Lima Cara Jadi Mama yang Selalu Dirindukan

Lima Cara Jadi Mama yang Selalu Dirindukan

Jundi berlari lari menuju teras ketika mendengar suara motor yang saya parkir di garasi selepas mengajar.  Dia  menyambut kedatangan saya, tersenyum memamerkan gigi susunya  sambil membawa buku kecil berisi kumpulan gambar tumbuh-tumbuhan.

Rasa lelah seketika sirna. Senang sekali jika kedatangan kita selalu dinanti buah hati.

Kondisi setiap keluarga berbeda-beda dan ada berbagai alasan kenapa Mama memilih bekerja dan memiliki banyak aktivitas di luar.

Jika Mama merupakan salah satu yang memutuskan untuk bekerja jangan sampai aktivitas itu menjadi jarak yang membatasi hubungan kita dengan buah hati. Bagaimanapun kondisinya, anak membutuhkan waktu, perhatian dan kasih sayang kita sebagai orang tua. Jangan sampai orang lain yang menggantikan peran kita.

Alangkah sedihnya jika anak ingin makan yang dicari si mbak, ingin dibacakan buku cerita yang diminta membacakan si mbak, ingin tidur minta dikeloni mbak, sedang kita pun ada disana.

Jika sudah seperti itu jangan menyesal jika perkataan si mbak lebih didengar. Tentu Mama tak ingin hal itu terjadi bukan?

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan agar bunda selalu memiliki kedekatan emosional dengan anak. Sekaligus menjadi Mama yang selalu dinanti kedatangannya meski memiliki banyak aktivitas di luar.

Pertama, jadikan anak sebagai sosok yang penting.

Anak selalu merasa ingin dianggap, dihargai dan disayangi. Penuhi segala yang menjadi kebutuhannya. Jika Mama sedang berada diluar dan harus meninggalkannya, jangan lupa tanyakan kabar. Jangan hanya menanyakan kabar si kecil lewat si mbak Berbicaralah langsung. Mungkin si kecil belum mengerti apa yang kita katakan. Tapi yakinlah di kecil pandai merasa.

Kedua, mengajak anak untuk bermain bersama.

Seberapapun padatnya aktivitas bunda di luar, tetap berikan waktu untuk si kecil. Permainan sangat penting bagi mereka, karena dunia mereka adalah dunia bermain. Dan itu akan berpengaruh besar terhadap proses tumbuh kembangnya. Keakraban dan senda gurau yang terjalin saat bermain bersama merupakan cara yang efektif untuk menyentuh jiwa anak-anak. Dengan permainan pula Mama bisa menanamkan nilai-nilai kebaikan, kebersamaan dan kasih sayang. Dan kebaikan itu akan dirasakan ketika kelak mereka dewasa.

Ketiga, ungkapan kasih sayang.

Bahasa yang paling mengena dihati anak adalah bahasa kasih sayang. Ungkapannya bisa berupa ciuman lembut, pelukan hangat, ataupun canda tawa. Ungkapan ini sangat mudah dan ringan dilakukan namun sangat besar pengaruhnya bagi jiwa anak. Dan benar adanya bahwa siapa yang penyayang maka dia akan disayang.

Keempat, memberi hadiah.

Salah satu cara yang efektif untuk menyentuh hati anak adalah dengan memberi hadiah. Jangan melihat hadiah hanya dari harga. Mungkin barang yang dianggap sepele akan sangat berkesan di hati anak. Bahkan mungkin diantara mereka ada yang menyimpannya hingga mereka dewasa. Karena bagi seorang anak, bukan hanya jenis hadiah yang akan mereka kenang. Namun perhatian dan kasih sayang yang tercurah yang mereka rasakan.

Kelima, jangan berbohong.

Rosulullah mengajarkan adab yang sangat baik dalam bergaul dengan anak, yaitu tidak berbohong walau hanya sekedar bercanda. Contoh kebohongan misalnya, “Dek makan siangnya dihabiskan ya! nanti Mama belikan boneka”. Namun kenyataannya Mama tidak membelikan boneka. Itu hanya untuk memancing agar anak mau makan. Jangan ya Ma! Karena itu salah satu bentuk dusta. Selain itu lama kelamaan anak pun akan menyadarinya dan bisa jadi mereka akan kehilangan kepercayaan pada Mamanya.

Mari belajar menjadi Mama yang lebih baik, Mama yang selalu dirindu buah hati.

.

.

Oleh: Tantri Mega Sanjaya, Mamanya Jundi.

Tulisan lain dari Mama Tantri bisa disimak disini. 

Comments

Redaksi Tutur Mama

Persmebahan dari redaksi untuk para orang tua dimana saja. Dan kapan saja.
Close Menu