5 Tanda Anak Mencintai Ibunya. Apakah Bunda Sudah Mengetahuinya?

5 Tanda Anak Mencintai Ibunya. Apakah Bunda Sudah Mengetahuinya?

Aku mencintai anakku.

Tentu saja. Tidak ada seorang ibu yang melahirkan anak, kemudian ia tak mencintainya. Salah satu tujuan pernikahan adalah untuk menimang anak-anak. Menumbuhkan anak hingga mereka beranjak dewasa. Ada ribuan orang menikah yang merindukan kehadiran buah hati.

Aku juga begitu. Pertama merasakan kehamilan, pertama merasakan tendangan kaki kecilnya di dalam perut, pertama mendengar suara tangisnya. Semua adalah tanda cinta seorang ibu.

Seorang anak adalah tanda cinta. Dan apa yang aku lakukan untuknya adalah sebuah ungkapan cinta. Mengusap air matanya, adalah tanda cinta padaku untuknya. Repot membersihkan ompolnya, kadang memang bikin sebel. Tapi selalu menyenangkan untuk melakukannya.

Mengganti popoknya bisa dilakukan tanpa cinta, bisa digantikan oleh orang lain, tapi seorang ibu yang pertama kali melakukannya akan terasa istimewa.

Waktu anak baru lahir, ia masih tak bisa apa-apa. Pipinya masih merah, matanya belum terbuka sepenuhnya. Ia baru bisa menggeliat, menangis kalau lapar. Namun memandang wajahnya selalu ada rasa haru. Seperti ada sebuah angin sejuk yang tiba-tiba mengalir di dalam hati. Awalnya yang sebel, capek setelah melakukan banyak pekerjaan. Seolah ada angin ribut di dalam hati, isinya cuma “kemrungsung.” Namun setelah melihat wajah anak yang tertidur pulas, entah kenapa perasan itu langsung hilang.

Angin ributnya berganti dengan angin sepoi-sepoi yang menyejukkan.

Mudah untuk tahu tanda seorang ibu mencintai anaknya. Tapi bagaimana tanda seorang anak yang juga mencintai ibunya?

Mudah bagi seorang ibu berkata, “I Love You..” tapi anak usia 6 bulan bukankah belum bisa ngomong? Ia cuma bisa “..baaa..baaa..baa…” bahasa yang susah dimengerti oleh orang dewasa. Tapi walaupun susah dimengerti, seorang ibu selalu tahu artinya. Dan hanya ibu yang mengerti.

Seorang ibu bisa membedakan “.baaaa…” yang artinya lapar. Dengan “..baaa…” yang artinya minta gendong.

Nah, sebenarnya ada lima tanda bahwa bayi Bunda itu menunjukkan tanda-tanda ia mencintai bunda lho. Apa saja? Yuk, kita simak yaa..

Pertama, lebih memilih ibunya dibandingkan orang lain. Coba deh, letakkan anak di antara Bunda dan teman Bunda. Lalu biarkan ia memilih mau ikut siapa. Nah, kalau ia memilih Bunda, itu artinya anak sudah mencintai Bunda. Dan saat ia menangis, dan Bunda gendong maka tangisnya langsung berhenti.

Kedua, ia tersenyum, mengedipkan matanya, dan mencium Bunda. Saat ia masih bayi, ia mengedipkan matanya pada Bunda. Saat ia melihat wajah Bunda, ia lalu tersenyum. Itu adalah tanda bahwa anak senang dan bahagia dengan kehadiran ibunya.

Ketiga, ingin selalu manja dan minta gendong. Usianya mungkin baru belajar berjalan, tapi ia selalu mengangkat tangannya. Minta gendong. Ia selalu merasa nyaman dalam gendongan ibunya.

Keempat, usianya yang sudah masuk fase merangkak. Lalu Bunda melatih anak untuk merangkak. Tak berapa lama, ia selalu menuju arah Bunda. Saat ia sudah berjalan, ia selalu mengikuti kemana Bunda pergi. Itu adalah tanda bahwa Bunda adalah tujuan hidup si kecil.

Kelima, menangis saat Bunda meninggalkannya. Bayangkan kejadian ini. Dan mungkin Bunda mengalaminya. Anak sedang bermain di dekat Bunda. Tak berapa lama Bunda berdiri meninggalkannya. Hanya untuk ke dapur. Eh, tak dinyana anak malah menangis. Padahal dapur dan dia jaraknya cuma 5 meter saja. Inilah tanda cinta anak pada ibunya. Ia tidak mau jauh dari orang yang ia sayangi.

Itulah tanda-tanda seorang anak mencintai ibunya. Ada banyak tanda lainnya.

Tahukah Bunda, bahawa hadiah yang paling bermakna untuk si kecil adalah dengan menunjukkan bahwa orang tuanya saling mencintai satu sama lain. Ketika ia merasakan cinta kedua ornag tuanya, ia akan bisa memberikan cinta yang sama pada keluarganya.

Nah, semoga ulasan yang sederhana ini bermanfaat yaa Bunda.. 🙂 Jangan lupa bagikan tulisan ini agar banyak bunda yang terinspirasi…

Oh, iya kalau ingin membaca ulasan tentang mendidik anak cerdas sejak dini, silahkan bisa baca saja disini yaa.. 13 Tips Anak Cerdas

Happy parenting yaa.. ^_^

Oleh: Rini Kusuma, asal Jogja.

—-

Yuk, Follow Juga Line@ Tutur Mama, untuk mendapatkan berbagai artikel menarik lainnya. Klik aja disini Tutur Mama. 

Comments

Redaksi Tutur Mama

Persmebahan dari redaksi untuk para orang tua dimana saja. Dan kapan saja.
Close Menu