Vita Membeli Susu Untuk Semua

0
53

Vita paling suka mewarnai. Kata Ibu Guru di taman kanak-kanak kepada Bunda, Vita termasuk anak yang rajin bila ada tugas mewarnai gambar. Setiap kali Ibu Guru meminta para murid untuk mewarnai, Vita selalu bersemangat sambil berkata, “Asyiiikk…. Hari ini mewarnai lagi! Hari ini mewarnai apa Bu Guru?”

“Kita mewarnai gambar hewan yaa, anak-anak,” jawab Bu Guru.

Bunda juga selalu menyimpan hasil mewarnai Vita. Ada berlembar-lembar kertas gambar yang Bunda simpan. Bunda berpikir untuk menjadikannya sebagai sebuah koleksi.

Siang itu Vita mewarnai gambar bunga dengan duduk di lantai. Di depannya ada meja lipat kecil. Sebuah tempat crayon yang berisi 46 warna berada di samping meja. Vita dengan mudah mengambilnya.

Vita mewarnai di ruang tamu rumahnya. Karena cuaca sedang panas Vita lebih memilih di lantai, biar adem.

Selain Vita, di ruang tamu itu juga ada teman-teman Abi.

Mereka sedang mengobrol, tapi Vita tidak tahu apa yang teman-teman Abinya sedang bicarakan. Salah seorang, yaitu yang Vita kenal namanya Om Wawan, bertanya pada Vita, “Sedang ngapain Vita?”

“Sedang mewarnai Om,” kata Vita. “Ini Vita sedang mewarnai bunga matahari. Warnanya kuning sama merah. Terus ini daunnya Vita warnai hijau.”

“Oh, iya. Bagus ya,”

“Makasih, Om. Om Wawan bisa mewarnai tidak?”

“Iya, bisa dong, Vita.”

“Mau mewarnai bareng Vita, Om?”

“Boleh.”

Om Wawan lalu mengambil crayon. Ikut mewarnai gambar bunga.

“Langitnya Om warnai pakai warna biru ya.”

“Iya, Om,” jawab Vita senang.

Tak lama kemudian Vita mendengar bunyi tulalit… tulaalit…. Tuuu..la..liit… Oh, ternyata itu bunyi orang yang berjualan susu.

Mendengar itu Vita lalu memanggil Bunda yang sedang ada di dapur. “Bunda, Vita jajan susu yaa,” kata Vita sambil berjalan menemui Bunda.

“Mana? Ada yang lewat?” tanya Bunda.

“Ada, Bunda. Itu terdengar bunyinya,” jawab Vita.

“Ya, udah. Beli satu aja ya.”

“Loh, jangan cuma satu Bunda. Tapi lima.”

“Kok lima, Sayang? Buat apa?”

“Ya, buat Vita satu. Buat Om Wawan satu. Buat Abi satu. Buat temennya Abi itu ada dua lagi,’ kata Vita sambil menghitung dengan jarinya.

“Iya, anak baik,” kata Bunda sambil mengusap dan mencium kepala Vita. Setelah itu Bunda mengambil uang secukupnya dan menyerahkannya pada Vita.

Vita menerimanya dengan gembira. Lalu ia membelikan susu untuk semua yang ada di ruang tamu itu.

.

.

Nb. Cerita ini bisa Mama dan Papa gunakan untuk mendongeng pada anak sebelum tidur. Biasakan untuk bercerita pada anak ya Mama Papa. Karena sebuah cerita yang Mama Papa ceritakan pada anak, bisa membentuk kepribadian anak.

Cerita ini bermakna bahwa setiap anak harus memiliki jiwa berbagi. Tidak hanya mementingkan diri sendiri tapi juga orang lain.

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here