7 Tindakan Ini Menunjukkan Anak Tengah Berkembang. Jangan Dimarahi

7 Tindakan Ini Menunjukkan Anak Tengah Berkembang. Jangan Dimarahi

Pada masa tumbuh kembangnya, anak-anak akan jadi manusia paling rewel di mua bumi. Terkadang hal itu amat mengkhawatirkan bunda dan berkahir dengan larangan atau ungkapan marah.

Tetapi, tidak semuanya patut dimarahi. Sebab di amsa berkembang, tingkah anak yang unik, tanpa jeda adalah tanda bahwa dirinya tengah berkembang. Melarangnya berarti menghambat proses perkembangan anak. Ada beberapa hal yang sebaiknya tidak anda marahi, tetapi diberi jawaban yang membuatnya lega.

 

  1. Saat Anak Banyak Bertanya

Di usia emas, saat anak sudah bisa berkomunikasi dengan baik dan banyak bergerak menjelajahi ruang, ia akan banyak bertanya. Apa saja yang memantik rasa penasaran anak itu dari yang dilihat, didengar, dirasakan.

Masa itu memang akan sangat merepotkan orang tua sebab berbagai pertanyaan meluncur dari mulut si kecil.

Anda tidak perlu marah meski merepotkan. Jangan marah sebab membuatnya jadi tidak berkembang. Membatasi pengetahuan yang seharusnya ia miliki. Kalaupun anda benar-benar tidak tahu, ajak anak mencari tahu bersama di buku maupun internet.

 

  1. Saat Anak Menangis

Semua anak kecil pernah menangis. Ada yang sering, ada yang jarang. Tetapi pada dasarnya, menangis merupakan tindakan wajar dari setiap anak. Jangan marahi atau mengatakannya cengeng dan lain sebagainya.

Luangkan waktu untuk mendengar keinginannya. Lalu, temukan solusi.

 

  1. Saat Anak Bilang Tidak

Apakah anak harus selalu menuruti perintah orang tua? Bolehkah anak berkata tidak?

Menurut para psikolog, setiap anak berhak berkata tidak. Melarangnya mengatakan tidak akan membuat anak jadi sosok yang terlalu penurut tanpa mempedulikan jenis perintah tersebut. Pendeknya, anak berhak berkata tidak dan Anda tidak seharusnya marah apalagi sampai mengatainya anak durhaka.

Toh tidak semua perintah itu benar-benar penting, bukan? Namun jika perintah itu menyangkut sesuatu yang memang benar benar penting tetapi anak malah berkata tidak, berilah pengertian bahwa pekerjaan itu amat penting dan harus ia lakukan.

 

  1. Saat Anak Berisik

Biasanya, anak berisik tanpa mengenal waktu. Mereka bisa saja berisik dalam rumah pada jam istirahat. Tentu itu agak mengganggu.

Tetapi masa kanak-kanak adalah masa bermain dan setiap anak bisa saja tertawa atau bernanyi, atau bikin keributan, kapan saja. Biarkan anak menikmati masa bermain sebelum habis ditelan usia yang terus bertambah.

 

  1. Saat Anak Berbuat Salah

Jangan marah saat anak berbuat kesalahan. Apalagi pada masa pertama saat ia beru muali mempelajari banyak hal baru. Jika anak melakukan kesalahan, berilah kesempatan kedua agar ia belajar menjadi lebih baik.

Marah karena anak berbuat salah akan membuatnya menghindar dan memilih tida bisa agar tidak kena marah.

 

  1. Saat Anak Menyimpan Rahasia

Anak juga berhak memiliki rahasia yang hanya diketahuinya sendiri. Apalagi, seiring bertambah usia, dunianya tidak saja berputar antara dirinya dengan keluarga, melainkan juga teman dan guru-gurunya di sekolah.

Memilik rahasia adalah hak anak, jadi, jika ia tidak mau membuka rahasianya, jangan marah. Yang harus orang tua lakukan adalah memastikan jika anak melakukan sesuatu yang benar dan berada dalam lingkungan yang baik. Tetapi bukan dengan cara-cara memaksa seperti membuka buku harian anak.

 

  1. Saat Anak Marah

Anak juga memiliki perasaannya sendiri. Ia bisa saja marah atau kecewa pada orang tuanya sendiri. Apabila anak marah pada Anda dan Anda sadar salah, jangan langsung marahi anak.

Terkadang, norma kepantasan melarang anak untuk marah. Padahal ia berhak untuk itu. Membatasi anak dari ekspresi marah dan jengkel akan menghambat proses pembelajaran emosi yang seharusnya ia pahami di usia dini. Agar kelak, ia sudah bisa mengendalikan berbagai jenis emosi secara baik.

 

Oke, Bunda, kurangi marah-marah sama anak, ya.

anak susah makan

 

 

Comments

Close Menu