Online Shop, Bisnis Jitu Mama Modern

Online Shop, Bisnis Jitu Mama Modern

Bisakah seorang ibu rumah tangga meraih sukses dan menjadi miliarder ?

Jangan pernah jawab tidak, jawabnya tentu saja bisa. Saat ini pekerjaan bukan lagi diukur lewat gender. Bahwa hanya lelaki yang pantas menyandang status sebagai seorang miliarder dalam rumah tangga, seorang perempuan di zaman modern juga punya kesempatan yang sama dalam hal demikian.

Semakin berkembangnya zaman bukan berarti seorang perempuan atau ibu rumah tangga semakin surut dan tenggelam dalam kesibukan dapur dan kasur saja. Tapi sebagai ibu rumah tangga dituntut untuk semakin kreatif dan selalu solutif.

Tugas ibu rumah tangga bukan hanya sekedar membuat anak dan merawatnya sembari menunggu penghasilan suami saja. Ya begitu sih sebenarnya oke-oke saja, apalagi jika suami seorang PNS yang memiliki gaji pasti dan kesehatan keluarganya ditanggung oleh pemerintah. Tapi bagaimana jika suami tidak punya penghasilan yang menentu? Belum lagi kebutuhan keseharian rumah tangga dan keperluan anak-anak.

Tidak hanya itu saja persoalannya, bahwa menabung juga bagian penting demi menjaga-jaga dari sesuatu yang tidak diinginkan, karena kita tidak tahu bahwa ujian apa yang akan Tuhan berikan semasa hidup, walaupun kadang manusia tidak pernah mengharapkannya.

Jadi benar kata pepatah dulu “ Sedia payung sebelum hujan.” Oleh karenya, perempuan dituntut untuk selalu kreatif membantu kebutuhan keluarga, bagaimanapun caranya. Itulah mungkin salah satu alasan kenapa Tuhan menciptakan perempuan.

Ibu rumah tangga saat ini atau biasa disebut mamah muda yang dikenal dengan generasi melenial, biasanya kebanyakan berpikir bahwa keluarga bukanlah persoalan sendiri akan tetapi persoalan bersama yang harus diurus bersama antara suami dan istri. Urusan rumah tangga suami juga berkewajiban mencuci piring, ngepel lantai rumah, atau belanja ke pasar.

Hal ini perlu diterapkan dalam rumah tangga. Jadi suami dan istri sama-sama punya tanggung jawab terhadap rumah tangga, begitu pula untuk urusan karir, sama-sama punya hak serta kewajiban yang sama.

Urusan anak, ayah dan ibunya punya tanggungjawab yang sama dalam hal mengurus dan membesarkannya.

“Mama mau kerja lagi? Bagaimana dengan anak kita Irfan yang masih kecil, ia butuh kedekatan ibunya, sedangkan ayahnya siang sudah tidak ada waktu bersamanya, kasian loh ma,”  begitu ujar seorang pria kepada istrinya sambil memasang mimik muka sedih dan kecewa saat tahu istrinya ingin bekerja.

Pria itu berpikir bahwa istrinya merasa kurang dengan uang saku bulanan yang diberikannya, padahal bukan itu masalahnya. Seorang istri yang ingin berkarir  karena ingin membantu kebutuhan rumah tangga, tidak harus bekerja di kantoran, bekerja dari rumah juga tidak masalah.

“Saya pengen bisnis online shop, papa tidak usah kawatir dengan Irfan, Ia tetap akan bersama Mama, lagian kerjaan mama kan cuma main HP doang dan menjapri setiap orang yang butuh pada jualan Mama, ya paling jauh ke kantor pos,” begitu jawab sang istri.

Mendengar itu, biasanya jarang suami yang tidak menyetujui, kebanyakan justru mendukung apa yang dilakukan istrinya.

Obrolan yang terjadi di ruang makan seketika berhenti bersamaan dengan menu hidangan makan yang sudah habis di atas piring, selanjutnya sang istri pun bergegas membersihkan piring kotor di meja makan.

Usai membereskan urusan meja makan dan dapur, tak disangka di atas meja makan yang baru saja dilap basah, terlihat ada sebungkus amplop berisi uang Rp 1,5 juta.

Terselip secarik kertas yang berisi kalimat, “Ma hanya itu yang bisa papa bantu, selebihnya papa hanya bisa berdo’a dan memberikan semangat buat mama, semoga sukses !!.”

Mata sang istri pun berbinar, rasa senang tak terhingga semakin membuatnya tambah semangat untuk usaha online shop. Dengan modal dari suaminya serta dorongan semangat, istri semakin kuat tekadnya menjual kebutuhan anak, seperti bubur organik instan, susu, dan madu anak sehat, karena itu yang memang rencananya akan dijual sang istri.

Selama satu minggu sang istri aktif berpromosi di akun facebook dan grup WhatssApp, suami pun mendapatkan respon yang positif dari teman dekat, maupun orang lain. Alhamdulillah penghasilan keluarga juga bertambah.

Percakapan di atas hanyalah contoh yang sering terjadi pada jaman sekarang ini di mana suami istri saling mendukung untuk urusan rumah tangga dan karir.

Perkembagan teknologi adalah solusi yang tepat bagi para ibu yang ingin bekerja namun tak mau keluar rumah, beberapa peluang usaha justru hanya dengan modal kecil bisa mendapat pemasukan yang tinggi.

Inilah yang disebut dengan menjadi ibu rumah tangga yang kreatif, anak terurus, tak pernah merasa kehilang kasih sayang, sebab ibunya selalu berada di dekatnya, sementara jika ingin bermain bersama ayah, maka malam merupakan waktu yang tepat.

Buat para ibu, pesan saya sebagai penulis adalah gunakan dunia online dengan baik dan bijak agar kehidupan rumah tangga bisa terjaga. Mari berbisnis di online dan berbagi kebahagian bersama keluarga.

Comments

Close Menu