Waspada! Ini Tanda-tanda Rubella pada Anak

Waspada! Ini Tanda-tanda Rubella pada Anak

Pemerintah saat ini sedang menggalakkan program sosialisasi dan dialog mengenai pentingnya Imunisasi Measles Rubella (MR) untuk mencegah penyakit campak dan rubella.

Imunisasi MR merupakan program vaksinasi gratis untuk pencegahan penyebaran penyakit campak dan Rubella di Indonesia. Pelaksanaannya dilakukan dalam dua tahap. Tahap awal, di bulan Agustus dengan menyasar anak-anak di semua sekolah, dan tahap berikutnya, imunisasi yang akan dilaksanakan secara serentak pada September 2017 untuk balita.

Menurut penelitian dari Riset Kesehatan Dasar (riskesdas), dari tahun 2011 hingga 2017, penyakit  ini mengalami peningkatan yang cukup besar, beberapa tahun belakangan disebutkan bahwa tercatat lebih dari 400 ratus kasus rubella menyerang anak-anak.

Baca Juga : Mama, Ini Tips Berlibur Bersama Anak yang Punya Alergi 

Rubella merupakan penyakit yang sejenis dengan campak, ciri utamanya terdapat ruam kemerahan pada kulit yang sifatnya menular. Oleh sebab itu penyakit ini perlu diantisipasi sejak dini  dan disadari para orangtua. Jika tidak, bisa berdampak pada kerusakan di tubuh anak baik mata, hidung, dan mulut. Karenanya sangat penting dilakukan imunisasi

WHO juga melaporkan, terdapat sekitar 100.000  anak mengalami penyakit ini setiap tahunnya. Cara ini bukan hanya menggangu kesehatan fisik, tapi juga berpengaruh pada kesehatan mental anak. Dikutip dari berbagai sumber, berikut ini delapan tanda-tanda yang menyebabkan anak terjangkit penyakit Rubella:

  1. Demam Pada Anak

Biasanya anak yang akan terjangkit penyakit rubella ditandai dengan suhu badan yang meningkat sekitar 37oC, ini berbahaya karena bisa menyebabkan peradangan serta kelumpuhan pada sel darah putih.

Jika ada di antara anak Anda mengalami demam, bisa saja berpotensi penyakit rubella. Sebaiknya segera periksa dan konsultasikan ke dokter atau rumah sakit terdekat.

  1. Nyeri di Bagian Kepala

Gejala berikutnya adalah nyeri kepala disertai  dengan demam, jika mendapati kondisi ini, Anda harus waspada karena bisa saja ini jadi penanda anak Anda terjangkit Rubella.

  1. Hidung Tersumbat

Hidung tersumbat juga gejala yang sering terjadi apabila anak mengalami penyakit Rubella yang disebabkan oleh pembengkakan pada kelenjar getah bening.

Baca Juga : 6 Ide Sehat untuk Berlibur di Akhir Pekan 

  1. Tidak Nafsu Makan

Rubella juga bisa menyebabkan anak tidak nafsu makan. Sebab sel di tubuh anak mulai menyusut sehingga tidak bisa menerima asupan gizi dengan baik. Apabila terjadi hal demikian pada anak, hal ini akan menambah penyakit lain, serta menghambat pada proses pertumbuhan.

  1. Iritasi Mata

Mata merupakan organ vital yang setiap orang. Apabila mengalami iritasi  karena penyakit Rubella yang terjangkit anak Anda, maka besar kemungkinan akan menyebabkan cacat sejak dini, sebab ia mempunyai organ yang sangat sensitif.

Awalnya hal ini hanya bersifat penyakit ringan, tetapi banyak kasus lain jika penyakit ini dibiarkan berlarut maka bisa berdampak besar pada resiko kehidupan anak Anda. Oleh sebab itu segera hubungi dokter.

  1. Pembengkakan Kelenjar Limpa pada Telinga dan Leher

Hal yang sangat mudah diketahui apabila anak Anda mengalami gejala penyakit rubella adalah terjadi pembengkakan kelenjar limpa pada telinga dan leher, yang akhirnya menimbulkan tanda ruam pada anak.

  1. Bintik Kemerahan

Sebagaimana dirilis oleh komunitas dokter sehat, jika 3000  kasus rubella dapat mempengaruhi  pembekuan darah, sehingga dampaknya adalah bintik kemerahan di kulit.

Dampak lainnya adalah virus bisa menyebar dengan cepat apabila anak yang terjangkit Rubella bersentuhan dengan yang bukan berpenyakit Rubella.

Ruam ini pada umumnya berlangsung selama 1-3 hari, dimulai dari kemunculan di wajah hingga ke seluruh badan.

  1. Nyeri Sendi

Inveksi penyakit rubella pada anak remaja yang sering terjadi adalah nyeri pada sendi. Nyeri sendi merupakan proses penyebaran terakhir yang akan berdampak pada penyebaran yang lebih luas.

Penyebaran itu berkisar selama 1-5 hari dan paling lama satu minggu. Jika anak Anda mengalami 8 tanda-tanda di atas, maka segera periksakan ke dokter terdekat.

Foto : Ilustrasi

 

Comments