Ini tho, Ternyata Manfaat Bayi Memasukkan Tangan ke Mulutnya…

1
665

Bayi itu nampak lucu. Pipinya gembul. Orang-orang yang melihatnya pasti akan langsung mencubit pipinya itu. Menggemaskan.

“Ciluk.. Baaa…” goda ayahnya.

Bayi itu tersenyum. Geli. Mungkin karena melihat wajah ayahnya yang di imut-imutkan. Atau bisa juga karena heran, wajah ayahnya bisa tiba-tiba menghilang. Lalu muncul lagi sambil nyengir. Ia ikutan nyengir.

“Ciluukkk… Baaa….”

Bayi itu tertawa lagi. Tangannya sambil digoyang-goyangkan. Ingin meraih wajah ayahnya.

Tak berapa lama. Saat Ayahnya bosa bermain cilupbaa, bayi itu memasukkan tangannya ke mulut.

“Eitss.. Jangan ya,” kata Ayahnya sambil tangan mungil si bayi dari mulutnya.

“Kotor. Nanti sakit lho..”

Tapi si bayi tak mau dengar. Ia ulangi lagi. Ia masukkan tangannya yang terkepal. Ia gigiti.

“Jangan ya, Nak…”

Si bayi tetap tak mau dengar. Ia masukkan lagi tangannya ke dalam mulut.

*****

Bunda.. pernah punya kejadian serupa? Apa yang akan Bunda lakukan bila melihat bayi Bunda memasukkan tangan ke mulutnya?

Apakah Bunda akan bersikap seperti ayah di atas? Melarang anak untuk melakukannya?

Nah, tahukah Bunda bahwa ternyata kegiatan itu punya tujuan yang sangat penting bagi pertumbuhan anak. Ya! Memasukkan tangan ke mulut, yang menurut kita adalah hal “jijik,” bagi bati ternyata sangat bermanfaat bagi tumbuh kembang anak.

Hehehe.. baru tahu? Sama dengan saya dong.. 😀 Mungkin bunda juga baru tahu alasan ilmiahnya yaa..

Seperti yang dikatakan oleh dr. Luh. Karuni Wahyuni, bahwa mulut merupakan jendela dunia bagi bayi.

“Mereka mengenali lingkungan melalui rongga mulutnya. Rongga mulut bayi mengandung sistem saraf yang berfungsi untuk menerima stimulus,” katanya.

Nah, beliau mengatakan lebih lanjut manfaat memasukkkan tanga ke dalam mulut, yaitu:

Pertama, pada saat memasukkan tangan ke mulut, bayi akan belajar mengenal anggota tubuhnya sendiri.

“Oh, iyaa.. aku punya tangan nih,” begitu mungkin pikir bayi Bunda. “Loh, ditanganku ini ada jarinya tho? Loh, tanganku ada dua..” 

Kemudian saat di usia 5 bulan, bayi mulai memasukkan kakinya ke rongga mulut dan tahu bahwa dia memiliki kaki di ujung tubuhnya. Lalu ada anggota tubuh lainnya di pinggir kanan dan kiri badanku. Lewat kegiatan itu bayi belajar mengoordinasikan tangan untuk masuk ke mulut, bukan ke arah lain.

Kedua, refleks muntah pada bayi itu ada di depan mulut.

Pada saat bayi memasukkan tangan ke mulut secara tidak langsung dia menekan refleks muntahnya ke belakang.

Jadi meski sering ditemukan bayi dengan gejala muntah atau mual setelah memasukkan tangannya ke mulut, itu tidak apa-apa karena itu adalah prosesnya. Dari situ dia akan terus mencoba lagi beberapa saat kemudian, terus menerus hingga akhirnya refleks muntahnya pindah ke belakang.

Ketiga, ini karena alasan bahwa mulut adalah jendela dunia bayi, maka memasukkan tangan ke mulut dirasakan bayi sebagai kegiatan yang nyaman dan membuatnya merasa aman lho..

Keempat, pada saat tangan masuk ke mulut, bayi akan melakukan proses eksplorasi. Maka lidah dan rahangnya akan bergerak. Itu merupakan langkah awal untuk mulut menerima stimulus, sebagai pondasi untuk perkembangan berikutnya.

Kelima, jika kegiatan ini sering dilakukan, maka rongga mulut bayi akan terbiasa dengan adanya benda padat. Dengan berekplorasi, biasanya air liur akan keluar dengan sendirinya. Hal ini menjadi dasar menuju perkembangan berikutnya, menuju padat.

Jadi, Bunda sebenarnya tak perlu khawatir saat bayi memasukkan tangan ke mulutnya.. ^_^

Yang perlu Bunda lakukan, hanyalah memastikan saja bahwa tangan dan kaki si kecil itu bersih, sehingga ia aman saat memasukkan tangan ke mulutnya ya Bunda.. 🙂

Jadi makin tahu nih ya Bund… ^_^ Semoga ulasan saya yang sederhana ini bermanfaat yaa Bunda.. hehehe..

Oh, iya.. bila bunda kesulitan saat menghadapi anak susah makan, bunda bisa kok cari tahu tipsnya juga disini Tips Agar Anak Lahap Makan

Happy parenting yaa… ^_^

Oleh: Rini Kusuma, Asal Jogja

Comments

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here