Amankah Menitipkan Anak di Daycare?

Published by Sofia Grace on

Tuturmama – “Hah? Kamu menitipkan anak di daycare? Tempat penitipan anak? Kok kamu tega sih, Lan?”

Pertanyaan mbak Indah, tetangga depan rumahku, membuatku tergelak.

“Memangnya kenapa, Mbak?” balasku balik bertanya. “Kan anggap saja seperti sekolah. Bedanya aturan yang berlaku di daycare lebih longgar. Anak-anak nggak pakai seragam dan nggak dapat PR. Jadwal kegiatan yang ada lebih rileks. Seperti makan, tidur siang, mandi, ngemil snack, main bersama, mendengarkan guru mendongeng, nonton film, dan lain-lain.”

“Lho, kegiatannya kok, santai begitu, Wulan? Kan bisa kita lakukan sendiri di rumah,” kata perempuan bertubuh kecil namun bermulut tajam itu ngotot. Dia masih tak mengerti kenapa aku bisa sesekali menitipkan Mia, anak tunggalku, di tempat penitipan anak.

Tetanggaku yang satu ini memang sifatnya suka ingin tahu urusan orang lain alias kepo. Rumah tempat tinggalnya terletak persis di depan rumahku, jadi mau tak mau aku terpaksa bersikap ramah setiap kali bertatap muka dengannya.

Suamiku sendiri agak cuek orangnya. Paling hanya menggangguk dan tersenyum sekilas tanda menyapa mbak Indah. Setelah itu biasanya dia langsung masuk ke rumah, supaya tetangga kami itu tidak sempat bertanya macam-macam. Hehehe….

Menitipkan anak di Daycare juga ada risikonya, tapi bisa kok, diantisipasi

“Begini, Mbak,” kataku berusaha menjelaskan. “Mia itu kan anak tunggal. Di rumah cuma tinggal sama saya dan suami. Padahal anak itu suka sekali berteman. Jadi saya berupaya memfasilitasinya dengan seminggu dua kali aku menitipkan anak di daycare. Karena di sana ada banyak anak, Mbak,” jelasku.

Tempat Favorit Saya Buat Menitipkan Anak

“Mulai dari umur satu bulan sampai tiga belas tahun,” aku melanjutkan. “Mia jadi bisa bersosialisasi dengan anak-anak segala usia. Kalau di sekolah, kan, pertemanannya cuma dengan teman-teman yang sebaya. Mumpung anak saya masih TK. Pelajaran di sekolah belum sulit. Saya mau memperluas wawasannya dengan bertemu banyak orang. Daycare merupakan solusi yang tepat untuk itu.”

“Apa kamu nggak kuatir Mia diapa-apain di sana, Wulan? Zaman sekarang, kan, rawan. Di sekolah, asrama, dan pondok pesantren sering terdengar berita pelecehan anak di bawah umur. Nggak menutup kemungkinan di daycare juga bisa terjadi hal seperti itu.”

“Benar sih, Mbak,” sahutku mengiyakan. “Segala sesuatu pasti ada risikonya, karena itulah saya tidak menitipkan anak di daycare setiap hari. Saya memilih tempat penitipan yang menyediakan fasilitas CCTV yang bisa diakses melalui HP. Jadi saya bisa sewaktu-waktu memantau kegiatan Mia di sana.”

“Wah, pasti mahal ya, biaya daycare itu? Temanku juga ada yang menitipkan anak di daycare. Setiap hari malah karena dia dan suaminya bekerja kantoran dari pagi sampai sore. Di rumah nggak ada orang lain. Dia sudah lelah gonta-ganti asisten rumah tangga. Makanya dia dan suami sepakat memasukkan anak mereka ke tempat penitipan saja. Tapi dia nggak menyebut-nyebut tentang fasilitas CCTV, sih.”

“Nggak semua daycare punya fasilitas itu, sih,” kataku menerangkan dengan sabar. “Kebijakan setiap tempat penitipan anak itu beda-beda. Untungnya saya berhasil menemukan yang menyediakan fasilitas CCTV online, karena itulah saya mantap sesekali menitipkan Mia di sana.”

Wahai, Ayah, Bermainlah Bersama Anakmu

Pendapat setiap mama tentang daycare memang berbeda

“Kalau aku kok masih nggak percaya sama tempat begituan ya, Lan. Tingkat kebersihannya, perlakuan orang-orang di sana sama anak kita, keamanannya, macam-macam, deh. Lebih baik anak kujaga sendiri di rumah. Takut kalau orang lain yang jaga nanti malah anak kita diapa-apakan.”

Yes, sudah waktunya aku menghentikan pembicaraan ini, batinku mengambil keputusan. Percuma ngotot-ngototan sama mbak Indah. Orangnya nggak mau kalah, pokoknya pendapatnya sendiri yang benar. Kerjaanku di rumah nggak kelar-kelar nanti kalau masih ngobrol sama orang ini.

Kemudian aku berpamitan pada tetanggaku itu dengan alasan masih banyak setrikaan menumpuk di rumah. Mbak Indah manggut-manggut saja dan aku menarik napas lega. Akhirnya terbebas juga aku dari tetangga kepo ini.

Begitu masuk ke dalam rumah, aku mendapat sambutan dari Mia, anak semata wayangku. “Mama kok ngobrol lama sekali sama Tante Indah? Mia lama nunggu di sini.”

