anak.

  1. Cepat Tanggap pada Sesuatu

Anak yang terbiasa mendengarkan musik dengan karakter anak-anak, ia akan cenderung lebih aktif dibandingkan dengan anak yang sama sekali tidak mengenal musik. Karena musik bisa mengajarkan anak untuk bisa lebih peka, tanggap dan fokus pada sesuatu.

Sehingga wajar saja bagi anak yang suka mendengar musik, terutama musik yang sesuai umurnya, ia akan menjadi anak yang cerdas dan aktif. Seperti halnya dengan anak yang selalu mengonsumsi madu sehat pada anak.

Comments

Close Menu