‘Mama Ngehits Zaman Now’, Begini Caranya Supaya Tidak Rempong

‘Mama Ngehits Zaman Now’, Begini Caranya Supaya Tidak Rempong

“Oek..Oek..Oek..” ketika anak menangis tentu bukan persoalan bagi ‘mama ngehits zaman now’. Biasanya kalimat pertama yang keluar “Sini sayang, selfie dulu sama mama,” sering kan melihat bunda yang selalu pengen eksis bersama anaknya, baik dalam sedih sekalipun. Tapi bukan berarti membiarkan anak terus berlarut dalam tangisnya.

Namanya saja ‘mama ngehit zaman now’, urusan anak nomer dua, eksis dulu nomer satu, wah ini gawat dan darurat, perlu diantisipasi dengan cepat. Sejauh pengamatan saya sebagai generasi melinial yang hidup di zaman now, sebenarnya tidak jauh berbeda. Jika dulu pas ketika anak diantar ke sekolah, yang jajan paling banyak itu bukan anaknya tapi bundanya, wk wk wk…

Mau tidak mau karena baru punya anak selama 3 tahun pernikahan, saya masuk ibu-ibu zaman now. Buktinya ketika saya lahiran yang saya cari pertama adalah hp, setelah itu clek, clek, clek tak lupa saya abadikan foto anak saya. Tentu rasanya bahagia, supaya teman-teman pada lihat jika sudah lahiran di IG.

Tentu bukan akhirnya saya bahagia dengan kelahiran anak saya, Latifa. Melainkan karena liker di IG dan facebook bertambah dari biasanya. Bahkan setiap per 30 menit saya selalu mendapat ucapan selamat dan pujian pada anak saya. Hal itu berjalan selama hampir satu bulan.

He he bisa tersenyum kan bunda jika kita menyadarinya. Tapi mau bagaimana lagi? Sekali, dua kali terlanjur tidak apa-apa, tapi jangan keseringan. Hal lainnya adalah anak selalu dijadikan alasan setiap tindakan ibundanya. Hhmm contohnya apa ya? Seperti ini biasanya orang tua kerapkali mengkambinghitamkan anaknya, ketika ditanya suaminya.

“Ma kenapa beli jajan es yang ada pewarnanya? Tadi anu pa, si kecil nangis, setelah itu tidak dimakan habis, dan sisanya mama yang makan, eman-eman pa, mahal,” begitu selalu jawaban saya kalau ditanya suami.

Padahal sebenarnya ibunya sendiri yang pengen jajan, bukan anaknya. Atau hal lainnya, seperti anak beli baju, tapi yang tua juga tidak mau kalah. Iya gitu, mama ngehit zaman now, ia ingin selalu sejajar bersama anak-anaknya. Sama cantik, sama sehat, dan sama-sama rempong. Apakah itu benar ?

Bagi saya benar-benar saja, tapi jika itu bisa membuat anak kita lebih berkembang. Persoalan yang seringkali terjadi ‘ibu ngehits zaman now’ adalah mendampingi tumbuh kembang anaknya dengan peralatan teknologi daripada memberikan suplemen madu atau susu sebagai temannya.

Wajar saja ketika kerempongan rumah tangga bertambah. Soalnya ibu salah memberikan teman yang baik pada anaknya. Tambah dewasa anak bukan tambah terkurangi beban kerjanya, melainkan semakin membuat ibu menjadi gila, sebab kenapa dengan kebiasaan main hp dengan selfi, game dan lain sebagainya, akan menimbulkan konflik keluarga.

Contohnya nih tetangga sebelah saya. Setiap hari bertengkar sama anaknya cuma gara-gara rebutan hp, kadang rebutan acara TV. Sebagai tetangga, tentu sedikit prihatin dan juga kadang kesal juga karena berisik.

Dampak yang akan terjadi sebagai generasi zaman now adalah, ia akan lebih suka menghabiskan waktu bermain di dunia digital daripada olahraga. Makanannya? Tentu makanan yang berminyak dan berlemak. sebab terlalu terpengaruh oleh berapa iklan yang setiap hari ia saksikan di layar hp maupun monitor TV.

Solusinya apa? Budaya pop ini seharusnya dihadapi dengan cerdas oleh banyak orang tua ngehits zaman now, untuk melatih anak-anaknya untuk menjadi lebih sehat dan cerdas. Bagi saya solusinya gampang dan mudah, cukup memberikan suplemen madu buat anak supaya ia kan tetap sehat sepanjang waktu.

Comments

Close Menu