HomeLifestyle4 Tindakan Sederhana di Pagi hari Yang Membuat Anak Sulit Mandiri. Bunda, Berhentilah Melakukannya
menjadikan anak mandiri

4 Tindakan Sederhana di Pagi hari Yang Membuat Anak Sulit Mandiri. Bunda, Berhentilah Melakukannya

Semua orang tua tak menginginkan anaknya gagal mandiri di masa depan. Anak yang mandiri akan membanggakan orang tua sebab mampu bertanggung jawab atas dirinya. Ia juga akan menunjukkan kasih sayang pada orang tua di masa tua.

Tetapi pendidikan kemandirian sudah dimulai sejak dini. Terlambat menerapkan pendidikan mandiri bisa membuat anak sulit mandiri sampai dewasa nanti.

Ada 4 hal sederhana yang biasa dilakukan bunda tanpa pernah disadari, bahwa tindakan tersebut berakibat panjang terhadap kemandirian anak.

 

 

Membantu Anak Bangun Tidur di Pagi Hari Membuatnya Terus Bergantung

 

Kebiasaan membangunkan anak di pagi hari sebaiknya Anda hentikan. Bukan berarti membiarkannya bangun sesukannya sampai siang hari. Tetapi dengan mengubah pola bangun anak dari dibangunkan pada bangun sendiri.

Caranya dengan memberikan jam weker di kamar anak. jam weker dengan bentuk dan alarm yang menarik akan membuat anak bersemangat setiap kali bangun.

Ini sangat penting, sebab kehidupan dimulai sejak bangun pagi. Bangun pagi sendiri dengan penuh semangat akan membuat anak merasa nyaman menjalani aktivitas sehari-hari baik itu di sekolah maupun di rumah.

Sebaliknya, bangun pagi di bawah perintah dan ancaman orang tua akan menurunkan mood anak sejak pagi. Selanjutnya, hanya ada hari-hari beraura muram di wajah anak. Hari itu akan terasa menyebalkan dan tidak mengenakkan buat belajar.

 

Biarkan Anak Menyiapkan Sarapan Sendiri. Jangan Dibantu Terus

 

Anda bisa mulai melatih anak menyiapkan sarapan sendiri sejak berumur lima tahun. Pada usia ini anak bisa diajarkan cara mengoles selai di atas roti, membuat susu sendiri, atau bahkan membuat telur goreng.

Pada awalnya, dibutuhkan keberanian Anda untuk membiarkan anak menggenggam beberapa alat pembuat makanan. Anak bisa dikenalkan dengan kompor dan pisau. Tentu saja di bawah pengarahan dan pengawasan orang tua.

Pelan-pelan dan secara konsisten meneruskan tradisi mempersiapkan sarapan. Meski berantakan dan tidak lezat, biarkan saja. Itu akan mengajari anak untuk belajar mencipta sarapan dengan lebih baik. Anda bisa memberi petunjuk-petunjuk untuk membuat sarapan yang lezat.

 

Berhenti Menyiapkan Keperluan Sekolah Anak

 

Perlengkapan sekolah anak terkadang sangat banya. Mulai dari buku pejaran, alat tulis, seragam, sepatu, sampai kaos kaki. Ini membutuhkan perhatian waktu dan persiapan yang cukup lama.

Biarkan anak mempersiapkan peralatannya sendiri. Jangan terus dimanjakan dengan bantuan dari orang tua. Biarkan saja. Itu amat berguna untuk melatih kemandirian anak.

Jika ada buku atau alat sekolah yang tertinggal dan Bunda tahu, jangan bawakan itu ke sekolah. Pengalaman ketinggalan alat sekolah akan membuatnya belajar untuk lebih teliti dalam mengurusi kebutuhannya sendiri.

 

Jika Anak melakukan kesalahan di sekolah, biarkan guru memberinya hukuman sesuai aturan

 

Bunda tidak seharunya meminta keringanan hukuman pada guru. Jika anak melakukan kesalahan, biarlah ia dihukum. Asal masih dalam batas wajar dan aman.

Misal anak lupa menerjakan PR dan diberi tugas menulis cerita dua lembar, biarkan saja. Tidak perlu mencampuri urusan anak di kelasnya.

Keberadaan orang tua untuk urusan dia dan gurunya akan mengahalngi anak untuk tumbuh mandiri.

 

4 hal kebiasaan Bunda membantu dalam jangka pendek. Tetapi justru akan jadi bumerang bagi masa depan anak. Ia jadi terus menerus bergantung pada orang tua dan tak kunjung berani mandiri. Ini menjadi kesulitan tersendiri.

Biasakan anak untuk memulai harinya dengan mandiri. ia akan banyak belajar dari apa yang Bunda ajarkan. Ingat, hari yang indah sudah ditentukan sejak bangun pagi.

 

 

 

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *