Waspada! Hindari Hutang Agar Keluarga Lebih Bahagia

0
182
tips bebas hutang

Kebiasaan berbelanja berlebihan yang kerapkali terjadi pada ibu rumah tangga adalah akan berdampak pada banyak-nya hutang. Hutang yang kerapkali berlanjut pada kebiasaan buruk; pertengkaran rumah tangga, gaya hidup boros, berurusan dengan debt collector, dan lainnya, dan lainnya.

Semoga Tuhan melindungi kita dari jeratan hutang, Amin.

Ketakutan yang seperti ini membuat aku lebih berhati-hati menjaga hubungan rumah tangga. Saya selalu waspada dengan perbuatan istri dalam banyak hal yang itu akan berdampak pada hidup berlebihan. Karena ujung pangkal dari semua itu bisa menjadikan keluarga terlilit hutang.

Baca juga: Ayah Bunda, Jangan Bersikap Begini, Karena Bisa Menyebabkan Anak Jadi Durhaka

Semisal isi perabotan rumah tangga, baju baru yang ia kenakan, dan kebutuhan yang lainya. Saya selalu dengan tegas bertanya, darimana asal-usul uang yang ia gunakan untuk berbelanja.

“Kok baju mama baru, kapan beli?“ tanyaku pada saat itu ketika ia mengenakan baju baru yang katanya iri pada teman-temanya di saat arisan.

“Iya Pa, kemarin saya di tawarin teman di arisan, yang lain pada beli, masak mama sendiri yang tidak beli, kan malu Pa. Bayarnya di cicil kok pa,” ungkapnya.

Perbuatan istri yang seperti ini terkadang akan berdampak pada hal yang besar, apalagi kebiasaan belanja dengan kredit. Kalaupun bunganya kecil, tapi cicilannya itu lho.. Bisa-bisa tanpa sadar jadi segede gajah.

“Ma, kebiasaan nyicil barang kayak gitu, mulai dihindari ya. Jika Papa punya uang sisa nanti kita beli cash aja. Atau banyak-banyak nabung lah buat si kecil. Ingat, kebutuhan anak makin lama makin bertambah lho…”

“Iih, Papah. Tenang tho. Kan Mama juga punya uang tabungan buat nyicilnya. Perempuan itu ya, Pa, pengennya tampil cantik. Ini juga biar Papa gak malu punya istri aku lho..”

Baca juga: Buat Para Ayah, Engkaulah Penyebab Anak Jadi Nakal atau Jadi Sholeh

Duh, kalau sudah seperti itu nampaknya perlu diubah terlabih dahulu mindsetnya. Apakah Anda juga pernah mengalami hal semacam ini?

Kalau, iya, baiknya Anda teruskan membaca tulisan ini sampai habis.

Bagaimana agar kita bisa bebas hutang?

Pertama, hilangkan perasaan susah dan sedih. Hilangkah perasaan negatif. Memang hutang akan membuat kita merasa susah, merasa terbebani, namun kita tidak boleh larut dalam perasaan itu. Hilangkan dahulu perasaan negatif dalam hati.

Kedua, rajin. Dimulai dari rajin bekerja, lalu rajin mencatat pengeluaran, lalu rajin-rajin untuk menghemat pengeluaran yang tidak perlu.

Ketiga, sedekah. Ya, memang tidak masuk akal. Lha, wong kita butuh uang kok ya malah uangnya malah disedekahkan. Ya, jangan semua disedekahkan. Tapi tetap ada porsi untuk sedekah, karena memang sedekah adalah salah satu cara untuk membuka pintu rejeki.

Baca juga: Hati-hati Gangguan Psikosomatis Pada Mamah Muda Akibat Kurang Piknik

Keempat, bayar hutang dan cicilan dengan sistematis dan cermat. Kalau hutang berhubungan dengan orang lain, dan kesulitan membayar, maka negosiasilah. Bicarakan baik-baik.

Terlilit hutang adalah ancaman. Kalau kita tidak berhati-hati maka hal ini bisa menjerumuskan ke dalam persoalan pelik yang malah membuat rumah tangga tidak bahagia.

Selalu saja setiap akhir bulan yang dingat adalah “cicilan..cicilan..cicilan…”

Duh, semoga kita dijauhkan dari hal itu.

Ingatlah doa Rasulullah SAW, “Ya Allah aku berlindung dari kesusahan dan kedukaan, dari lemah kemauan dan rasa malas, dari sifat pengecut dan bakhil, dari belenggu hutang dan tekanan manusia.”

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here