Tentukan Masa depan Anak di Pagi Hari

Tentukan Masa depan Anak di Pagi Hari
Ilustrasi

Ternyata sejauh pengamatan saya, masa depan anak ditentukan di pagi hari bersama ibunya. Kenapa demikian?karena pagi hari adalah waktu yang tepat di mana emosi anak dibentuk. Emosi tidak hanya mengajarkan ilmu kebatinan semata buat anak, tapi juga prilaku.

Bunda, izinkan saya untuk kali ini bercerita bagaimana kehidupan saya bersama keluarga di pagi hari terutama bersama jagoan saya, Bimbim. Terutama lebih pada prilaku yang saya ajarkan pada anakku, dari bangun tidur sampai ia berangkat sekolah.

Penerapan ini cukup membuat aku lebih mudah mengatasi banyak perkerjaan rumah yang menumpuk. Tapi, tidak mengabaikan Bimbim, tidak meninggalkan kewajiban memasak buat sarapan pagi, dan sampai mengantarkannya ke sekolah. Apakah itu beban? Bukan itu cinta, hanya seorang ibu yang bisa merasakanya.

Sehabis subuh saya langsung pergi ke pasar mencari sayuran yang segar, mencari menu lauk yang tepat pula untuk kita konsumsi setiap pagi. Apakah saya pergi sendiri? Tentu tidak pula, aku membiasakan Bimbim untuk ikut pergi ke pasar sembari lari pagi.

Sekarang dia sudah kelas 3 SD, jadi dia juga tahu menu makanan yang sehat yang akan dikonsumsi untuk keluarga. Itulah teman terbaikku, sahabatku, orang yang membuat aku bisa menjadi berjiwa besar, penuh tanggung jawab, dan sekaligus anakku. Bagaimana ini bisa dikatakan beban, ini adalah jalan hidup yang sempurna saat menjadi ibu.

Banyak orang di luar sana yang menginginkan anak, supaya ia hanya bisa dipanggil ibu bagi anak-anaknya. Bahkan sampai ada yang adopsi, itu semua hanya seorang perempuan yang bisa mengerti.

Kebiasaan belanja ke pasar bersama si kecil saya lakukan semenjak usia 6 bulan, dan saya merasakan kenyaman dan kesenangan yang luar biasa setiap hari. Tanpa rasa beban, serasa ada teman. Walaupun ia dulu belum bisa ngomong, tapi saya bangga mengajaknya, dia malah sering ngomong sendiri dan menjawab sendiri. Sesampai di rumah biasanya ia terlelap sehingga saya bisa masak buat sarapan pagi.

Tapi sekarang di usianya yang sudah dewasa, saya awalnya cukup kesulitan selepas dia tidak pakai ASI lagi. Saya mencari tau suplemen apa yang bisa membuat ia bisa tumbuh besar dan sehat pengganti ASI.

Awalnya saya pakai susu sapi putih, tapi semenjak dia memasuki kelas 2 SD, saya menggantinya dengan Susu kambing, karena kualitas dan kandungannya lebih bagus daripada susu sapi. Kebetulan saya menemukan susu kambing rasa coklat dan anak saya pun cocok dengan pilihan susu kambing.

Semakin bertambahnya usia, anak laki-laki biasanya sangat jarang di rumah, lebih bergaul atau bermain bersama teman-temannya. Saya tidak pernah menghalangi keinginannya, tapi saya harus tau kebutuhan tubuhnya apa yang perlu di persiapkan di pagi hari.

Solusi paling ampuh yang sekali coba langsung cocok juga pada anak kita adalah madu anak. kenapa si Bimbim harus minum madu, karena saya percaya bahwa madu adalah suplemen yang bisa membantu kekuatan tubuh anak agar lebih lahap makan, mampu memberikan ketahanan tubuh anak biar tidak cepat lelah selama ia bermain, dan nyenyak tidur di malam hari sehabis belajar bersama ayahnya.

Kedua di masa kembang anak sarapan pagi bersama adalah hal yang wajib bagi keluargaku, suami tidak boleh sarapan di luar rumah, anak juga tidak boleh sarapan di sekolah. Pokoknya pagi hari kita harus makan satu meja. Di situ adalah ruang keluarga bahagia.

Ibu bisa memberikan menu sarapan yang sehat buat keluarga, dan ayahnya bisa memberikan nasehat serta penyemangat keluarga. Hal itu tentu membuat anak juga akan lebih giat belajar.

“Sayang, nanti di sekolah belajarnya yang serius ya, nanti malam ceritakan pada ayah, biar papa juga bisa belajar sama Bimbim.”

“Ia papa, nanti malam papa juga harus cerita kehebatan para pahwalan yang berani melawan belanda dan Jepang,” pinta anakku pada ayahnya.

“Oke sayang, asalkan Bimbim rajin belajarnya dan manut sama mama, apa yang tidak buat Bimbim. Semua permintaan bimbim insya Allah papa berikan,” balas suamiku.

“Bimbim sayang Papa dan Mama,” kata Bimbim.

Sehabis sarapan di pagi hari, saya memang mengantarkannya ke sekolah, tapi aku tidak menunggu seperti kebanyakan ibu wali murid yang lainnya. Saya pun pulang, kemudian membereskan semua pekerjaan yang belum saya kerjakan. Seperti mencuci baju dan piring yang belum beres diselesaikan.

Karena saya percaya sekolah adalah salah satu tempat terbaik buat anak-anak selain rumah. Intinya dari saya adalah setiap keluarga hanya butuh cinta dan kebiasaan baik di pagi hari. Karena pagi hari adalah waktu yang tepat untuk menjadi baik dan menentukan hari-hari kita lebih ceria sepanjang hari.

Ingat ya bunda, bahagia di pagi hari akan membuat kita bahagia sehari, dan bahagia sehari serasa kita akan bahagia satu tahun lebih. Jika bunda bisa membuat pagi hari lebih bahagia bersama keluarga maka pastikan itu tanda kita akan bahagia.

 

Bunda Anik-Jkt

Comments