Cara Menemani Orang Berduka Cita

Published by Kennissa Ajeng Satiti on

Tuturmama – Jauh, sebelum menjadi seorang ibu, saya pernah membaca beberapa kalimat sederhana tapi membekas yang tidak akan pernah saya lupakan soal kesedihan dan cara menemani orang berduka cita.

“Ketika seorang perempuan kehilangan orangtua, rasanya sangat berat. Kehilangan suami, lebih berat lagi. Kehilangan anak, jauh lebih berat lagi. Itu adalah cobaan terbesar bagi seorang ibu.”

Bahkan ketika belum menjadi ibu pun, saya merasa kalimat tersebut benar adanya. Ketika sudah menjadi ibu, lebih terasa lagi.

Sekitar seminggu yang lalu, salah seorang sahabat terdekat sejak saya kuliah, memberi kabar duka. Anak bayinya yang lahir prematur meninggal dunia setelah berjuang di NICU selama tiga puluh tiga hari.

Sebagai sahabatnya, saya ikut merasa hancur. Masalahnya, ia dan suami sudah menantikan kehadiran buah hati setelah hampir enam tahun menikah. Berbagai upaya sudah mereka lakukan ketika akhirnya sahabat saya dinyatakan hamil di awal tahun ini, ia sempat mengadakan syukuran juga.

Bayangkan bagaimana hancurnya hati sahabat saya ketika anak yang telah ia nanti-nanti kehadirannya sudah lahir tapi hanya tinggal selama tiga puluh tiga hari bersama orangtuanya. Itupun mereka tidak bisa menggendonya, tidak bisa menyusui langsung, dan memeluk.

Masih Hidup, Bayi Dibuang dalam Kantong Plastik

Selama tiga puluh tiga hari, bayi mungil itu harus menghabiskan waktunya di NICU. Sahabat saya baru bisa menggendong setelah bayinya sudah tiada, gendongan yang pertama dan terakhir.

Saya Tidak Mengalami Maka Saya Memahami Cara Menemani Orang Berduka Cita

Saya masih bisa melihat postingan Instagram terakhir sahabat saya yang menggambarkan rasa syukurnya. Ketika ia akhirnya bisa hamil dan usia kandungannya sudah menginjak tiga puluh minggu. Sama sekali ia tidak menyangka bahwa sekitar satu minggu setelah ia mengunggah postingan tersebut, bayinya harus lahir prematur.

Saya memang tidak mengalami cobaan yang ia hadapi. Namun, sebagai sahabat, saya ikut merasakan kesedihan, hancurnya hatinya, dan kekecewaannya yang mendalam. Saya juga sejak awal sudah memikirkan cara menemani orang berduka cita.

Dari sejak bayinya berpulang sampai sekarang, saya selalu memantau keadaannya via Whatsapp karena tidak ingin ia menyakiti diri sendiri di tengah dukanya. Tinggal di kota yang berbeda membuat kami harus cukup puas untuk curhat lewat perantara media sosial.

Hati saya semakin hancur ketika sahabat saya menangis pada saya, menceritakan betapa beratnya bertemu orang-orang. Bahkan keluarga terdekat sekalipun di hari-hari pertama bayinya meninggal.

Memetik Hikmah Kematian Eril, Menghadapi Kematian Mendadak Anggota Keluarga

Ia berujar bahwa hampir semua yang datang takziah ke rumahnya melontarkan komentar senada, “Kenapa kok bisa meninggal? Kecapekan, sih, pas hamil emang makan apa, sih, kok bisa begini jadinya? Kasihan, mana udah nunggu lama, emang kehamilannya ga dijaga, ya? Nggak apa, nanti dapet yang lebih sempurna lagi.”

Bayangkan mendapat komentar seperti itu ketika sedang berduka kehilangan seorang anak. Belum lagi semua tamu yang datang bahkan meminta sahabat saya untuk tidak sedih dan segera bangkit untuk melanjutkan hidup.

Cara Menemani Orang Berduka Cita dengan Baik

Memang, pada akhirnya kita harus melanjutkan hidup dan mencoba berdamai dengan kenyataan. Namun, apakah itu merupakan cara menemani orang berduka cita yang benar?

Pantaskah hal itu kita katakan kepada orang yang sedang berduka?

Apa sih yang bisa kita lakukan untuk membantu mereka yang sedang kehilangan supaya mereka tidak tambah sedih dengan kata-kata kita?

Hindari Toxic Positivity

Pernah dengar istilah toxic positivity kah, Ma? Kurang lebih itu adalah istilah untuk menggambarkan keadaan ketika kita memaksakan diri sendiri atau orang lain untuk bersikap positif.

Kematian Anak dan Penyesalan Seorang Ibu

Memang, bersikap positif dan optimis itu penting dalam hidup. Namun merasa sedih, marah, kecewa, stress, frustasi, tertekan, dan sederet perasaan negatif lainnya itu juga manusiawi. Itulah yang membuat kita jadi manusia seutuhnya.

Ketika seseorang sedang kehilangan, apalagi seorang ibu yang sedang berduka karena kehilangan anaknya. Sebisa mungkin hindari menggunakan kata-kata yang terkesan memaksanya untuk melupakan kesedihannya.

