Trik Hadapi Anak yang Takut dengan Jarum Suntik

Trik Hadapi Anak yang Takut dengan Jarum Suntik

Awal bulan ini Presiden Jokowi mengkampanyekan pentingnya imunisasi campak dan rubella di Sleman, DI Yogyakarta. Anak-anak akan menerima vaksinasi yang diselenggarakan secara serentak di seluruh daerah di Indonesia. Di beberapa tempat, vaksinasi bahkan telah dimulai.

Sudah banyak beredar foto anak-anak yang ketakutan saat hendak disuntik vaksin. Ada yang menangis, ada yang mau kabur lewat jendela, ada juga anak yang malah bersembunyi di kolong meja demi menghindari jarum suntik vaksinasi.

Ketakutan anak saat hendak disuntik sangatlah wajar. Tetapi kalau terus menerus takut sama jarum suntik, tentu ini tidak baik, kalau tidak diajarkan dari sekarang, Kapan dia mau divaksin? Padahal vaksinasi sangat penting bagi masa depan anak untuk menghindari campak dan rubella.

Orangtua perlu mengajarkan kepada anak bagaimana menghadapi jarum suntik. Orangtua juga harus tahu kapan sekolahnya akan mengadakan imunisasi serentak. Lalu siapkan mental anak untuk menghadapi vaksinasi itu. Terkadang, hal paling menakutkan buat anak-anak hanya datang dari sebuah jarum suntik.

Baca Juga : 

Waspada! Ini Tanda-tanda Rubella pada Anak

Langkah Yang Tepat Mengasuh Anak Buat Orang Tua

Semua Ibu Ingin Anaknya Cerdas, Tapi Kebanyakan Tidak Mau “Membayar Harganya”

Berikut ini cara yang bisa Anda lakukan untuk membuat Anak berani menghadapi jarum suntik:

  • Menjelaskan bagaimana rasa disuntik.

Bersikaplah jujur pada anak. Jangan katakan kalimat-kalimat hiburan klasik seperti “Enggak sakit kok. Kayak digigit semut”, sebab ucapan itu hanya akan membuat anak bertambah ngeri membayangkan rasa disuntik.

Lebih baik mengatakan seperti ini “Disuntik sakitnya sebentar, habis itu kamu sehat sampai gede nanti,” atau pengalihan yang lebih jujur seperti “Disuntiknya sebentar, nanti kalau sampai rumah ibu masakin yang enak-enak.”

Tentu saja kalimat seperti itu lebih jujur dan membuat perasaan anak jadi tenang.

 

  • Minta anak menarik nafas dalam-dalam sebelum disuntik.

Trik ini biasanya ampuh mengurangi rasa sakit yang dirasakan saat tubuh ditembus jarum suntik.

  • Bawakan anak barang-barang kesayangannya agar ia lupa pada jarum suntik.

Biarkan anak bermain terlebih dahulu atau menggenggam barang kesayangannya. Barang seperti buku, mainan, buku gambar, pulpen, atau topi kesayangan yang dipegang bisa membuat anak semakin percaya diri.

  • Sebelum disuntik, ajak anak menyanyikan lagu kesukaannya.

Biarkan anak menyanyi mengikuti musik yang disenanginya, meski cara itu bisa membuat seisi ruang imunisasi jadi berisik dan gaduh, tapi biasanya cara ini lebih efektif.

  • Beri anak senyum dan ajak ia bicara untuk mengalihkan perhatiannya.

Bicara mengenai kartun atau tokoh  yang ia sukai dari serial anime yang ditayang di televisi.

Setiap hal yang menyenangkan biasanya akan menghapus rasa sakit yang dirasakan.

  • Beri anak air gula.

Satu jam sebelum disuntik, beri anak air gula. Dari sebuah penelitian disebutkan bahwa air gula dapat mengurangi rasa sakit yang diterima saat disuntik.

  • Beri Anak Hadiah

Anda bisa menjanjikan hadiah yang anak inginkan setelah disuntik. Iming-iming hadiah bisa dengan membelikan barang atau mengajak anak jalan-jalan ke tempat yang ia sukai.

Meski menambah ongkos, itu akan lebih baik daripada anak tidak diberi vaksin. Sebab ketika anak sakit tidak divaksin, biaya pengobatan yang Anda tanggung akan jauh lebih besar ketimbang hadiah yang diberikan kepada anak.

Jadi mama, pastikan anak Anda menerima imunisasi ini, sebab campak dan rubella bukan penyakit yang boleh dianggap sepele. Vaksinasi amat penting untuk menjaga kesehatan anak agar terhindar dari penyakit berbahaya.

 

Comments