Orangtua Perlu Tahu Cara Menangkal Bullying di Sekolah

0
310
Ilustrasi

Salah satu hal yang paling dikhawatirkan orangtua dari sekolah adalah bullying. Seorang anak jika dibully teman satu sekolah jangan anggap hal yang biasa. Apalagi sampai menyepelekannya dengan mengatakan “Mereka kan anak-anak.” Jika dibiarkan, bullying bisa merembet jadi perkelahian serius antar anak sehingga bisa melukai satu sama lain. Padahal, tak ada satupun ibu yang rela anaknya disakiti.

Bullying bukan saja menyangkut fisik, tapi emosi. Misalnya mengejek terus menerus yang ujungnya bikin anak menangis sampai mentalnya down.

Bunda perlu tahu bahwa banyak sekali anak-anak atau bahkan orang dewasa yang jadi korban bullying. Bahayanya lagi, bullying itu dibawa-bawa sampai dewasa. Dampaknya tentu akan jadi beban mental dan kesehatan dalam jangka panjang.

Dampaknya bisa jadi frustasi, selalu khawatir, membahayakan diri sendiri, bahkan ada yang pernah bunuh diri. Jadi, jangan sampai anak-anak Anda jadi korban bullying atau bahkan jadi pelaku bully terhadap temannya.

Melansir laman Prevent Child Abuse, berikut ini beberapa cara yang perlu diketahui orangtua dan perlu dilakukan dalam menanggulangi bullying terhadap anak di sekolah.

  1. 1. Ngobrol Secara Terbuka

Agar anak mau bercerita secara terbuka, buatlah dirinya nyaman. Sudahkah Anda membuat dirinya nyaman berada di samping Ibunya? Sebab Ia perlu merasakan kenyamanan saat merasa terancam atau jadi korban bullying.

Tanyakan kegiatannya di sekolah tanpa kesan mengadili. Dengarkan ceritanya tanpa menyalahkan. Asal anak mau bercerita secara terbuka, setidaknya itu sudah banyak membantu dirinya.

Selanjutnya, pikirkan bagaimana penyelesaian terbaik untuk masalah yang sedang anak hadapi, jangan lupa diskusikan juga dengan suami atas masalah yang sedang dihadapi ini.

  1. 2. Sekolah Harus Terlibat Memperhatikan Pergaulan Anak-anak di Sekolah

Bullying tidak akan langsung hilang. Kemauan pihak sekolah untuk mengurus masalah bullying sangatlah penting, meski bullying terjadi di luar sekolah.

Meski di luar sekolah, bullying kadang bisa bersumber dari masalah kedisiplinan di sekolah. Bagaimanapun, setelah rumah, sekolah adalah tempat yang berperan besar dalam pendidikan karakter anak. Sehingga tanggung jawab sekolah bukan hanya dalam kelas, melainkan juga pada bentuk perilaku anak sepulang sekolah hingga ia sampai di rumah dan berada di lingkungan keluarganya.

Jika anak dibully, segera sampaikan masalah ini ke sekolah agar mereka tahu dan mau terlibat mengurusinya. Jangan sampai sekolah terkesan tidak mau tahu atas masalah bullying yang sedang dihadapi anak.

  1. 3. Ajarkan Anak Nilai-Nilai Kebaikan dan Empati

 Saat masih kecil, beri tahu anak bahwa perbedaan tidaklah buruk. Latar belakang keluarga yang berbeda, budaya, membuat kehidupan semakin berwarna. Didiklah anak-anak Anda untuk bisa menghormati orang lain meski banyak terdapat perbedaan.

Ajarkan juga agar anak bisa menghormati sesama dan membela hak-hak orang lain.

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here