Cara Tepat Mengatasi Prustasi Pada Anak Yang Di Sebabkan Orang Tua

Cara Tepat Mengatasi Prustasi Pada Anak Yang Di Sebabkan Orang Tua

Kata siapa anak tidak bisa stres dan prustasi. Bagaimana kita bisa tahu bahwa anak itu bisa mengalami stres apalagi memikirkan ketidak nyamanan pada dirinya? Tentunya bagi bunda yang tidak biasa dengan anak akan merasa susah mengenalinya, sebab tidak seperti orang dewasa pada biasanya. Maka hati-hati pada anak, perlakukanla dengan baik.

Untuk menjawab pertanyaan diatas terkait ketidak tahuan anak ketika sedang mengalami stres , maka perhatikan pola hidupnya yang bisa-biasa saja, tidak seperti biasanya yang selalu aktif, dan prestasinya akan menurun itu jelas. Sebab anak sudah tidak nyaman dan tidak mempunyai semangat untuk belajar. Hal itu butuh perlakukan yang cepat tanggap dari orang tua.

Bagaimana Cara Kita Bisa Memperlakukanya?

Tanamkan Rasa Percaya Diri

Memberikan pembelajaran percaya diri pada anak dari sejak dini adalah penting untuk di berikan. Sebab anak butuh dukungan yang kuat untuk menghadapi persoalan yang akan ia hadapi sesuai dengan perkembangan usia.

Kitapun mengalami setiap usia yang di alami anak akan mengalami masa transisi yang sulit kedepan, sehingga dukungan serta memberikan kepercayaan padanya adalah wajib, supaya ia tidak stres.

Berikan Kebebasan Untuk Mandiri

Memberikan kebebasan pada anak untuk memilih hal yang ia suka adalah penting. Penyebab anak mengalami stres penyebabnya tak lain adalah mereka terlalu di tekan dan di paksa untuk melakukan kegiatan yang tidak ia suka dan mengekang kebebasan untuk mencoba, sebab orang tua kerapkali gunda dan kawatir.

Tugas orang tua hanya di butuhkan memberikan dukungan yang kuat pada pilihan anak. sebab anak juga mempunyai batas yang tidak bisa di jangkau oleh pemikiranya, maka jangan di paksa dan berikan anak untuk berkembang dengan yang ia cita-citakan.

Jauhkan Dari Tindakan Menuntut

Orang tua jangan terlalu menuntut untuk keberhasilan anak. sehingga hal ini membuat anak akan bereaksi berlebihan sampai larut malam belajar diatas tekanan, akan tapi ternyata anak tidak mampu untuk melakukanya, sehingga berakibat pada sikologinya. badanya menurun, dan mudah sakit.

Justru yang terjadi akhirnya membuat anak cenderung prustasi dan depresi tinggih, apabila gagal pada apa yang ia target ditambah tekanan orang tua.

Tidak Boleh Pilih Kasih Pada Anak

Sikap membedakan pada anak dapat saja terjadi karena perbedaan cara memperlakukanya. Setiap anak butuh perhatian yang sama, dan perlakuan kasih sayang . jika orang tua selalu membedakan perlakuan maka yang terjadi di kemudian ia akan mudah cepat cemburu. Sehingga ia akan mendapati tekanan batin pada anak. maka hal itu perlu di hindari orang tua.

Memberikan Kebutuhan Pada Anak

Pemenuhan kebutuhan anak dapat di lakukan misalnya ketika si anak pengen piknik bersama keluarga. Akan tetapi pada kesempatan yang sama sebelum berangkat orang tua akan mengagalkannya karena acara yang mendadak, hal itu membuat anak akan shock dan marah. Tugas orang menjelaskan penyebab di gagalkanya liburan dengan baik dan juga menggantinya kemudian hari.

Hindari Pertengkaran Keluarga

Paling banyak dampak terjadinya stres pada anak adalah konflik keluarga. Untuk mengurangi stres pada anak adalah orang tua harus bisa mengendalikan pertikain di depan anak. sebab anak tidak akan merasa nyaman dan tertekan jika terjadi pertikain apalagi sampai pada proses penceraian. Maka hindari pertikaian keluarga dan ciptakan suasana yang nyaman di dalam keluarga.

Comments