Memberikan Gadget Pada Anak Sama dengan Mengorbankan Masa Depannya

0
88
kecanduan gadget

Semakin hari semakin banyak orangtua yang ngasih gadget ke anaknya. Meski masih usia 6 atau 7 tahun, si anak diperbolehkan menggenggam gadget selama berjam-jam setiap hari. Orangtua menganggap ini wajar sebab kebanyakan anak memang pegang gadget saat ini.

Meski banyak anak pegang gadget, bukan berarti ini benar. Anak-anak sebaiknya tetap tidak diberikan gadget saat usianya masih di bawah  12 tahun. Bahaya, tentu saja.

Gara-gara pegang gadget, kesehatan, mental, seta kecerdasan anak akaan banyak sekali terhambat. Ini serius. Distraksi tekhnologi jelas-jelas membuat anak susah fokus dan susah belajar.

Apa Bunda mau mengorbankan masa depan anak?

Mari kita bicarakan bahaya memberi gadget pada anak.

Akademi dokter Amerika menjelaskan bahwa anak di bawah usia 2 tahun belum boleh menggenggam gadget, usia 3-5 tahun hanya boleh pegang gadget selama satu jam, anak 6 sampai 18 12 tahun hanya 2 jam.

Lebih dari waktu yang dianjurkan, akibatnya buruk bagi anak.

  1. Perkembangan otak terhambat

pada usia 0-2 tahun berjalan sangat cepat. Anak bisa sangat cerdas atau sebaliknya bergantung pada lingkungan di sekitar. Pendeknya, anak akan menangkap semua gejala yang ada di sekitar.

Stimulasi dar gadget dan tekhnologi lain akan menghambat perkembangan kognitif anak. Membuat proses belajar anak jadi sulit, sulit mandiri, tidak semangat, dan kecanuan teknologi.

Mungkin anak akan diam dan tidak rewel saat diberi gadget, tapi ini jangka pendek. Janga panjanganya sangat merugikan. Kuatkan hati Bunda untuk tidak memberi gadget pada anak.

  1. Terhambatnya tumbuh kembang anak

Anak yang sedang tumbuh seharusnya banyak bergerak kesana-kemari. Tapi sebab gadgt, aktifitas fisik anak jadi berkurang drasti sehingga memengaruhi proses perkembangan fisik.

  1. Kurang tidur

Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa sebanyak 90% anak usia 9-10 tahun di Amerika kini kekurangan waktu tidur. Ini disebabkan karena penggunaan gadget tanpa pengawasan ketat orangtua.

Di malam hari saat waktunya tidur, anak bermain gadget sampai dini hari. Efek radiasi gadget membuat anak semakin susah tidur.

  1. Kecanduan

Efek kecanduan pada gadget ini yang akan semakin menyulitan Bunda untuk mengajak anak belajar. Jika sudah kecanduan, anak hanya akan meminta gadget lagi dan lagi.

Dia mungkin malas belajar sebab tahu lebih asik main gadget. Jelas saja asik, tetapi bikin anak enggak cerdas.

  1. Malas

Apa lagi yang Bunda takutkan selain anak malas? Malas blajar, malas membantu orangtua, dan malas bergaul dengan teman-teman sebayanya. Semua itu karena anak menggenggam gadget terlalu lama.

Sekilas, gadget dapat mengurangi beban Bunda mengurus anak, ia jadi tidak rewel, anteng, dan Bunda bisa mengerjakan banyak pekerjaan lain.

 

Tapi bagaimana dengan kecerdasannya, kelincahannya, serta kemampuannya menyerap pelajaran. Padahal masa anak merupakan masa terbaik untuk belajar. Kemampuan anak dalam menyerap pelajaran sangat baik sehingga dia bisa jadi anak cerdas apabila lingkungan di sekitarnya mendukung.

Tapi kalau dibiarkan sendirian dengan gadget di tangan? Apa jadinya coba, pasti sangat berbahaya.

Oleh sebab itu, yuk Bunda, jangan biarkan anak menggeggam gadget kelamaan. Masa depan anak lebih penting dari sekadar anak tidak rewel karena betah ngeliatin gadget.

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here