Tidak Perawan Sebelum Menikah yang Berakhir Duka

Published by Fitri Rubiyanti on

Tuturmama – Tidak Perawan Sebelum Menikah yang Berakhir Duka

“Aku sudah tidak perawan lagi.” Suaranya terdengar datar dengan pandangan mata hampa.

Sementara itu aku terkejut. Tidak menyangka sedikit pun kalimat itu terucap dari bibir seorang perempuan yang sudah beberapa tahun ini menjadi teman.

Siang itu seperti biasa cuaca Bogor mendung. Bila diibaratkan seperti perasaan, maka ia sama seperti seorang belia yang sedang gundah gulana. Kadang mendung, sebentar kemudian hujan, sejenak reda. Ah … membuat pikiran melayang kemana-mana.

Lalu tiba-tiba sosok perempuan cantik dengan keanggunannya terbayang di depan mata. Dialah yang sudah membuat pengakuan atas masa lalunya.

Siapa yang akan menyangka kalau dia, perempuan campuran Jawa, Belanda, dan Sunda yang lahir dan besar di Surabaya itu tidak perawan sebelum menikah. Tutur katanya sangat bersahaja, penampilannya sopan, ramah, dan tidak banyak tingkah.

“Beberapa tahun silam aku pernah jatuh cinta teramat dalam pada seseorang. Dia teman SMA-ku. Kejadiannya saat aku semester akhir, setelah sidang skripsi. Aku tidak pernah tahu apa yang merasukiku sehingga begitu saja kuserahkan kesucian itu,” katanya bercerita dengan sendu.

Baca Juga: Tetaplah Mencintai Ibu Mertuamu Walau Dia Jahat Padamu

“Orang tuaku cukup keras mengajari aku menjadi anak yang taat agama. Aku sholat, aku puasa…,” tiba-tiba kalimatnya terhenti. Mulutnya terkatup, ada air bening menetes di sudut matanya mengingat ia sudah tidak perawan sebelum menikah.

“Kadang aku bertanya pada diriku, apa yang salah sampai aku menjadi perempuan hina?” Suaranya makin terbata, tangisnya tak terbendung.

Aku tak bisa berkata-kata, hanya diam dan memeluknya. Sejenak kemudian aku ambilkan tisu yang tak jauh dari tempat kami berbincang. Menyedihkan sekali mengetahui kisahnya yang tidak perawan sebelum menikah karena ulah kekasihnya sendiri.

Di kamar ini dia bercerita, tiga hari yang lalu dan setelah itu dia pergi entah ke mana, tanpa pamit. Di rumah indekos ini kami bertemu. Aku yang sedang menyelesaikan Tesis di sebuah Perguruan Tinggi Negeri di Bogor dan dia adik senior.

Kami sama-sama tengah berjibaku mengambil kelas Pascasarjana menjadi akrab karena seringnya berkegiatan bersama. Saat itu aku juga mengira dia sama sepertiku dikejar target nikah, namun rupanya dia sudah tidak perawan bahkan sebelum menikah.

Biasanya ketika cuaca dingin seperti ini, dia selalu punya ide-ide cemerlang sekedar memanjakan perut kami yang kelaparan. Kami tidak pesan makanan online sebagaimana kebanyakan anak-anak di sini. Dia ke dapur, apapun yang ada di kulkas ia keluarkan lalu memasaknya menjadi hidangan untuk ia bagi pada semua penghuni idekos.

Baca Juga: Perempuan Rentan dengan Perasaan? Percaya Bahwa Kamu Bisa!

Tapi sekarang? Sudah tiga hari ini tak ada lagi yang bisa membuat perut kami gembira menerima hasil racikan lezat dari dapur. Saya pandangi langit-langit kamar seraya bergumam dalam hati.

“Kasihan, mungkin karena tidak perawan sebelum menikah, sampai saat ini dia masih jomblo dan tidak pernah mau menerima laki-laki. Padahal yang mau sama dia antri. Dari mulai teman di kampus, tetangga indekos yang rata-rata sudah bekerja, bahkan anak fakultas lain pun berjejer ingin mendekatinya.”

“Kamu tahu, Fit, setelah kejadian itu, laki-laki yang sudah merenggut kesucianku pergi menjauh dengan alasan mencari kerja . Aku tak berdaya menahannya, aku bairkan dia pergi. Minta pertanggungjawaban pun aku tak mampu,” jelasnya saat bercerita tiga hari lalu.

“Biarlah kesedihan ini aku tanggung sendiri. Apapun yang terjadi saat itu aku masih sangat mencintainya. Jadi, aku yakin bahwa dengan kekuatan cinta yang aku miliki dia akan setia, aku tetap yakin dia kembali dan mempersiapkan untuk menikah,” katanya.

Aku tetap diam sambil sesekali menarik nafas. Membayangkan betapa rapuhnya perasaan temanku itu saat lelaki yang ia cintai pergi begitu saja. Apalagi setelah apa yang sangat berharga dalam hidupnya dia serahkan. Seperti sudah bisa ditebak, laki-laki itu pergi dan tak pernah kembali lagi.

