Pesan Seorang Suami Kepada Istri yang Butuh Liburan “Pergilah, Bu, Bahagiakan Dirimu”

0
561
istri jalan-jalan

Kesalahan umum dalam rumah tangga adalah membiarkan istri merasakan depresi akibat jenuh dan kelelahan bekerja. Seorang ibu bisa bekerja tanpa jeda hingga pusing. Saat itu terjadi, kesehatan mental menurun dan terjadilah pusing.

Banyak suami yang tak peduli dengan kondisi mental istri, membiarkannya bekerja terus tanpa diisi liburan atau momen memanjakan diri. Ini kesalahan. Bagaimanapun, seorang istri tetaplah manusia biasa yang butuh jeda dari rutinitas panjangnya.

Maka,berlibur bukan tindakan egois, liburan adalah kebutuhan demi kesehatan mental dan kejernihan pikiran. Istri butuh berlibur.

Seorang suami bernama Tomas pramukti menjadi pengecualain dari sekian ribu suami yang melarang istrinya piknik. Tomas sepenuh hati mengizinkan iztrinya pergi berlibur ke luar kota sendirian agar dapat me time.

Istri Thomas memang pergi sendirian, meninggalkan suami dan anak-anaknya. Hal itu mungkin akan dipandang sebelah mata oleh orang-orang pada umumnya. Seorang istri sekaligus ibu seorang anak pergi sendirian keluar kota bukanlah hal wajar.

Tapi tidak dengan Tomas. Ia sadar betul bahwa itrinya butuh istirahat total dari pekerjaan sehari-harinya.

Istri ini bekerja tanpa jeda, tanpa libur, dan tanpa cuti sama sekali. Sebentar-sebentar ada saja pekerjaan yang harus dilakukan di rumah. Kadang, setelah semua rutinitas dikerjakan, anak minta sesuatu yang harus dituruti.

Bagi seorang ibu, sulit sekali mendapat jeda dan memanjakan diri sendiri.

Itu sebabnya, Tomas sangat mengerti kalau istrinya perlu bepergian ke tempat yang jauh dari kehidupan sehari-harinya. Berlibur tanpa membawa beban dari rumah. Caranya pergi tanpa anak dan suami.

Tentu saja Tomas sangat percaya pada istrinya. Istrinya hanya butuh liburan dan ia membolehkannya.

Maka pergilah sang istri ke tempat berlibur meninggalkan Tomas dan anaknya. Ini jadi ksempatan mendekatkan ayah dan anaknya Tomas mengajakn sang anak untuk mencuci mobil bersama dan menikmati moment-moment berdua.

Betapa menyenangkannya saat seperti itu. Ayah dan anak jadi semakin dekat dan istri akan pulang ke rumah dengan pikiran yang lebih segar.

Tomas bilang, istrinya sangat senang jalan-jalan sendiri. Pergi ke tempat jauh dengan kereta sendirian. Itu cara istrinya menyenangkan diri.

Maka dari itu, ia tidak ingin rumah tangga menghilangkan cara-cara istri menjadi dirinya. Pernikahan tidak sebaiknya menghapus cara seseorang menyenangkan diri. Pernikahan adalah kerja sama mencapai kebahagiaan. Jika karena menikah suami melarang istri untuk ini dan itu, maka istri tidak dapat jadi diri sendiri.

Tomas malah jadi asik menghabiskan waktu berdua dengan anaknya. Ia ajak si kecil makan jajan, nonton film, nyuci mobil, main mobil-mobilan dan sebagainya.

Tapi suami seperti Tomas ini jarang sekali ya Bunda.

Suami pengertian yang mau membiarkan istri menikmati waktu sendiri tanpa beban. Kebanyakan malah membebankan pekerjaan rumah tangga dan pola asuh anak hanya buat istri.

Kalau seorang ayah yang bekerja di kantor masih punya jatah libur di hari minggu, melakukan apa saja dan menikmati liburannya. Tapi ibu, harus jaga dan urus anak 24 jam. Tak hanya mengerjakansatu tugas, tapi juga merangkap jadi dokter, koki, baby sister, tukang pijet, dan ahli gizi anak.

Kerjaan ibu selalu numpuk tanpa henti. Penting banget ngelepasas ibu jalan-jalan dan bersenang-senang di tempat yang jauh.

Buat suami, jangan nunggu-nunggu sampai istrinya kena depresi duluan. Resiko depresi ibu juga sangat tinggi. Terlebih setelah melahirkan dan merawat bayi. Resiko kena baby blues mengintai ibu-ibu.

Belajar berempati dengan perasaan istri sangat penting untuk menjaga kesehatannya. Bunda, pergilah jalan-jalan demi kebahagiaanmu.

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here