Metode Mengajari Anak Sepenuh Jiwa dan Raga Tanpa Kekerasan

0
184

Menjadi ibu tidaklah mudah untuk kita hadapi, banyak hal yang perlu kita harus lalui dan mempelajarinya setiap hari. Sebab menjadi orang tua adalah sosok yang menjadi tauladan yang memberi inspirasi, motivasi, dan memberikan pendidikan yang layak padanya. Atau justru kita akan menjadi sosok ibu yang mengerikan. Hal itu tergantung pada kita semuanya.

Dan bagaimana cara mendidik anak yang benar ? yang hal itu sesuai dengan metode yang benar tidak hanya memproriotiskan pada kapasitas yang di miliki seorang ibu. Walaupun hal itu tidak mudah untuk kita lakukan, tapi ketekunan dan kesabaran hal itu sangat di butuhkan.

Berikut hal yang perlu di hindari jika mendidik anak,  supaya mendidiknya sepenuh jiwa dan raga tanpa kekerasan:

Stop Kata-Kata Tak Layak Hadir

Kebiasaan buruk kebanyakan orang tua ketika mengalami permasalahan keluarga atau marah sama anaknya adalah keluar kata-kata “ kenapa kamu lahir, menyusahkan orang tua saja.” Hal itu sungguh tidankan yang buruk dan tidak baik yang perlu di hindari.

Stop Menuntut Kesempurnaan

Menuntut kesempurnaan anak diluar batas kemampuanya adalah tidak baik, apalagi sampai memaksa untuk melakukanya. Bukan nilai yang ia akan capai melainkan tindakan amoral dan perilaku yang menuju pada tindakan depresi pada anak.

Dilarang Keras Membentak

Membentak anak atau memarahinya secara berlebihan apalagi sampai menakut-nakuti, tindakan yang seperti sebaiknya di hindari, sebab hal itu akan merusak pada kondisi mental yang ia miliki.

Meragukan Anak

Meragukan pencapaian atas prestasi yang di miliki anak, hal itu akan berusak mentalnya yang baik. Seharusnya anak selalu di puji dan diberikan dorongan motiviasi untuk selalu meningkatkan kualitas prestasinya. Dan berikan hadia atas apa yang ia capai, walaupun buruk.

Tidak Komukatif Yang Harmonis

Hindari tidak merespon anak-anak dengan berteriak-teriak  dan mengeluarkan kata-kata yang kotor yang bisa membuat ia suka meniru pada pola yang kotor pada orang lain.

Mengucilkan

Melarang anak untuk bergaul dengan teman-temanya adalah tidak baik, apalagi sampai melarangnya untuk ikut kegiatan pendidikan di luar sekolah, seperti Sanggar Tari, maupun Pancak Silat.

DAMPAK BURUK TINDAKAN KEKERASAN PADA ANAK

Hilangnya Kreatifitas Pada Anak

Hal yang terjadi apabila kita melakukan tindakan kekerasan pada anak yang jelas ia akan kehilangan nilai prestasinya di sekolah. Ia akan mengalami depresi yang tinggi. Terutama bagi orang tua yang kawin muda, ia di paksa menjadi orang tua tanpa harus melalui pendidikan.

Mengalamai Salah Presepsi

Orang tua mengajari anak dengan kekerasan, ingin menunjukkan jika ia mengajari anak dengan baik, menjadi orang kuat dan paling di siplin didalam berbagai hal. padahal yang demikian adalah  tindakan yang salah. Akibatnya melakukan tindakan yang tidak wajar dan menyimpan dendam.

Tekanan Sosial

Kebanyakan anak yang selalu mendapat tindakan kekerasan dari orang tuanya, ia akan mengalami gejala sosial yang tinggi. Ia lebih suka sendiri dari pada berkehidupan sosial.

Mewarisi karakter Buruk

Setiap anak seperti biasanya ia akan selalu meniru setiap kegiatan orang tuanya. hal ini berdampak buruk pada anak jika ada orang tua dari kita mempunyai karakter buruk, yang secara pasti akan di wariskan pada anak.

Meniru Tindakan Kriminalitas Orang Tua

Banyaknya perilaku kriminal, baik pengguna minuman keras, dan narkoba bukan sebab tanpa alasan yang kuat ia melakukanya, melainkan karena terbentuk dari struktur kesadaran lingkungan, terutama keluarga. Maka dari sebab itu, bagi orang tua jadilah orang tua yang benar dan baik buat anak kita.

Semoga bermanfaat Amin !!

 

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here