“Lho, kok kamu nggak keluar manggil Mama, Sayang?”

Gadis kecilku yang masih berusia lima tahun itu menggelengkan kepalanya berkali-kali. “Malas ketemu Tante Indah, Ma,” jawabnya jujur. “Nanti Mia pasti ditanyain macam-macam, Mia suka bingung jawabnya.”

Mandi dan Negosiasi Anak Tingkat Raja

Aku tergelak mendengar penuturan anakku. Bahkan seorang anak kecilpun bisa merasa gerah berdekatan dengan Mbak Indah. Berarti aku tadi sudah cukup sabar menghadapi orang itu. Hehehe….

Memastikannya mendapat banyak cinta meski menitipkan anak di daycare

Kurebahkan tubuhku di atas sofa kemudian kuraih tubuh mungil Mia dan mendudukkannya di pangkuanku. Kupeluk punggungnya dengan penuh kasih sayang. Anakku selalu senang mendapat perlakuan hangat begini.

Kelihatan sekali dia merasa begitu penuh cinta dan memang itulah yang kuharapkan selalu. Aku ingin buah hatiku tahu betapa orang tuanya begitu menyayanginya.

“Mia, Mama mau nanya, nih. Mia beneran suka main di daycare?”

Gadis kecilku mengangguk cepat. “Mama, kan, sudah sering nanya begini. Kok diulang-ulang terus?” komentarnya kritis.

Aku tersenyum sembari menjawab, “Karena Mama mau memastikan kalau Mia benar-benar senang makan, tidur, mandi, main, dan berteman dengan anak-anak di daycare.”

“Mia senang kok, Ma. Anak-anak di sana baik-baik. Memang ada beberapa yang suka lari-lari dan loncat-loncat. Nggak nurut gitu sama guru tapi kalau ditegur ya, akhirnya diam juga, sih.”

“Guru-gurunya pernah marah-marah?”

“Pernah. Biasanya kalau ada anak yang masih lari-lari dan nggak mau berhenti juga. Guru negur dengan suara keras.”

Jangan Cuma Mikir Gengsi, Perhatikan Juga Dampak Terlalu Dini Menyekolahkan Anak

“Oh, gitu. Terus Mia pernah lihat nggak ada anak yang dipukul, dicubit, atau dikata-katain misalnya?”

Ekspresi anakku berubah menjadi serius. Dahinya sampai berkerut dan mulutnya mencucu ke depan. Aku jadi geli melihatnya.

“Kayaknya nggak pernah deh, Ma,” jawab anakku kemudian. “Kalau pernah, Mia kan pasti takut dan nggak mau pergi ke sana lagi.”

Membuat anak nyaman dan mau berterus terang

Aku manggut-manggut setuju. Kuelus-elus rambut halus anakku tercinta. “Mia janji, ya. Selalu cerita apapun sama Mama. Kejadian-kejadian yang Mia lihat di manapun. Ya, di sekolah, daycare, maupun tempat les. Jadi kalau ada apa-apa, Mama bisa segera bantu Mia,” pintaku sembari mengecup kedua pipi bulat putriku.

Mia mengiyakan permintaanku sehingga membuat hatiku menjadi tenteram. Menempatkan anak di manapun pasti ada risikonya. Entah di sekolah, penitipan anak, tempat kursus, dan sebagainya, namun yang terpenting kita mengobservasi tempat-tempat itu terlebih dahulu sebelumnya dan memohon petunjuk Tuhan.

Tak Selamanya Anak Kurang Gizi Karena Orangtua Tidak Mampu

Selain itu kita sebaiknya menjalin kedekatan yang intens dengan buah hati kita sehingga dia suka bercerita. Apapun itu, baik hal yang menyenangkan maupun tidak. Jangan sampai dia lebih percaya pada orang lain daripada orang tuanya sendiri.

Menjaga, mendidik, dan melindungi anak adalah tugas utama orang tua. Sekolah, penitipan anak, tempat kursus, dan lain-lainnya itu hanyalah fasilitas untuk membantu meringankan tugas orang tua. Jangan sampai orang tua lepas tangan karena terlalu percaya pada institusi-institusi tersebut.

Bagaimanapun juga orang-orang di balik lembaga-lembaga itu tidak berkepentingan langsung dengan masa depan anak. Orang tualah yang paling bertanggung jawab terhadap diri anak.

Sumber Gambar: freepik.com


0 Comments

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

dhankasri hindisextube.net hot bhabi naked rebecca linares videos apacams.com www tamilsexvidoes lamalink sexindiantube.net chudi vidio sex mns indianpornsluts.com hd xnxxx shaving pussy indianbesttubeclips.com english blue sex video
savita bhabhi xvideos indianxtubes.com xxx bombay live adult tv desitubeporn.com mobikama telugu chines sex video indianpornsource.com video sex blue film sex chatroom indianpornmms.net old man xnxx aishwarya rai xxx videos bananocams.com sex hd
you tube xxx desixxxv.net xossip english stories sanchita shetty pakistaniporns.com mom sex video cfnm video greatxxxtube.com sex marathi videos mmm xxx indianpornv.com sexxxsex xvideosindia indianhardcoreporn.com ajmer sex video