Tiga Gaya Marah Istri yang Sering Bikin Suami Bingung

Tiga Gaya Marah Istri yang Sering Bikin Suami Bingung

Istri yang sering bikin suami bingung itu masih lebih baik daripada yang tidak pernah marah sama sekali. Marah adalah tanda sayang.

Pertengkaran suami istri kadang terjadi hanya karena hal-hal sepele. Biasanya disebabkan perbedaan karakter yang berjauhan bagai langit dan bumi. Suami cuek sementara istri sangat sensitif. Komunikasi sering tidak nyambung dan kemudian meledaklah kemarahan istri. Akhirnya si istri jadi ngambek. Yuk diperhatikan lagi, apa begini gaya istri yang ngambek.

Umumnya ada tiga gaya istri yang sedang ngambek. Mungkin ada gaya lain tetapi hal itu jarang terjadi. Biasanya ada pula tiga perubahan mendadak saat istri ngambek. Terutama soal gaya komunikasinya. Cobalah mengenalinya agar tahu trik meredam kemarahan istri.

  1. Ngomongnya mendadak jadi Singkat-singkat

Umumnya istri itu cerewet dan suka banyak bicara. Tapi kalau dia mendadak jadi ngomong sepatah-patah berarti ada masalah. Pasti.

Biasanya suami yang cuek tidak peka. Memberi respon yang salah saat istri curhat mengenai sebuah masalah. Dan jadilah istri tersinggung lalu marah. Kemarahan seperti ini membuat suami bingung bagaimana cara menanggapinya.

Ditanya apapun, jawabannya singkat-singkat seperti; Ya, Enggak, Udah, atau Terserah. Sungguh, menjawab seperti ini menunjukkan tanda marah. Tidak salah lagi dia menginginkan suami menyadari kesalahannya.

Malangnya suami sering tak menyadari. Menganggap istri sedang malas bicara atau lelah saja. Suami hanya berpikir positif seperti itu tanpa menyadari ada ancaman badai amarah dari istri.

Jadi, jangan sepelekan emak-emak yang ngomongnya singkat-singkat.

  1. Tambah Cerewet. Istri Bicara Secepat Kereta Express

Istri cerewet sudah biasa. Tapi kalau cerewet selama sejam tanpa berhenti dengan kecepatan bicara yang super cepat, itu tanda marah besar. Semua unek-unek dalam hati dikeluarkan.

Padahal pemicu kemarahan biasanya hal sepele. Terkadang istri pun marah sambil mengungkit-ungkit masalah di masa lalu. Akhirnya dari satu masalah bisa menjadi sepuluh masalah. Kadang seperti itu.

Saat istri bicara secepat kereta, mungkin dengan nada yang cukup tinggi, suami tak bisa membalas. Hanya mendengarkan saja tanpa menjawab, menyela, apalagi protes. Ya sudah, dengarkan saja dengan baik sambil berharap kemarahannya segera mereda.

  1. Istri Diam dan Tak Mau Membuka Mulut

Ini model marah yang paling membingungkan suami. Seakan tidak ada cara menemukan alasan kemarahan dan penanganannya. Banyak suami yang memilih menghindari istri jika hal ini terjadi. Padahal menjauh saat istri marah adalah tindakan yang salah.

Sebab kalau istri diam-diam marah, sebenarnya dia berharap sebaliknya. Bukan didiamkan melainkan diajak bicara.

Dalam hati ia berharap suaminya berusaha mengajaknya bicara, merayu, atau melakukan usaha untuk membuatnya kembali senang. Tapi tidak banyak suami yang melakukan itu.

Suami berpikir lebih sederhana. Biarkan saja istri marah sampai beberapa jam, nanti hilang sendiri marahnya. Benar memang. Tapi hal itu tidak baik pada perkembangan hubungan pasangan.

Lebih baik mendekat ke istri dan berusaha menghiburnya. Jangan segan untuk mengatakan maaf atas sebuah kesalahan. Itu lebih baik bagi istri. Sebab diam memang tanda ia ingin diperhatikan lebih baik.

Itulah jenis kemarahan istri pada umumnya. Dalam rumah tangga, kemarahan itu biasa asal bisa dihadapi dengan baik. Marah menunjukkan adanya dinamika dalam rumah dan membuat keduanya belajar jadi lebih baik. Instropeksi kesalahan agar besok istri tidak marah lagi akibat masalah yang sama.

Lebih mengerikan kalau keduanya saling cuek mendiamkan kesalahan masing-masing. Itu tanda hubungan yang tidak harmonis. Keduanya sudah tidak peduli dengan satu sama lain. Lebih bahaya ketimbang istri yang marah.

Istri yang sering bikin suami bingung, tetapi itu masih lebih baik daripada tidak marah sama sekali. Marah adalah tanda sayang.

Comments

Close Menu