Danau

7 Danau Eksotis untuk Destinasi Wisata Libur Lebaran

Diposting pada

Tuturmama ─ Indonesia terkenal dengan objek wisatanya yang memanjakan mata, salah satunya adalah danau. Danau merupakan daerah perairan yang terbentuk secara alami, berupa genangan air yang sangat luas. Danau juga bisa disebut sebagai telaga, situ, ataupun tasik.

Berada di antara lempeng Eurasia dan Indo-Australia membuat Indonesia memiliki deretan danau yang terbentuk di sekitar pegunungan.

Danau-danau tersebut tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Ada yang letaknya strategis dan mudah dijangkau, ada juga yang letaknya di pelosok dan sulit terjangkau.

Menjadi salah satu negara yang dilewati garis khatulistiwa membuat keindahan danau di Indonesia tidak kalah dengan danau di luar negeri. Danau-danau di negara yang terletak di antara dua benua dan dua samudera ini memiliki daya tarik khas yang mampu menarik wisatawan.

Berdasarkan cara terbentuknya, danau terbagi menjadi tujuh jenis. Yaitu danau tektonik (terbentuk akibat penurunan muka bumi karena pergeseran atau patahan), danau vulkanik (terbentuk akibat aktivitas guung berapi), danau tektovulkanik (terbentuk akibat percampuran aktivitas tektonis dan vulkanis), danau karst (terbentuk akibat terjadinya erosi atau pelarutan pada batu gamping), danau glasial (terbentuk akibat mencairnya/keringnya daerah es yang kemudian terisi air, danau bendungan alami (terbentuk akibat lembah sungai terbendung oleh aliran lava saat erupsi), dan danau buatan (terbentuk akibat aktivitas manusia).

Danau menawarkan keindahan alam dengan sensasi damai. Sesuai untuk mereka yang ingin mencari ketenangan dan melepas penat. Banyak masyarakat lokal yang memilih danau sebagai destinasi wisata saat libur, terutama saat libur lebaran. Yaitu waktu libur panjang yang bisa dihabiskan bersama keluarga.

Lantas, danau mana saja yang cocok untuk destinasi wisata saat libur lebaran? Berikut rangkumannya!

Danau Satonda

Adalah danau air asin yang terletak di tengah-tengah pulau Satonda dan termasuk ke dalam wilayah Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat. Luasnya sekitar 335 meter persegi dengan kedalaman 85 meter.

Termasuk danau vulkanik karena terbentuk akibat dari letusan Gunung Tambora pada 1815. Letusan gunung tersebut menyebabkan tsunami hebat sehingga air laut terperangkap di Pulau Satonda dan membentuk sebuah tasik indah yang dikelilingi tebing dan bukit.

Bukit dan tebing di sekitarnya membuat pesona danau ini tak terelakkan. Sehingga nampak seperti ‘Surga Tersembunyi’. Cocok sebagai tempat menghabiskan waktu bersama keluarga sembari menikmati matahari tenggelam.

Danau Kelimutu

Merupakan cekungan yang terletak di puncak Gunung Kelimutu. Terdapat tiga cekungan dengan nama Tiwu Ata Mbupu, Tiwu Nuwa Muri Koo Fai, dan Tiwu Ata Polo. Ketiganya terkenal karena dapat berubah warna, dari hijau ke biru atau dari hitam ke merah.

Hal tersebut yang menjadi daya tarik bagi wisatawan lokal dan asing. Air yang bisa berubah warna merupakan fenomena alam yang langka, unik, dan menarik.

Ada dinding kawah dengan ketinggian sekitar 35 meter yang memisahkan ketiga cekungan tersebut. Air yang terdapat pada kawah Tiwu Nuwa Muri Koo Fai merupakan parameter penting dalam menentukan status aktivitas bencana.

Perubahan dari warna hijau menjadi putih menandakan meningkatnya aktivitas Gunung Kelimutu. Perubahan warna tersebut tergantung pada aktivitas vulkanis yang terjadi.

Situ Cileunca

Berlokasi di Desa Wanasari, Kecamatan Pangalengan, Bandung, Jawa Barat. Situ ini memiliki keindahan alam yang mampu menenangkan hati dan pikiran. Belum lagi suasana menyejukkan yang dapat mengembalikan mood.

