HomeLifestyle7 Langkah Ampuh Menghadapi Suami Yang Suka Marah

7 Langkah Ampuh Menghadapi Suami Yang Suka Marah

Suatu hal yang pasti terjadi dalam hubungan rumah tangga adalah pertikaian, setiap pertikaian selalu melahirkan masalah yang berkepanjangan yang membuat keluarga kita akan berantakan, sehingga banyak korban yang berceceran termasuk anak kesayangan.

Menjalin hubungan berumah tangga memang tak seindah dan seromantis masalalu, sang istri yang pendiam dan sedikit jutek selalu mendapat perhatian yang menggoda, akan tetapi ketika sudah berumah tangga keadaan bisa saja berubah, suami yang baik tiba-tiba jadi pemarah dan lain sebagainya.

Bagaimana solusi yang terbaik agar supaya seorang istri tetap bisa menjalani hidup yang harmonis penuh cinta, di saat suami kita sering marah-marah, mungkin di sebabkan oleh pekerjaan yang melelahkan, maupun pikiran biaya sekolah anak. perhatikan 7 langkah dibawa ini:

  1. Tidak Melawan

Ketika suami kita sedang marah istri harus mempu memberikan siasat agar supaya kita tidak marah-marah. Jangan pernah melawan ketika suami sedang marah, apabila istri juga ikut bermain api, maka di jamin suasana bukan tamba redah justru akan berujung pada kebakaran besar keluarga.

Sebab itu cara yang tepat menghadapi suami yang lagi marah di rumah adalah tidak melawanya, itu langkah pertama.

  1. Lebih Baik Mendengarkan Apa Yang Ia Bicarakan

Langkah yang kedua ketika menghadapi suami yang sering ngomel terus tiap hari di rumah pasti bukan tanpa alasan, terkadang ia hanya butuh teman curhat tapi tidak tega menceritakanya pada keluarga akibatnya ia seringkali meluapkan rasa sedihnya pada keluarga.

Tugas istri jika kejadianya seperti itu, lebih baik istri harus mendengarkan apa yang ia bicarakan dan perhatikan dia ngomel apa saja. Sebab dengan menjadi pendengar yang baik disuasana lagi panas adalah lebih baik.

  1. Memberikan Suasana Yang Tenang

Berikutnya keluarkan jurus andalah sebagai seorang perempuan, atau istri. Yaitu bisa mengunakan naluri hati yang bisa membuat suami lebih tenang, yaitu menciptakan suasana yang bisa membuat ia nyaman.

Menrayunya dengan apa yang ia suka, dan keluarkanla kata-kata manis yang membuat ia terasa terhormat, dan pernah sekali lupa dalam sehari dengan mengunakan kata “Aku sayang Ayah.”

  1. Jangan Pernah Sungkan Minta Maaf

Langkah yang keempat, jangan pernah merasa canggung maupun sungkan pada suami apabila kesalahan ini bermula dari seorang istri. Bersegera untuk minta maaf pada suami agar suapaya ia berhenti marah.

  1. Berusaha Menyesuaikan

Kelima, berikan ia kehendak untuk berpendapat panjang lebar sampai merasa puas, turuti apa yang ia mau, apalagi persoalan ini benar-benar nyata dari keluarga kita, hal itu bisa membantu meredam kemarahan suami di rumah.

Dengan berusaha untuk menyesuaikan ini akan bisa memberikan pembelajaran buat sang istri bahwa sesungguhnya perbuatan tidak selamanya benar dimata perempuan, terkadang lelaki tetep juga butuh penghargaan atas jerih payah-nya seharian kerja dengan meneteskan keringat pahit, walaupun itu hanya berupa pujian.

  1. Menghindari Obrolan Yang Berpotensi Konflik

Yang keenam ini penting, jangan pernah seorang istri untuk selalu memberikan obrolan pada suami yang hal itu memicu terjadinya konflik yang membuat suami marah. Lebih baik istri selalu membicarakan hal yang bisa membangun keluarga harmonis dan bercerita tentang masalalu yang indah.

Dengan begitu suami dengan sendiri akan sadar bahwa didalam keluarganya sedang terjadi masalah yang harus bisa di hadapi ia dengan istri tercinta. Tak harus spontan, tegas dan lugas pada suami ketika ada masalah.

  1. Di Selesaikan Dengan Kepala Dingin

Yang terkahir ketuju adalah, setiap peristiwa dan persoalan yang menghadang keluarga kita adalah jalan menuju pada perbaikan keluarga. Hal ini bisa di hadapi dengan kepala dingin dan komunikasi yang baik dan lembut.

Ajaklah suami untuk bicara baik-baik, bisa di sofa maupun sebelum tidur di ranjang akan lebih baik. Apalagi suami lagih letih dan capek. “Where there’s a Will, there’s a Way”

 

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *