PELITNYA AYAH YANG SERINGKALI MEMBUAT AKHIR PEKAN SELALU GAGAL

0
114

Liburan memang selalu dinanti oleh banyak keluarga, akhir pekan adalah waktu yang paling tepat. Pertama memang hari libur kerja bagi ayah, maupun bagi Bunda-Bunda karir. Tentu bagi yang keluarga lengkap ini adalah momentum yang tak boleh disia-siakan, this right ?

Tapi, Banyak kejadian yang membuat keluarga kemudian gagal secara mendadak karena banyaknya keribetan dan emosi yang tak terkendalikan. Biasa kerjaan syetan, yaitu kikir untuk kebahagian dan kebaikan keluarga, he he yaitu debat hanya persoalan bekal liburan.

Ayah pengennya ibu masak di rumah biar irit dan terjamin kesehatanya atau bahasa yang lain bisa kita menyebutnya (Pelit), adapun ibu ingin makan di luar karena bosen dengan menu yang begitu-begitu saja, lain lagi dengan rewelnya anak-anak yang masih belum siap, jadilah kemudian perang yang tak bisa di helakkan hingga mengakibatkan gagalnya perjalanan 100%.

Pernah tidak Bunda mengalami hal yang demikian ? Jujur saya sering, sangat menyebalkan bukan!!!Jika bunda sering mengalami hal demikian, sungguh sangat tidak beruntungnya Bunda, sama dengan saya, “ sangat kecewa,” hanya persoalan kecil bisa mengakibatkan hancurnya rasa harmonis dan kebahagian liburan keluarga.

Menurut saya hanya persoalan makan diluar terkadang ayah sering berlebihan dengan banyak alasan, padahal menurut saya pertama anak bisa mengenal dengan banyak menu makan yang baru, tentu hal itu bisa membuat anak akan lebih bahagia, selain alasan memperkenalkan makanan kulinir khas Nusantara yang beranika ragam serta alami.

Kedua, coba pikir lagi ya, kerja Ayah kan jelas untuk keluarga, untuk kebahagian istri dan anak-anaknya. Buat apa banyak duit tapi pelit dan istri tidak mendapat kebahagian apa-apa, kecuali suami memang punya istri lagi, patut untuk dicurigai dan membentuk tim investigasi jangan-jangan punya istri lagi, yuk waspada Bunda, tiba-tiba suami bunda pelit dan ribet mau liburan bersama keluarga.

Ketiga, saya kira liburan akan lebih bersahaja ketika suami benar-benar memberikan apa yang membuat istri bahagia, jika suami loyal pada kemauanya istri dan anak-anaknya, yakin de dijamin keluarga akan lebih patuh dan anak-anaknya lebih berbakti, tapi jika pelit yang terjadi kemudian adalah omongan tak sedap, nyinyir pada orang tuanya sendiri, jangan disalahkan kemudian ini saya siapa, yang jelas kenyataan seperti ini telah mengajarinya Wk wk..

Yakinlah ayah-ayah seluruh jagat raya ini, bahwa kedamain keluarga kuncinya cuma satu yaitu, berikan kebahagian pada Istri  dengan bentuk yang sesederhana saja, maka ayah akan menjadi orang yang akan dimuliyakan seumur hidup. Karena retaknya rumah tangga disebabkan karena perempuan tidak diperlakukan sebagaimana mestinya, kasih sayang, romantis dan perhatian walaupun hanya sebatas kata “ I Lope You Cayang !”

Memang sedikit alay dan lebay, tapi faktanya memeng seperti itu yang dibutuhkan…

Memang saya sendiri menyadari, terkadang perempuan sering ngomel-ngomel tak jelas katanya, salah kemudian ia tanpa sebab, tugas seorang suami harus tau kenapa ia marah melampaui batas hingga menyebabkan gagalnya liburan, bukan justru memantik kemarahan yang sama. Saya yakin permintaan seorang istri tidak akan pernah salah, ia tau resikonya dan cara mengatasinya, jika hanya persoalan makan diluar dengan dalil kesehatan.

Seoran Ibu lebih tau kesehatan keluarga, Ayah harus percaya itu. Karena memang Ibu adalah dapur kesehatan Ayah termasuk anak-anaknya, mulai dari makan sampai persoalan cuci baju di rumah. Jadi hanya persoalan jajan diluar ayah harap maklum, karena terkadang seorang istri ingin mencicipi masakan dari tangan orang lain.

Lagian ne ya bapak-bapak , jika makanan yang dibeli enak dan ayah suka, seorang istri biasanya langsug cari resepnya dan akan selalu memberikan menu yang sama yang lebih berkualitas dari yang dibeli di luar, dengan catatan kasus ini berlaku pada istri suka memasak di rumah.

Untuk masalah kesehatan anak, seorang ibu juga lebih tau dari seorang ayah, tidak mungkin seorang ibu memberikan yang terburuk buat buah hatinya. Seperti yang saya berikan pada anak-anak saya, saya percaya madu anak akan selalu memberikan perlindungan setiap saat pada Boby anak saya.

Boby memang sering memakan makanan yang berminyak dan instan, bahkan jika sedang berlibur biasanya paling semangat bermain air, maupun lumpur yang kotor, saya biarkan saja, saya percaya jika Madu yang ia konsumsi bisa memberikan yang terbaik untuk kesehatanya, termasuk untuk hari senin di hari pertama ia sekolah, saya jamin ia tetap prima.

Untuk ayah, jangan pelit ya, dunia hanya sementara, dan kebahagian harus selelu tumbuh dimanapun berada dalam keadaan sesulit apapun. Seorang Bunda lebih tau dari apa yang ayah tidak tau.

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here