Di malam hari, situ ini menawarkan suasana romantis dan eksotis yang dapat dinikmati dengan cara berkeliling menaiki perahu atau pun berjalan di sekitarnya sambil menikmati pemandangan.

Tidak hanya itu, objek wisata ini juga menawarkan rafting dan camping ground. Jika tidak menyukai kedua aktivitas tersebut, kamu bisa menikmati suasana di kebun stroberi dan arbei yang ada di sana.

Situ Patengan

Situ Patengan atau Situ Patenggang ini cocok untuk tempat berlibur bersama keluarga maupun pasangan. Letaknya yang berada di ketinggian 1.600 meter di atas laut membuat situ ini memiliki suasana alam yang sejuk dan alami. Sejauh mata memandang, warna hijaulah yang akan menyapa.

Ada banyak pohon yang mengelilingi situ ini, sehingga siapa pun yang datang dapat merasakan udara segar yang menenangkan jiwa. Selain itu, di sekeliling situ ini juga terdapat cagar alam dan kebun the yang memanjakan mata.

Melihat potensi alam yang menakjubkan dari tempat ini membuat perhutani menjadikan Situ Patengan sebagai objek wisata pada tahun 1981 hingga sekarang.

Situ ini berlokasi di kawasan objek wisata alam Bandung Selatan. Tepatnya di Jalan Raya Ciwidey, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Danau Toba

Tempat yang tersohor karena cerita rakyat berjudul Legenda Danau Toba dan Pulau Samosir ini memiliki pemandangan yang indah. Berdasarkan legenda, tempat ini dulunya adalah sebuah daratan.

Namun, berdasarkan letak geografisnya, tempat ini terbentuk karena aktivitas vulkanis. Danau Toba mendapat predikat sebagai danau vulkanis terbesar di dunia dengan luas sekitar 1.130 kilo meter persegi.

Genangan air yang amat luas ini terletak di kaldera Gunung Supervulkan yang ada di bagian tengah pulau Sumatera  Utara.

Telaga Warna

Adalah salah satu objek wisata yang berada di kawasan Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Telaga ini merupakan destinasi wisata andalan Kabupaten Wonosobo.

Namanya sesuai dengan wujudnya. Telaga ini kadang berwarna hijau dan kuning kadang berwarna-warni seperti pelangi. Fenomena alam tersebut terjadi karena air di telaga mengandung sulphur cukup tinggi sehingga air telaga tampak berwarna warni ketika tertimpa cahaya matahari.

Selain menikmati keindahan telaga, wisatawan juga dapat menikmati beberapa Gua di sekitar telaga. Seperti Gua Semar Pertapaan Mandalasari Begawan Sampurna Jati, Gua Sumur Eyang Kumalasari, dan Gua Jaran Resi Kendaliseto.

Keberadaan Telaga Warna Dieng ini tidak hanya bermafaat bagi wisatawan sebagai tempat liburan, tetapi juga bermanfaat bagi masyarakat sekitar. Penduduk di sekitar menggunakan air dari telaga ini sebagai sumber irigasi untuk mengairi tanaman kentang yang merupakan komoditas utama di kawasan Dieng.

Telaga Menjer

Telaga ini juga berlokasi di kawasan Dataran Tinggi Dieng. Tepatnya di Desa Maron, Kecamatan Garung, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.

Berada di kaki pegunungan Dieng dan terletak di ketinggian 1.300 mdpl, telaga ini menyajikan pemandangan Gunung Prau. Telaga dengan kedalaman 45 meter ini tergolong ke dalam danau vulkanik karena terbentuk dari letusan Gunung Pakuwaja.

Sebelum terjadi letusan, tempat ini dulunya adalah sebuah mata air. Sama dengan Telaga Warna, Telaga Menjer juga bermanfaat bagi masyarakat sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Air.

Pengunjung bisa menikmati keindahan telaga ini dengan menggunakan perahu getek ataupun perahu kayuh dengan biaya 15.000 rupiah.

Itulah danau-danau di Indonesia yang bisa menjadi destinasi wisata libur lebaran untuk menghabiskan waktu bersama keluarga atau pasangan.

Sumber Gambar: farm8.staticflickr.com

Spread the love