Bunda, I Love You

0
611

Ungkapan cinta selalu terasa istimewa. Apalagi bila ia terucap dari seseorang yang juga kita sayangi. Ungkapan cinta yang seperti itu, selalu menghadirkan sebuah rasa haru. Sebuah rasa bahagia yang tak bisa dikatakan. Sebuah ketenangan dalam hati.

Ungkapan cinta, sesederhana apapun itu, seperti sebuah oase di tengah keringnya kesibukan pekerjaan rumah tangga ataupun kantor.

Ungkapan cinta bisa bermacam-macam, namun yang paling istimewa tetaplah apabila ungkapan cinta itu dikatakan. Ya, kita bisa mengungkapkan cinta dengan berbagai hal; dengan bingkisan, dengan perhatian, ataupun dengan memasak makanan yang enak. Namun cinta tetaplah perlu dikatakan.

Nah, bayangkan bila ungkapan cinta itu datang dari seorang anak yang baru berusia 2,5 tahun. Mungkin kalau yang berkata suami, sudah biasa ya. Sudah wajar, walaupun tetap saja istimewa. Namun bila seorang anak usia 2,5 tahun yang kalau ngomong saja masih terbata-bata, bisa mengungkapkan cinta kepada bundanya. Ungkapan cinta yang paling istimewa datang bukan dari pasangan, namun datang dari buah hati.

Ya, kata cinta yang dikatakan oleh anak kita.

Suatu siang, saat saya sedang memasak di dapur, Raihan –anak saya yang berusia 2,5 tahun itu- tiba-tiba mengucapkan, “Bunda… I love you.”

Saya kaget. Tapi juga senang.

“I love you too, Raihan,” jawab saya.

Ia tertawa hingga kelihatan giginya yang mulai gigis sedikit. Saya peluk dan cium pipinya. Ia menggeliat. Lalu pergi beranjak ke teras.

Saya selesaikan masakan saya. Lalu menyusul Raihan di teras depan. Ia tampak bermain bersama anak-anak tetangga sebelah.

Tak berapa lama, datanglah Eyangnya. Raihan menyambut Eyangnya, sambil berkata, “Eyang.. I love you.”

Eyangnya cuma tertawa. Tak berapa lama saya lihat juga ia bicara hal yang sama kepada ibu temannya yang datang menjemput anaknya.

Saya jadi curiga. Ternyata semua orang yang datang Raihan akan berkata kepadanya “I love you.”

Oalah.. Raihan.. Raihan.

Setelah usut punya usut, ternyata anak saya cuma menirukan sebuah video yang ia tonton di Youtube pada hape saya. Ini saya ketahui saat ia minta diputarkan sebuah video berulang-ulang, di video itu ada ekspresi lucu kartun yang mengucapkan “I love you.” Raihan tertawa menontonnya. Berkali-kali. Diulang-ulang terus. Akhirnya ia fasih menirukannya, dan ia katakan pada semua orang.

Saya tertawa. Ternyata saya ke-Ge-eR-an. Hehehehee…

Baiklah, Nak… Semoga kelak saat kamu mengerti kalimat “Bunda, I love you,” kamu katakan kepada Bunda dengan tulus ya Nak.

Bunda akan menantikannya.
.

.
Oleh: Ana Rosdiana, Asal Banyuwangi Mamanya Raihan

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here