Anak yang Percaya Diri Akan Berhasil Raih Masa Depannya

Anak yang Percaya Diri Akan Berhasil Raih Masa Depannya

Jika anak percaya diri, ia akan mampu meraih kesuksesan di masa depan. Yakinlah bund, percaya diri adalah kualitas terpenting yang harus dimiliki seorang anak. Anak yang percaya diri biasanya mampu beradaptasi dengan cepat. Dia akan mampu menaklukkan berbagai kesulitan di masa depan. Maka, jangan anggap anak yang percaya diri sebagai anak yang tidak mengerti sopan santun.

Jika anak Bunda seorang pemalu, mulailah latih dirinya untuk jadi berani. Tampil di depan banyak orang dengan percaya diri. Mampu bersosialisasi dengan orang lain dengan baik. Hal itu sangat berguna bagi masa depannya.

Nah, jika anak Bunda adalah seorang pemberani dan percaya diri, maka hal itu baik adanya. Tidak perlu marah jika anak menampilkan keberanian di hadapan orang dewasa. Jangan melarangnya banyak bicara di hadapan teman-temannya.

Itulah cara seorang anak yang memiliki kepercayaan diri menampilkan diri kepada dunia. Dia siap menantang dunia yang keras. Dia siap berjuang demi keberhasilan dirinya.

  • Anak yang percaya diri akan berani mengambil sikap dan memutuskan pilihan meski dalam keadaan rumit.

Hanya anak dengan kepercayaan diri yang baik mampu bersikap dan memutuskan pilihan. Ini bukan kemampuan yang dimiliki semua anak. Anak yang tidak percaya diri akan memilih ikut keputusan orang lain.

Misalnya saat sedang bermain, anak yang percaya diri tahu di mana tempat semua anak bisa bermain dengan senang dan aman. Ia mampu mengambil keputusan dan menentukan tempat terbaik untuk bermain.

Ia yakin atas pertimbangan yang dimilikinya. Jika sudah terbiasa mengambil keputusan sejak kecil, sampai besar ia akan mampu mengambil keputusan terbaik bagi diri dan orang-orang di sekelilingnya.

  • Bekal percaya diri menjadikan anak mampu memandang kehidupan dengan optimis.

Di zaman yang menuntut persaingan, optimisme adalah bekal penting mengarungi kehidupan. Sekarang saja begini, apalagi sepuluh atau dua puluh tahun ke depan. Anak-anak harus mampu bersikap optimis.

Optimis sangat dibutuhkan untuk mencapai mimpi. Kemerdekaan dimulai dari cita-cita optimistis para pendiri bangsa. Pernikahan Anda dimulai dari optimisme suami untuk meminang Bunda. Maka anak juga harus optimis untuk meraih mimpi-mimpinya.

Dan anak akan optimis hanya jika ia percaya diri. Ia yakin bisa meraih pendidikan setinggi mungkin meski saat ini tinggal di desa. Ia yakin akan cita-citanya menjadi seorang dokter walau ayah dan ibunya seorang petani. Tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini.

Meski teman-temannya menertawakan cita-citanya, ia tetap yakin pada mimpinya. Tidak ada satu orang pun yang mampu menggoyangkan keyakinannya. Ia tahu ia bisa menggapai bintang di langit. Ia yakin mampu menjadi orang berhasil di masa depan.

Itu baik adanya. Dukung keyakinannya. Jangan patahkan apalagi ditertawakan.

  • Anak yang percaya diri mau belajar dari kesalahan dan mendengarkan orang lain.

Tidak semua orang mau mendengarkan orang lain. Kebanyakan lebih suka membicarakan dirinya. Padahal mendengarkan orang lain memiliki fungsi ampuh dalam pergaulan. Dan hanya orang percaya diri yang mau mendengarkan orang lain dengan baik.

Dia tidak khawatir orang lain akan terlihat lebih pintar dari dirinya. Sebab ia percaya pada kemampuan yang dimiliki.

Ia suka mendengarkan orang lain.sebab mengerti, dengan mendengar akan mendapat banyak ilmu baru. Anak yang percaya diri selalu berusaha mendapat ilmu pengetahuan baru untuk meningkatkan kualitas dirinya.

Ia menyadari kelemahan yang dimilikinya, sehingga terus berusaha menjadi lebih hebat. Mendengarkan adalah salah satu caranya meningkatkan kualitas diri. Ia suka bertemu orang baru dan mendengar kisah mereka.

Ingat, senang bicara berarti mengulangi apa yang ia tahu. Tetapi mendengarkan berarti tambah tahu hal-hal baru. Anak yang percaya diri tahu kapan harus bicara, kapan harus mendengarkan.

Comments

Close Menu