Gizibon yang Menambah Hangatnya Santap Bersama

0
431
abon ikan tuna gizibon

Sejak dulu saya suka makan lauk abon. Setiap kali datang waktu makan saya ambil nasi dan menaburkan abon di atasnya, rasanya jadi spesial, nafsu makan jadi bertambah. Saya dapat menyantap nasi dengan lebih semangat berkat taburan abon di atas nasi yang hangat.

Sejak kecil, orangtua menyediakan abon di atas meja makan agar saya semangat makan. Tak dinyana, gara-gara abon saya jadi punya badan yang berisi, gemuk sedikit. Hehe.

Sampai sekarang kebiasaan ini masih berlanjut. Ada banyak hobi yang sudah tidak saya lakukan, tapi hobi makan dengan abon masih terus berlanjut. Saya dapat menjadi begitu sentimentil saat tidak ada abon di atas meja makan. Perkara abon ini memang tergolong filosofis dalam hidup saya.

Sampai kini saya memang makan abon. Selain enak, abon praktis menjadi teman makan yang lezat. Tidak merepotkan sama sekali bagi orang-orang yang sibuk seperti saya dan istri. Sudah praktis, tapi lezat.

Ada beragam abon di dunia dari abon sapi, tongkol, ayam, lele, ikan lain, dan tuna. Semuanya enak buat saya. Semuanya selalu berhasil menambah nafsu makan.

Entah mengapa, saya begitu lebay membicarakan abon. Mungkin sama dengan emak-emak yang menggemari satu merk fashion tertetentu atau yang jadi penggemar artis korea.

Menurut saya abon yang pantas disebut enak terdiri dari beberapa syarat.

Pertama tekstur yang lembut.

Bagi saya, tekstur ini penting sekali. Abon sapi misalnya, punya tekstu yang kasar dan sulit ditelan. Proses pengunyahan di mulut cukup lama dan menempel di dalam mulut. Memang enak, tapi sungguh merepotkan.

Kedua bau.

Beberapa abon ikan masih saja bau amis. Ini benar-benar mengurangi selera sebab saya tidak suka amis. Menurut saya, produsennya tidak memperhatikan orang-orang yang tak suka amis. Padahal, bisa saja abon tidak amis meski terbuat dari ikan.

Sayang sekali kalau gara-gara bau amis lalu orang meninggalkan ikan. Kandungan protein ikan sangat baik untuk kecerdasan, utamanya kecerdasan anak. Baiknya, setiap anak mengonsumsi ikan agar kecerdasan otaknya meningkat. Rahasia kecerdasan orang jepang terletak pada pemilihan makanan, yaitu ikan.

Abon menjadi solusi bagi yang enggak suka amis ikan tapi pengin mendapat kebaikan ikan. Tidak semua abon ikan. Tapi abon ikan yang saya coba pantas dicoba.

Nah, kemarin saya baru coba abon ikan tuna. Ternyata rasanya menarik. Berbeda dengan abon sapi yang teksturnya kasar karena campuran bawang goreng, abon ikan tuna memiliki tekstur lembut seperti abon ikan lain.

Warnanya juga coklat keemasan yang berarti diproduksi dengan cara yang benar dan berkualitas.

Selain itu, tidak ada bekas minyak yang menempel di dinding kemasan. Perlu dicatat, jika ada minyak di bungkus abon, itu menunjukkan proses pengeringan yang tidak sempurna. Abon seperti ini tidak direkomendasikan buat Bunda.

Oke, abon ikan tuna ini lembut sekali. Kelembutan ini memudahkan saya menelan abon teersebut. Mudahnya, tidak ngganjel di mulut  atau tenggorokan. Namun anehnya, meski mudah ditelan rasanya masih tertinggal di mulut sampai beberapa menit.

Gurih, manis, asin, lezat.

Ah, ya. Abon ikan tuna yang kami konsumsi bernama Gizibon. Memang produk baru yang sedang naik daun di kancah kuliner nusantara. Produk ini saya pikir pantas dicoba karena rasa yang lezat dan bergizi.

Soal kemasan, abon ini dikemas dengan baik dalam box kardus berawarna biru. Nampaknya sengaja dikemas dengan rapi agar bisa dikirim ke berbagai daerah dan dirasakan semua orang di semua tempat.

Hmm, pengemasan yang menarik.

Soal rasa, Gizibon tidak perlu diragukan. Abon Gizibon bisa jadi teman makan keluarga di rumah ya. Apalagi kalau Ayah dan ibunya pekerja keras yang selalu sibuk bekerja dan hanya punya waktu sedikit buat masak, sediakan Gizibon di rumah.

Kini saatnya Anda yang merasakan kesenangan itu. Segera sediakan Gizibon di meja makan Anda. Cek pemesanannya disini. 

gizibon abon ikan tuna

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here