Anak Saya Takut Gelap, Apa yang Harus Dilakukan?

Anak Saya Takut Gelap, Apa yang Harus Dilakukan?

Saya sedang di ruang keluarga membacakan buku cerita untuk anak saya yang masih batita saat mati lampu itu terjadi. Tiba-tiba, tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. (eh, memangnya mati lampu ada pemberitahuannya ya… Hihihi)

Beberapa saat sebelum mati lampu, saya sedang menujukkan gambar-gambar hewan yang jadi ilustrasi buku.

“Bundaaaaa…..” anak saya kaget.

Tangannya meraba-raba, berusaha memegang bagian tubuh saya. Sesaat saya perlu menyesuaikan diri juga. Saya tetap berada di tempat. Menyesuaikan pandangan.

“Bundaaaa…”

“Ndak apa-apa, bentar yaa..” saya peluk anak saya. Meletakkannya dalam pangkuan saya. Sembari tangan mencari-cari hape yang tadi saya letakkan di samping.

“Tenang yaa, ini Bunda lagi nyari senter yaa..”

Akhirnya ketemu. Hapenya ternyata saya duduki. Tidak terasa tadi.

Saya nyalakan. Wajah anak saya yang ketakutan dan hampir nangis jadi nampak lucu.

“Takut yaa? Kenapa kok takut? Kan ada Bunda..”

Bunda..

Pernah mengalami hal serupa? Saat mati lampu, gelap, dan anak ketakutan?

Saya kira hampir semua bunda akan mengalaminya ya? Kecuali memang rumahnya tidak pernah mati lampu. Hehehe.

Ya, wajar kok bila anak takut dengan gelap. Nah, kali ini saya ingin berbagi tentang mengatasi rasa takut pada anak.

Misalnya saja bila anak takut pada gelap, Bunda daripada berkata, “Udah besar kok takut gelap sih?” lebih baik diganti dengan “Gelap ya, Nak. Kenapa takut?” Nah, dari pertanyaan itu Bunda bisa mendengarkan alasan-alasan si kecil takut. Lalu bisa melakukan langkah tepat untuk mengatasinya.

Itu juga menunjukkan bahwa Bunda berempati pada anak. Tidak merendahkan anak hanya karena ketakutannya.

Bunda juga bisa lho, sambil menanamkan nilai keimanan. Misalnya saja walaupun gelap tetap ada Tuhan yang selalu ada. Tuhan adalah yang Maha Melindungi. Sehingga selain mengatasi rasa takut anak, Bunda juga bisa menanamkan nilai keimanan.

Lalu yang paling penting nih, Bunda.. hentikan kebiasaan untuk menakut-nakuti anak. Seringkan kita dengar ada ibu yang bilang gini, “Hiii.. nanti kalau nakal diculik hantu lho…”

Stop it..!! (Bahasa inggrisnya bener gak nih…:D

Hindarkan juga anak dari pengalaman yang menakutkan. Jauhkan anak dari film-film bertema kekerasan, buku tentang hantu, ataupun cerita seram, yang bisa membangkitkan imajinasi anak ketika sudah berada di bawah selimut. Jangan pula menjadikan monster, hantu, penculik, dan sejenisnya, sebagai ancaman, bila anak tidak mau menuruti perkataan Bunda.

Jadi, bila anak takut gelap yang harus dilakukan adalah berikan ketenangan pada anak. Berikan kenyamanan dan dorong anak perlahan-lahan agar lebih berani. Carilah aktivitas yang menyenangkan saat mati lampu. Misalnya saja dengan menyanyi dalam gelap.

Bunda, bila ingin tahu juga cara mendidik anak cerdas sejak dini, bisa juga kok baca ulasannya disini yaa 13 Tips Anak Cerdas.

Happy parenting yaa… ^_^

Comments

Redaksi Tutur Mama

Persmebahan dari redaksi untuk para orang tua dimana saja. Dan kapan saja.
Close Menu