Hai Ayah, Jangan Sibuk Terus Sama Kerjaan. Luangkan Waktu Buat Main Sama Anakmu

Hai Ayah, Jangan Sibuk Terus Sama Kerjaan. Luangkan Waktu Buat Main Sama Anakmu

Ayah, kenapa sibuk terus sama kerjaan? Keluarga memang tahu kalau ayah sedang sibuk nyari nafkah buat keluarga. Tapi anakmu ini lagi aktif banget. Dia sedang menjelajahi dunia yang baru dikenalinya ini. Dia lagi suka bermain. Dia butuh teman bermain yang bisa membuatnya tambah bahagia. Dan teman itu adalah ayahnya.

 

Ayah, jangan lupa sama keluarga ya. Sesibuk apapun ayah bekerja, sempatkan waktu buat nemenin anakmu. Meskipun Ibu selalu hadir, tapi kehadiran ayah sangat berarti bagi anak.

 

Ayah adalah sosok tauladan yang mengajarkan keberanian dan tantangan. Berkat ayah, anak mempelajari cara menjadi lebih berani.

 

Bukankah keberanian sangat penting untuk masa depan anak?

 

Dengan keberanian, anak akan mampu menaklukkan berbagai tantangan dan masalah. Dengan keberanian, anak bisa meraih banyak cita-citanya. Dengan keberanian, tidak ada satu pun halangan yang akan membuat anak takut. Dia akan berhasil mengarungi samudra.

 

Tapi itu bisa terjadi kalau ayah selalu ada buat anak. Anakmu akan belajar banyak dari ayah.

 

Sayang ayah selalu sibuk dengan pekerjaan. Kerja dari pagi sampai malam. Waktu pagi berangkat duluan dan pulang paling terakhir. Tiap pulang ayah kelihatan lelah. Muka cemberut dan tidak tersenyum. Mana berani anak mengajak ayah bermain.

 

Iya, anakmu mengerti kalau ayah bekerja keras seharian. Ayah lakukan itu semua demi keluarga. Demi ibu dan anak-anak.

 

Tapi apa ayah rela, kalau masa kecil anakmu lewat tanpa moment bersama ayahnya. Kalau itu terjadi, maka hanya ada ibu, ibu, dan ibu. Hanya ibu yang akan si kecil ingat sampai besar nanti.

 

Anak hanya akan berterimakasih pada ibu sebab ayah selalu pergi. Sebab ayah tidak pernah ada buat anak.

 

Jangan anggap sepele waktu bersama anak. Ayah diam saja melihat anak duduk manis di depan tv. Anak diam saja melihat anak bermain bersama ibu.

 

Bari ketika anak terlihat nakal, ayah langsung marah-marah. Jadi, ayah hanya mau menunjukkan kemarahan pada anak. Hanya mau muncul ketika anak bandel dan butuh teguran keras.

 

Jadilah ayah terlihat seperti monster menakutkan bagi anak. Tidak pernah muncul dengan senyuman, dan hanya bisa marah-marah. Anak mana yang akan mencintai ayahnya yang hanya bisa marah.

 

Tunjukkanlah kasih sayangmu pada anak dengan senyuman yang tulus. Ajak mereka bermain bersama di halaman rumah. Lebih hebat lagi jika ayah mau mengajak tamasya. Jalan-jalan di kebun binatang menunjukkan gajah atau jerapah pada anak.

 

Siapa yang tak senang memiliki ayah demikian. Ayah yang mau mendidik anaknya dengan cinta dan kasih sayang.

 

Waktu terus berjalan dan tak akan pernah kembali lagi. Jangan sampai ayah menyesal mengabaikan masa kecil bersama anak.

 

Mereka selalu butuh sosok ayah yang hebat. Sehari saja dalam satu minggu, ajaklah anak bersenang-senang. Akan sangat indah melihat ayah dengan anaknya tertawa bersama. Akan sangat indah jika ayah mau berbagi cerita pada anaknya.

 

Jika ayah sering bersama anak, dia tahu siapa ayah terbaik sedunia. Dia akan mengenang ayahnya sampai dewasa sebagai sosok panutan yang selalu dirindukan.

Jadi, luangin waktu ya, ayah.

 

Ayah punya pengaruh sangat besar dalam hidup anak. Bagi perempuan akan menjadi sosok lelaki idaman di masa depan. Bagi anak laki-laki akan jadi sosok pria panutan saat dewasa kelak. Itu terjadi saat ayah sering bersama anak.

 

Bermain bersama anak adalah cara mensyukuri titipan Tuhan yang telah diberikan. Anak adalah titipan Tuhan. Maka, jangan sia-siakan.

 

Bermainlah bersama anak sekarang juga. Bayangkan betapa bahagianya anak yang punya waktu bermain bersana ayah dan ibunya. Sebab tiap kali bermain bersama ibu, dia bertanya kemana saja ayahnya pergi.

 

Anak selalu merindukan sosok ayah. Jadi luangkanlah waktu bermain bersamanya.

 

Comments

Close Menu