DI DALAM HAL MENGURUS ANAK SIFAT ORANG TUA TIDAK BOLEH BERBEDA, JIKA TIDAK INGIN BERAKIBAT FATAL PADA ANAK

0
116

Di dalam rumah tangga yang saya jalani, mempunyai dua sisi pola pikir yang berbeda, ibarat dengan ilmu Cina Yin dan Yang, ada panas ada dingin. Hal itu ternyata tak saling melengkapi satu sama lain di dalam hal merawat anak. perilaku saya yang memanjakan, dan suami yang keras sama anak menimbulkan efek yang luar biasa. Kecenderungan anak sangat Angkuh atau keras kepala.

 Memiliki anak yang keras kepala tentu membutuhkan kesabaran ekstra, namun sebagai orangtua Anda memiliki peran besar dalam mengarahkannya kepada hal-hal yang positif.  Selain tips di atas, Anda juga bisa meluangkan waktu untuk mendengarkan keinginan mereka dan cobalah mencari waktu yang paling tepat ketika ingin menasihatinya.

Saya bersama suami terkadang kesulitan banget, kadang pernyataanya, dan perilakunya tidak bisa di kendalikan dengan baik. Saya mencoba untuk selalu intropeksi, dan bersepakat untuk mencari jalan terbaik untuk anak-anak.

Kita sepakat, saya harus selalu bersikap halus pada anak, termasuk ayahnya, Cuma ia tetap harus menjadi pribadi yang bijak dan tegas. Setiap masalah tidak diselesaikan dengan bentakan atau teror yang kemudian bisa menyebabkan anak justru kehilangan mental yang bagus.

Banyak hal yang saya lakukan kemudian, mulai dari memperlakukanya dengan sekedarnya, dan ayahnya memberikan motivasi hidup secara agama. Karena dengan ajaran agama moral intelektual akan bisa terbangun serta moral sosial dipahami.

Anda juga bisa memfasilitasi hobi mereka sebagai media untuk menyalurkan bakat dan potensi yang mereka miliki.  Sangat penting bagi Anda untuk menerapkan pola asuh yang terbaik, sehingga mereka bisa berkembang menjadi pribadi yang sehat.

Berikut berapa cara terbaik menghadapi anak yang keras kepala sebagaimana pengalaman pribadi saya pada Firman anak Tuggal yang sangat saya cintai, setidaknya bisa membantu mendorong anak kita lebih baik, dan di banggakan orang tua dan orang lain.

Setidaknya ada lima hal yang saya lakukan buat Anak saya hingga berubah total pada sikapnya, diaranya :

Biasanya anak yang keras kepala belajar dari pengalaman, sehingga ketika hanya diberi penjelasan dengan kata-kata mereka cenderung tidak begitu saja mau menerimanya.  Sebagai contoh ketika Anda mengatakan bahwa jangan bermain di dekat kompor karena panas dan berbahaya, maka dia perlu membuktikannya dengan merasakan sensasi panas di dekat kompor.

  • Anak yang keras kepala akan lebih menyukai penguasaan yang lebih, sehingga Anda tidak perlu terlalu banyak menyuruhnya namun cukup dengan mengingatkannya.
  • Anda bisa memberikan pilihan kepada anak daripada memerintahkannya, karena kemungkinan besar perintah Anda akan ditolak.  Dengan memberikan pilihan kepada anak, mereka akan merasa diajak mengambil keputusan sehingga merasa lebih bertanggungjawab atas apa yang sudah dipilihnya tersebut.
  • Hindari untuk memaksakan keinginan kita kepada mereka karena hal itu justru akan membuat mereka semakin menentang.  Jalin komunikasi yang baik, walaupun tentu butuh kesabaran besar untuk menghadapinya, apalagi jika mereka mengajak berdebat.
  • Cobalah untuk memberikan kebebasan akan dirinya sendiri namun tetap berada dalam batas kewajaran, selama hal itu tidak membahayakan mereka.

Semoga tulisan ini bisa membantu kita di dalam hal menyikapi banyak perilaku yang akan berdampak buruk pada perkembangan anak kita yang lebih panjang, dengan harapan yang dalam bisa membuat anak kita berbakit kepada kedua orang tuanya, bermanfaat buat orang lain, Agama, dan Negaranya.

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here