Tentu wajar untuk berduka. Biarkan mereka berduka karena itu adalah masa ketika mereka sedang mencoba menerima kenyataan. Butuh waktu untuk bisa melanjutkan hidup lagi. Jangan memaksa mereka untuk segera bangkit.

Dengarkan Mereka

Selanjutnya cara menemani orang berduka cita yang baik adalah dengan tidak banyak bicara. Ingat bahwa tidak semua orang yang menceritakan masalahnya pada kita itu minta solusi, Ma. Seringnya orang bercerita hanya untuk mengeluarkan beban di hatinya dan supaya mereka bisa belajar menerima kondisi mereka saat ini.

Ada yang pernah bilang, “Don’t give a lecture to someone who needs a hug.”

Makan Bayam, Janin Mati dalam Kandungan

Setelah memikirkannya lagu, rasa-rasanya kalimat tersebut benar adanya. Ketika sedang terkena musibah, kita sebetulnya hanya butuh seseorang mendengarkan dan memeluk, bukan setumpuk nasihat.

Biarkan mereka bercerita, jangan memotongnya untuk menambahkan komentar yang tidak perlu. Jangan lupa untuk memeluk mereka untuk menyatakan bahwa kita ada untuk mereka.

Pikirkan Lagi Apakah Kata-kata Kita Benar-benar Menghibur

Orang yang sedang berduka atau tertimpa musibah itu bisa sangat sensitif, loh, Ma. Kata-kata kita yang dalam keadaan biasa tidak akan menyakiti hati mereka, bisa jadi racun jika kita ucapkan di tengah suasana duka.

Salah satu kalimat dari yang paling menghancurkan hati sahabat saya adalah, “Nanti dapat ganti yang lebih sempurna.”

Sahabat saya marah. Baginya, bayinya sudah sempurna. Tidak ada yang salah dengan anaknya. Meski jika ia akan hamil lagi sekalipun, tidak ada yang akan bisa menggantikan bayinya karena semua anak tercipta berbeda dengan keunikan masing-masing.

Percaya Mitos, Siapa yang Salah?

Maka itu, Ma, hati-hati dalam memilih kata ketika kita menghibur mereka yang sedang berduka. Perhatikan cara menemani orang berduka cita agar tidak justru menyakiti mereka.

Hindari Rasa Ingin Tahu Berlebihan

Mungkin mama penasaran, mengapa seorang ibu bisa sampai kehilangan anaknya secara tiba-tiba. Namun, jika sang ibu belum siap membagikan cerita dukanya, maka sebisa mungkin hindari mengorek-ngorek lebih jauh, ya, Ma!

Bisa jadi pertanyaan-pertanyaan kita justru akan membuat mereka teringat lagi pada momen-momen traumatis dalam hidup. Akan terasa kurang pantas jika kita membombardir mereka yang tengah berduka dengan segudang pertanyaan, “Mengapa?” yang sebetulnya jawabannya tidak relevan dengan kehidupan kita sendiri.

Temani Mereka dalam Duka

Hal yang bisa membuat orang merasa tidak sendirian di tengah duka adalah ketika mereka bisa menemukan seseorang yang ada bersama mereka dalam kesedihan. Temani mereka di saat-saat sulitnya adalah cara menemani orang berduka cita yang baik.

Bayi Meninggal karena Ibu Melahirkan Sendiri

Jika memungkinkan untuk bertemu secara langsung, sempatkan untuk memeluk karena sebuah pelukan bisa jadi obat bagi mereka yang membutuhkan. Biarkan mereka menangis sampai puas, minta mereka untuk meluapkan semua emosi yang terpendam.

Jika perlu, ajak ke pantai yang sepi untuk bisa berteriak sepuas-puasnya. Menangislah bersama mereka, berteriaklah bersama mereka. Dampingi mereka melampiaskan emosi sampai semua “racun” kesedihan itu keluar dari tubuh.

Pada akhirnya, tidak ada yang bisa kita lakukan untuk mengurangi duka cita seorang ibu yang kehilangan anaknya. Hal yang bisa kita lakukan hanyalah mendampingi mereka di tengah pekatnya duka dan berempati. Itulah cara menemani orang berduka cita yang baik dan benar.

Sumber Gambar: freepik.com


0 Comments

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

dhankasri hindisextube.net hot bhabi naked rebecca linares videos apacams.com www tamilsexvidoes lamalink sexindiantube.net chudi vidio sex mns indianpornsluts.com hd xnxxx shaving pussy indianbesttubeclips.com english blue sex video
savita bhabhi xvideos indianxtubes.com xxx bombay live adult tv desitubeporn.com mobikama telugu chines sex video indianpornsource.com video sex blue film sex chatroom indianpornmms.net old man xnxx aishwarya rai xxx videos bananocams.com sex hd
you tube xxx desixxxv.net xossip english stories sanchita shetty pakistaniporns.com mom sex video cfnm video greatxxxtube.com sex marathi videos mmm xxx indianpornv.com sexxxsex xvideosindia indianhardcoreporn.com ajmer sex video