Pesan Buat Anak Sebelum Berangkat Sekolah

Pesan Buat Anak Sebelum Berangkat Sekolah

Hari pertama sekolah bagi anak adalah hari yang sangat penting. Hari pertama adalah hari dimana ia akan mendapatkan kesan yang mendalam tentang sekolah. Yang akhirnya akan membuatnya gembira atau takut.

Mari ajak anak kita pergi kesekolah, berilah pemahaman dan kecerian dihari pertama.

Saya selalu ingin mengatakan pesan kepada setiap anak-anak yang akan pergi ke sekolah pertama kali.

“Nak, kamu tau kenapa kamu harus sekolah? Sekolah tidaklah tentang bagaimana menjadikan cita-citamu tercapai, seperti menjadi Pilot, Dokter, dan seorang Guru yang mulia yang penuh kasi hpada murid-muridnya, yang tertulis  pada lembar halaman buku baru yang kamu tulis dengan rapi. Itu adalah hal lain dan aku tidak terlalu berharap, itu adalah pilihan.

Tapi arti sekolah  yang lebih penting adalah perihal dirimu sendiri.

Baca Juga: Tetaplah Mencintai Ibu Mertuamu Walau Dia Jahat Padamu

Bagaimana kamu tumbuh sehat, mandiri, dan penuh bakti pada ibumu mapun orang lain disekitar kamu. Bersekolah, ya, anakku sayang. Supaya kita merasakan hal baik dan menghindari yang buruk.

Tas baru dan baju baru telah Bunda belikan, bahkan bungkus plastiknya belum sempat bunda membukanya.

Kamu robek sendiri diatas lemari yang biasa kamu pakai setiap hari. Segera Mandi dan dandan dengan rapi, ibu juga telah menyiapkan air hangat biar kamu tambah semangat segar penuh sensasi.

Bahkan bunda teleh siapin dua helai roti dan susu yang di campur dengan madu alami. Supaya kamu juga kelihatan lebih semangat dan berenergi, untuk pertama kalinya. Aku yakin kamu lelah disekolah pada hari pertama.

Nak, sekolah adalah pintu kehidupan. Kebahagiaan yang tersimpan dibalik gerbang utama sekolah, disana kamu akan tumbuh bibit seperti bunga kasturi yang memberikan semerbak aromah pada ibumu, aroma kebahagian sebagai ibunda yang telah melahirkan kamu.

Ada hal lain selain yang juga kamu harus tau, bahwa sekolah akan membuatmu akan lebih betah di banding dirumah, lebih asyik dan menyenangkan ketimbang dengan mainan playstion serta layar tv yang mempertontonkan film-film dalam gorong-gorok yang menyebkan kamu tenggelam pada lupur kehidupan yang lebih tak bermoral.

“Mah, apakah disana banyak teman?” mungkin kamu akan bertanya begitu.

Jangan khawatir anakku, kebanggaan ibu. Disana ada banyak teman, yang bisa mengajak kamu berlari lepas bak busur, yang menancap dengan aman pada tembok gedung sekolah.

Baca Juga: Tidak Ada Ibu Sempurna di Dunia Ini, Tapi Selalu Ada Ibu yang Dicintai Anaknya

“Teman baru, asyik”.

Ya teman baru sayang.

Sekolah tidak mengajarkan kamu menjadi orang jahat, melainkan kamu akan lebih bertanggung jawab.

Sebab itu bunda percaya jika sekolah adalah rumah yang lain dari rumah kita. Disana kamu belajar menggambar dan mewarnai yang lebih serius, tentang arti kehidupan pada kertas putih yang kosong tanpa rasa sombong,  sebab ibu guru dan pak guru yang rama penuh perhatian adan mengajakmu pada kebenaran hidup.

Tirulah ia, dan belajarlah padanya dengan etika, sebagaimana kamu menaruh bakti pada bapak dan ibumu.

Kamu tidak harus khawatir dengan biaya. Bunda percaya tuhan akan memberikan jalan untuk kebaikan.”

Sebab itulah kebahagian bunda dan ketakutan bunda akan terasa terobati, asalkan kamu mau bersekolah.

Selain menggambar, sekolah juga memberikan pelajaran tuntunan iman. Iman menjaga budi, bertanggung jawab pada lingkungan, serta selalu merawaat kebersihan, dan membuat kamu akan lebih mandiri.

“Sungguh tidak berungtung jika anakku tak mau bersekolah.”

Sayangku.. Mari bergegas pergi, buatlah hari pertamamu penuh dengan riah dan bunda akan belikan kamu apa saja, dan mainan yang lebih bagus dari yang kau punya ,jika kamu mau bersekolah.

Baca Juga: Cara Agar Seorang Ibu Tidak Depresi Setelah Melahirkan

“Aku takut, Mah.”

Jangan takut sekolah, disana bukan tempat yang sunyi, cepatlah, teman baru kamu telah menanti, mungkin tak sabar sekedar berkenalan disekolah. Jika tidak ini beban yang sungguh teramat dosa bagi ibu jika tak mau sekolah.

Sebab ibumu adalah orang yang tak mengerti apa-apa. Dengan batas kemampuan ini, dan kepercayaan tinggi bahwa sekolah adalah yang terbaik, tanpa sekolah ibu yakin kamu akan bernasip sama, tak bisa apa-apa dan mendidikmu dengan bijaksana. Dengan segala upaya, ibu tak berharap apa-apa, selain meminta kiriman do’a ketika ibu tiada.

Mari nak ibu anter ke sekolah! Mumpung ibu masih kuat bisa merawatmu dengan sehat, membeli susu dan madu sehat untukmu.

anak susah makan

Comments

Close Menu