Beruntunglah Orang Tua yang Memiliki Anak Aktif Bergerak. Itu Tanda Anak yang Cerdas dan Bahagia

Beruntunglah Orang Tua yang Memiliki Anak Aktif Bergerak. Itu Tanda Anak yang Cerdas dan Bahagia

Selama ini anak yang aktif seringkali dianggap bandel, nakal, dan suka bikin rusuh. Orang tua kelimpungan untuk menenangkan anak yang sehari-hari selalu bergerak semaunya keman ia mau. Saking kesalnya, orang tua kadang perlu menjitak anaknya.

Ya, anak yang nurut dan pendiam selalu saja dianggap lebih baik. Unggul dalam kecerdasan kognitif dan akan meraih kesuksesan di sekolah. Padahal hal itu tidak benar.

Anak yang aktif dan selalu bergerak bukanlah tanda dirinya nakal dan bandel atau cap lainnya. Justru, orang tua harus merasa beruntung jika memiliki anak aktif yang terus bergerak.

Menjadikan Anak Lebih Cerdas

Gerakan terus menerus tanpa henti seperti anak tidak mengenal lelah baik untuk kecerdasan otak anak. Dengan terus bergerak, anak akan mengenal kontrol terhadap tubuhnya sendiri.

Bergerak aktif juga melatih motorik kasar dan halus yang sangat baik untuk perkembangan otak anak.

Konsultan anak menganjurkan setiap ibu untuk mendorong anaknya bergerak aktif. Jika anak memang tergolong aktif, maka tugas ibu bukan menghentikannya. Melainkan mengarahkan gerakan anak pada gerakan yang perlu dan tidak.

2. Mengenal Banyak Hal dan Banyak Orang

Dengan banyak bergerak, anak akan memiliki pengalaman lebih banyak ketimbang anak pendiam pada usia yang sama. Pengalaman yang banyak membantu seorang anak untuk tumbuh besar dengan pengalaman masa kecil yang memuaskan.

Konsultan Goodstart Early Morning, Sally Fitzgerald, mengatakan kalau anak yang suka menjelajahi banyak tempat baru cenderung lebih lincah menyelesaikan tugas-tugas di sekolah atau di rumah.

Kemampuan anak dalam berbahasa dan menjalin komunikasi dengan orang lain juga akan terus meningkat seiring dengan berbagai tempat baru yang ia datangi.

Pengalaman membuatnya mengenal dunia beserta lingkungan sosialnya.

3. Penjelajah Selalu Ceria dan Bahagia

Jika selama ini gerakan anak hanya berlari dalam rumah atau mengganggu ibu yang tengah masak, beri ruang yang lebih sesuai. Misal dengan mengenalkan anak pada olahraga seperti berlari atau bermain sepak bola.

Gerakan aktif sesuai tempat akan membuat anak lebih bahagia. Di tempat berlari, anak bisa memacu adrenalin sekuat ia bisa. berlari sampai lelah sehingga hasrat aktifnya terpuaskan.

Itu membantu seseorang merasa bahagia dan mengurangi depresi.

Comments

Close Menu