Kesedihannya tidak hanya sampai di sana, saat dia mendatangi rumah keluarga laki-laki yang ia cintai, ternyata sudah kosong. “Dijual,” hanya itu kalimat yang dia temui tergantung di depan pintu pagar rumah. Maka ia harus berhadapan dengan kenyataan tidak perawan sebelum menikah semakin jauh lagi.

Bertanya ke tetangga sebelahnya, bertanya ke sahabat-sahabat lelaki pujaannya, tak ada yang bisa memberi jawaban. Semua seolah mengisyaratkan bahwa laki-laki itu tak akan pernah kembali lagi.

Baca Juga: Kalkulator Hamil, Cara Cepat Menghitung Usia Janin

“Ya Tuhan….“ Aku hanya bisa mengucapkan kata-kata itu dengan pelan.

Tiba-tiba ponsel di atas meja bergetar, pertanda ada telepon masuk. Melihat nama si pengirim, aku segera meraih benda yang masih bergetar itu.

“Kamu di mana? Are you, OK?” tanyaku dengan cemas, hanya kalimat itu yang ada di pikiranku.

“Aku baik. Aku lagi di Cianjur.” Terdengar suaranya sesenggukan.

Tak lama dia melanjutkan, bahwa dia berada di kota itu setelah mendapat kabar dari teman lamanya. Laki-laki yang selama ini ia nanti ternyata tinggal di sebuah desa di Cianjur. Berbekal alamat, seorang diri dia mengendarai mobil kesayangannya menuju Cianjur.

Tak ada kata yang lebih tepat untuk kuucapkan selain memberi semangat dan terus berdoa agar semuanya bisa berjalan lancar. Benar saja, esoknya menjelang adzan ashar, sahabatku ini kembali bercerita. Tidak lewat percakapan telepon, dia mengirim pesan yang cukup panjang.

“Fit, penantianku selama hampir delapan tahun ini terjawab sudah. Dia, laki-laki yang membuatku tidak perawan sebelum menikah dan aku tunggu tidak pernah meninggalkanku. Dia selalu mengingatku, bahkan saat tahu aku melanjutkan kuliah di kota hujan ini dia berniat menemuiku.”

Aku menghela napas membaca pesan panjang darinya.

Baca Juga: 14 Ciri Wanita Sederhana Tapi Elegan dan Berkelas

“Apa daya saat di perjalanan menuju Bogor, dia kecelakaan. Mobil yang dia kendarai hancur. Dan dia … dia sekarang hanya tinggal kenangan. Aku ke Cianjur bisa bertemu, tapi bukan dengannya, hanya batu nisan yang aku temui.”

“Kamu tahu Fit, betapa selama ini dia menyembunyikan banyak hal dariku. Semenjak kejadian malam itu, diam-diam dia menemui ayah dan Ibu. Dia bilang sejujurnya jika dia mau bertanggungjawab atas semua yang dia perbuat. Tapi orang tuaku, terutama ayah memintanya untuk menjauh dan boleh datang kembali setelah sukses alih-alih menikah muda.”

“Fit, aku menulis ini pesan ini sambil memegang sepucuk surat yang dia tulis beberapa hari sebelum kepergiannya. Surat ini aku terima dari mamanya.”

Tak tahan membacanya, aku menarik napas. Air mata dengan sendirinya jatuh di sudut mata. Begitu berat beban yang harus dia terima. Setelah sekian lama menanti sebagai perempuan tidak perawan sebelum menikah, ternyata berakhir tragis.

Baca Juga: Cara Mengencangkan Payudara secara Alami Ala Mama

Segera aku mengetik balasan untuk pesan panjangnya yang menyesakkan.

“Kamu kuat dan tak ada yang perlu kamu takutkan. Ada Allah yang selalu melindungimu, Dia yang Maha Segalanya. Yakinlah di balik semua ini pasti ada kebahagiaan yang sedang menantimu. Taubat dan penyesalanmu adalah bukti kamu perempuan baik.”

“Aku yakin kamu bisa melampoui ini semua. Kamu orang baik, Insyaallah banyak yang mendoakan kebahagiaan untuk hidupmu. Mana alamatmu, share loc, aku segera menyusul ke sana. Aku tahu, kamu lagi butuh seseorang.”

Sumber Gambar: freepik.com


0 Comments

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

dhankasri hindisextube.net hot bhabi naked rebecca linares videos apacams.com www tamilsexvidoes lamalink sexindiantube.net chudi vidio sex mns indianpornsluts.com hd xnxxx shaving pussy indianbesttubeclips.com english blue sex video
savita bhabhi xvideos indianxtubes.com xxx bombay live adult tv desitubeporn.com mobikama telugu chines sex video indianpornsource.com video sex blue film sex chatroom indianpornmms.net old man xnxx aishwarya rai xxx videos bananocams.com sex hd
you tube xxx desixxxv.net xossip english stories sanchita shetty pakistaniporns.com mom sex video cfnm video greatxxxtube.com sex marathi videos mmm xxx indianpornv.com sexxxsex xvideosindia indianhardcoreporn.com ajmer sex video