Merawat Anak Itu Penting, Tapi Jangan Lupa Mamah Muda Juga Perlu Tetap Tampil Cantik. Setuju?

0
525
tips perawatan wajah bagi ibu-ibu

Dulu saat masih gadis, rajin banget deh sebulan sekali pergi ke salon. Facial dan perawatan wajah. Itupun masih di tambah di rumah bertumpuk-tumpuk pula aneka macam produk perawatan wajah.

Dulu saat masih gadis, ada jerawat nongol kecil saja dongkolnya setengah mati. Ada debu dikit nempel di wajah, langsung deh usap-usap pakai pembersih.

Selain itu setiap ada koleksi baju baru, ada diskonan fashion, berbondong-bondong deh datang ke mall. Antri berlama-lama hanya untuk menambah koleksi baju terbaru.

Itu dulu, sebelum kehadiran si buah hati.

Ya, entah kenapa kebanyakan Mamah muda jadi lupa merawat dirinya dan keasyikan merawat anak-anaknya hingga mengabaikan dirinya sendiri. Padahal mamah muda juga pastinya tetap perlu tampil cantik lho.

Para mamah muda ini, menurut saya, kebanyakan lebih memilih untuk mempercantik anaknya daripada mempercantik dirinya juga. Buat anak dibela-belain deh pakai baju dan tampil selucu mungkin. Dibela-belain agar foto anaknya instagramable.

Tapi buat diri sendiri, kadang lupa. Kenapa bisa begitu ya? Setidaknya ada beberapa alasan.

Pertama, sudah laku.

Yup, alasan ini tentu saja masuk peringkat pertama. Coba deh tanya sama temen Bunda, kenapa malas dandan lagi, pastinya peringkat pertama adalah; sudah laku.

Duh, duh, jangan sampai kita punya pikiran begitu ya, Jeng. Walaupun sudah laku tetap saja tampil cantik itu enak dipandang dan perlu. Ini juga bisa meminimalkan agar suami juga gak ngelirik wanita lain lho Bund.

Kita jangan meminta suami gak lirak lirik, kalau kita tampil di depannya selalu saja belepotan, dasteran, rambut acak-acakan. Wanita itu kan kodratnya enak dipandang, jadi walau sudah jadi mamah muda, kudu lebih enak dipandang. Ini kan juga dalam rangka menjaga suami juga tho, Mah?

Kedua, sibuk ngurus anak dan rumah.

Saya sih tak menyangkal kalau seorang ibu itu sibuk dan rempongnya minta ampyun. Apalagi kalau anaknya usianya masih batita. Bayangin saja, tengah malam kadang harus bangun untuk menyusui anaknya yang menangis karena lapar.

Suaminya? Boro-boro deh. Paling suami cuma bangun bentar lalu bilang, “Mah, adek nangis Mah. Minta nenen, Mah.”

Paginya udah mesti nyuci pakaian yang sudah numpuk. Agak siang nyiapin makan siang si kecil. Siangnya nemenin si kecil bobo. Terus mandiin si kecil, terus ngajak si kecil jalan-jalan. Dan tanpa istirahat sampai waktu si kecil tidur malam.

Kesibukan dan kerempongan itulah yang kadang melalaikan wanita dari sifat alamiahnya; merawat diri.

Ketiga, gak ada jatah dana perawatan diri.

Yup, saat sudah punya anak; semua uang akan diberikan pada si kecil. Uang yang tadinya bisa untuk perawatan wajah, dialihkan buat beli baju-baju anak yang lucu-lucu. Uang yang biasanya buat beli kosmetik macam-macam, ah, mending buat beli sepatu adek aja. Kan sepatu di rumah belum punya yang warna merah.

Inilah salah satu wujud cinta seorang ibu. Ya, saya bisa memahaminya, karena kadang saya juga seperti itu. Sejak punya anak kita akan punya sifat pelit terhadap diri sendiri, dan sangat royal pada keperluan anak. Betul apa betul?

Nah, untuk mamah-mamah yang mengandalkan pemberian uang dari suaminya, maka poin ini ada hubungan langsung dengan poin dibawah ini.

Keempat, suami gak peka sama istri.

Ayolah, sadarlah para suami-suami di seluruh dunia. Sebelum kamu berkata, “Mah, mbok tampil cantik tho. Jangan umbrus begitu.” Tanyakan dulu pada dirimu sendiri apakah kamu sudah membantu pekerjaan rumah tangga? Apakah kamu sudah memandikan anak selama seminggu saja? Apakah kamu sudah menyapu lantai rumah, melipat baju, menyetrika dan lainnya?

Dan yang paling penting; dari nafkah yang kamu berikan pada istrimu itu, apakah sudah terselip anggaran untuk perawatan diri?

Jadi jangan cuma menuntut istri untuk tampil cantik saja tapi suami tidak menyediakan fasilitas dan sarananya.

Pekalah terhadap keadaan istri, terhadap kelelahan yang dialami oleh istrimu, terhadap kerempongannya. Lalu bantulah ia untuk memperingan pekerjaan dan kewajibannya. Lebihkanlah uang yang kamu berikan agar ia bisa membeli kebutuhan pribadinya. Dan jangan lupa, yang lebih penting adalah, berikan perhatian padanya. Jadilah teman yang selalu ada untuknya berbagi cerita dan berbagi tanggung jawab mengasuh anak.

Setiap wanita tentu menginginkan untuk tampil cantik, terutama di mata suami dan anak-anaknya. Wanita yang merasa cantik di mata keluarganya akan lebih punya rasa keberterimaan yang tinggi. Rasa syukur karena ia tahu bahwa ia dicintai oleh keluarganya. Dan hal itulah yang terpenting bagi seorang wanita, terutama bagi para mamah muda.

Maka, Mamah muda, mulai sekarang jangan lupa untuk merawat diri dan tampil cantik. Biar suami dan anak-anak juga senang kalau mamahnya cantik kayak bidadari. Oke Oce?

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here